Totipotensi Sel ( Sel Berpotensi Penuh ) Beserta Penjelasannya

samhis setiawan

GuruPendidikan.Com – Setiap sel dalam satu tumbuhan mempunyai informasi genetic yang sama. Sel ini memiliki kemampuan untuk tumbuh menjadi individu baru yang utuh seperti induknya, karena mampu melakukan seluruh aktivitas metabolism dan mengekspresikan semua informasi genetiknya di bawah kondisi yang memenuhi syarat sehingga dapat membentuk organisme yang lengkap dan terdiferensiasi penuh. Potensi sel ini disebut totipotensi atau berpotensi penuh.

Totipotensi Sel

Sifat Totipotensi ( Menurut F.C Steward )

Totipotensi merupakan kemampuan setiap sel tumbuhan untuk dapat tumbuh menjadi individu baru yang sempurna. pada tahun 1969, F.C Steward mengadakan eksperimen dengan cara mengambil satu sel empulur wortel yang kemudian tumbuhkan menjadi individu baru. Dengan teknik ini dikenal dengan kultur jaringan.

Prinsip Kultur Jaringan

Prinsip dasar kultur jaringan sama dengan stek. Setiap potongan bagian tubuh tumbuhan akan menjadi satu individu baru yang utuh ( mikropropagasi ). Jika kondisi lingkungan sesuai dan cukup nutrient maka setiap irisan bagian tubuh tumbuhan ini akan mampu tumbuh menjadi sejumlah individu yang memiliki sifat yang sama dengan induknya.

Pada tumbuhan memiliki hormone endogen yang dapat memacu pertumbuhan seperti auksin dan sitokinin. Hormon ini akan memacu pembelahan sel tumbuhan sehingga terjadi pertumbuhan. Dengan menambah hormone pertumbuhan ( auksin ) pada kultur sel, sel-sel jaringan ini akan membelah membentuk massa sel-sel kalus yang belum terdiferensiasi.

Terdiferensiasi merupakan awal proses terbentuknya organ yang ditandai dengan hasil pembelahan sel yang berbeda bentuk polanya kearah pembentukan organ tertentu, kemudian sel-sel kalus tersebut ditumbuhkan menjadi individu baru.

Pada kultur jaringan, tahap-tahap perkembangan sel somatic menjadi embrio sama dengan pertumbuhan zigot. Bedanya zigot ( 2n ) dihasilkan melalui perkawinan sperma dan ovum yang bersifat haploid ( n ). Pertumbuhan embrio ini dimulai dari sel > globular > bentuk jantung > bentuk torpedo > bentuk kotiledon > tumbuhan muda.

Tumbuhan hasil kultur jaringan disebut klon. Tumbuhan baru ini bisa dikembangkan di lahan biasa atau pada media hidroponik. Dengan kultur jaringan akan dihasilkan tanaman secara missal tanpa areal yang luas dengan kualitas dengan induknya sehingga kebutuhan pangan masyarakat akan terpenuhi.

Sekarang, kultur jaringan tidak digunakan untuk memperbanyak tanaman tetapi digunakan sebagai bioteknologi untuk mendapatkan tanaman bebas virus, untuk produksi obat, produksi tanaman unggul dan sebagainya.

Keuntungan Penggunaan Teknik Kultur Jaringan

  • Pengadaan bibit tidak tergantung musim.
  • Bibit dapat diproduksi dalam jumlah banyak dengan waktu yang relative lebih cepat ( dari satu mata tunas yang sudah respon dalam 1 tahun dapat dihasilkan minimal 10.000 bibit ).
  • Bibit yang dihasilkan seragam.
  • Tidak membutuhkan ruang yang luas.
  • Bibit yang dihasilkan bebas penyakit ( menggunakan organ tertentu ).
  • Biaya pengangkutan bibit relatif lebih murah dan mudah.
  • Dalam proses pembibitan bebas dari gangguan hama, penyakit dan deraan lingkungan lainnya.
  • Dapat diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki.

Demikianlah pembahasan mengenai Totipotensi Sel ( Sel Berpotensi Penuh ) Beserta Penjelasannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Most popular articles related to Totipotensi Sel ( Sel Berpotensi Penuh ) Beserta Penjelasannya
Shares