“Wilayah Negara” Pengertian & ( Batas – Isi Perjanjian Multilateral )

samhis setiawan

“Wilayah Negara” Pengertian & ( Batas – Isi Perjanjian Multilateral )

GuruPendidikan.Com – Dalam hal ini agar suatu negara dapat berdiri, maka untuk itu diperlukan suatu wilayah sebagai tempat menetapnya rakyat dan tempat penyelenggaraan pemerintah. Suatu kelompok yang memiliki pemerintahan tidak dapat dikatakan sebagai suatu negara bila tidak mempunyai tempat menetap.

Tentu saja dalam wilayah suatu negara dibangun berbagai organisasi pemerintahan untuk mempermudah penyelenggaraan pemerintahan sebagai upaya untuk mempertahankan kedaulatan dan meneruskan kehidupan negara serta menyejahterakan rakyat.

Wilayah negara terdiri atas daratan, perairan, udara dan wilayah ekstra teritorial. Batas-batas wilayah tersebut dapat ditentukan secara alam, geografi, buatan, perjanjian atau lainnya.

Batas Wilayah Negara

Adapun batas wilayah negara diantaranya yaitu:

Wilayah Daratan

Sebagai tempat bermukim dan penyelenggaraan pemerintahan, wilayah daratan haruslah memiliki batas-betas yang tegas. Pengaturan batas-batas negara secara tegas dilakukan agar tidak terjadi persengketaan antar negara di belakang hari.

Batas darat dapat diukur dengan menetapkan batas alam (gunung, sungai), garis lintang, garis bujur dan batas buatan. Batas-batas tersebut kemudian dikukuhkan melalui perjanjian antar 2 negara atau banyak negara. Pelnaggaran terhadap batas daratan akan dikenakan sanksi dari negara bersangkutan.

Wilayah Perairan/Lautan

Wilayah ini dapat dikategorikan menjadi 2 yakni wilayah lautan teritorial yang merupakan wilayah laut yang berada dalam wilayah suatu negara. Serta wilayah laut bebas terbuka yang merupakan wilayah laut diluar teritorial.

Namun tidak semua negara di dunia memiliki wilayah laut teritoria, seperti Swiss, Zambia dan Afghanistan. Pada umumnya wilayah laut teritorial diukur dari garis pantai ketika air surut sepanjang 33 mil, tetapi ada yang menentukan sendiri seperti 6 mil dan 12 mil. Pengaturan tentang wilayah teritorial juga telah diresmikan dalam suatu traktat atau perjanjian multilateral di Jamaica, pada tanggal 10 Desember 1982.

Wilayah Udara

Umumnya diukur secara tegak lurus ke atas sampai dengan tidak terbatas, namun ada juga negara yang menerapkan batas negara dengan perjanjian karena kompetisi kemajuan teknik penerbangan seperti Amerika dan Iran.

Wilayah Ekstra Teritorial

Merupakan daerah-daerah yang menurut hukum internasional diakui sebagai wilayah kekuasaan suatu negara meskipun wilayah negara tersebut letaknya di negara lain. Contoh: kapal berbendera kebangsaan suatu negara dan kedaulatan besar suatu negara.

"Wilayah Negara" Pengertian & ( Batas - Isi Perjanjian Multilateral )

Isi Perjanjian Multilateral Tentang Pengukur Wilayah Laut Teritorial

  • Laut teritorial ditetapkan sejauh 12 mil yang diukur dari garis pantai ketika surut.
  • Batas zona bersebelahan antara 2 negara berjarak 24 mil.
  • Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) meliputi wilayah laut, negara, pantai (perairan) yang diukur jarakanya 200 mil dari pantai. Diperairan itu, negara yang bersangkutan berhak mengambil manfaat ekonomi, sedangkan negara lain hanya boleh mengarungi atau melewati wilayah tersebut. Jadi negara lain tidak boleh mengambil manfaat ekonominya, misalnya menggali kekayaan laut.
  • Batas landa benua atau landas kontinen lebih dari 200 mil, negara bersangkutan dapat mengambil manfaat ekonominya, tetapi berkewajiban untuk membagi keuntungan dengan masyarakat internasional.

Demikianlah pembahasan mengenai “Wilayah Negara” Pengertian & ( Batas – Isi Perjanjian Multilateral ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga:

Most popular articles related to “Wilayah Negara” Pengertian & ( Batas – Isi Perjanjian Multilateral )
Shares