“Teks Diskusi” Pengertian & ( Struktur – Tujuan – Jenis – Contoh )

Posted on

“Teks Diskusi” Pengertian & ( Struktur – Tujuan – Jenis – Contoh )

GuruPendidikan.Com – Untuk kali ini kami akan memberikan informasi mengenai teks diskusi yang dimana dalam hal ini seperti pengertian, struktur, tujuan, jenis dan contoh. Agar dapat lebih memahami dan mengerti simak saja ulasan dibawah ini.

"Teks Diskusi" Pengertian & ( Struktur - Tujuan - Jenis - Contoh )

Pengertian Teks Diskusi

Secara singkat teks diskusi merupakan sebuah teks yang memberikan dua pendapat berbeda mengenai suatu hal (satu “pro dan satu” kontra) yang menyebabkan kedua belah pihak menjadi saling membicarakan masalah yang sedang dipersoalkan (diskusi).

Struktur Teks Diskusi

Teks diskusi mempunyai 4 struktur diantaranya yaitu isu, argumen mendukung, argumen menolak dan terakhir ialah kesimpulan. Untuk lebih memahaminya simak berikut ini.

  • Isu yaitu berisi masalah yang akan didiskusikan lebih lanjut.
  • Argumen mendukung yaitu berisi argumen (alasan) mendukung hal yang menjadi pokok masalah diskusi.
  • Argumen menentang yaitu berisi argumen yang bertentangan dengan argumen yang mendukung.
  • Kesimpulan yaitu berisi kesimpulan dan rekomendasi mengenai isu yang dibahas, usahakan mengambil jalan tengah dari isu yang dibahas.

Tujuan Teks Diskusi

Tujuan diskusi merupakan mencari kesepakatan atau kesepahaman gagasan atau pendapat, diskusi yang melibatkan beberapa orang disebut diskusi kelompok. Dalam diskusi kelompok dibutuhkan seorang pemimpin yang disebut ketua diskusi. Tugas ketua diskusi ialah membuka dan menutup diskusi, membangkitkan minat anggota untuk menyampaikan gagasan, menengahi anggota yang berdebat, serta menyimpulkan hasil diskusi.

Jenis-Jenis Diskusi

Teks diskusi terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya yaitu:

  • Seminar
  • Sarasehan
  • Simposium
  • Diskusi panel
  • Kongres
  • Muktamar
  • Lokarya.

Contoh Teks Diskusi

Dampak Menonton Televisi Bagi Remaja

loading...

Isu

Didalam era globalisasi ini tayangan televisi sudah tidak bisa dihindari, dengan menonton televisi kita bisa memperoleh bermacam-macam informasi, termasuk di dalamnya hiburan. Pertanyaannya ialah adakah dampak negatif yang ditimbulkan dari menonton televisi??

Sebagian masyarakat menganggap bahwa menonton televisi berdampak positif, tetapi banyak juga masyarakat yang menganggap bahwa menonton televisi berdampak negatif.

Argumen Mendukung

Dampak positif dari menonton televisi ialah sebagai berikut:

  • Pertama, televisi memiliki kelebihan dalam hal penyajian berita, televisi umumnya selalu to date. Hal ini tentu akan membuat remaja tidak ketinggalan informasi dan memberikan wawasan yang cukup luas pada remaja secara cepat.
  • Kedua, jika televisi menyajikan acara-acara yang berhubungan dengan pendidikan, hal ini tentu sangat berguna bagi para pelajar. Seorang palajar bisa mengambil manfaat berupa informasi pendidikan dari acara televisi tersebut.
  • Ketiga, pengaruh positif televisi lainnya ialah remaja bisa menyegarkan otak dengan menonton beragam tayangan hiburan yang disajikan oleh stasiun televisi. Mulai dari acara kuis, film, sinetron atau hiburan-hiburan yang lain.
  • Keempat, acara televisi sering menayangkan tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh, baik dalam dunia pendidikan, dunia usaha, hiburan atau yang lainnya. Tokoh-tokoh yang ditampilkan dalam televisi ini bisa memicu remaja untuk mencontoh kesuksesan mereka.

Argumen Menentang

Sementara itu, dampak negatif dari menonton televisi ialah sebagai berikut:

  • Pertama, televisi membuat remaja lupa waktu, bagi pelajar kecanduan nonton televisi menjadi kontra produktif dengan tugas seorang pelajar yang kewajibannya belajar.
  • Kedua, banyaknya acara-acara yang kurang mendidikan di televisi bisa mempengaruhi kejiwaan remaja. Film-film yang menampilkan adegan tidak layak ditonton remaja tanpa ada sensor sangat mudah ditiru oleh remaja.
  • Ketiga, televisi mampu meningkatkan daya konsumtif remaja, karena televisi merupakan media iklan yang memiliki pengaruh tinggi terhadap konsumennya. Iklan yang ditayangkan secara terus menerus sepanjang hari, remaja untuk membeli produk yang dipromosikan oleh produsen.
  • Keempat, banyak acara televisi yang isinya kurang sesuai dengan norma masyarakat Indonesia, termasuk juga dengan berita-berita yang kerap menayangkan kekerasa tanpa disensor terlebih dahulu. Acara demikian jika ditonton oleh remaja yang notabene suka meniru, tentu bisa ditiru oleh mereka.

Simpulan

Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa televisi mempunyai dampak positif atau negatif, hal itu bergantung pada penonton televisi.

Demikianlah pembahasan mengenai “Teks Diskusi” Pengertian & ( Struktur – Tujuan – Jenis – Contoh ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: