Syarat Mencangkok Menurut Ahli Biologi

samhis setiawan

GuruPendidikan.Com – Mencangkok merupakan sebuah proses pengembangbiakan tumbuhan yang dilakukan dengan cara menguliti sampai bersih dan menghilangkan kambium pada cabang atau ranting yakni sepanjang 5-10 cm pada tanaman dikotil untuk yang kemudian dipindahkan ke dalam wadah yang lain saat akar telah menjadi tumbuh.

Syarat Mencangkok Menurut Ahli Biologi

Dalam hal ini mencangkok yakni berasal dari kata cangkok yang berarti ialah cara perkembangbiakan pada tunbuhan dengan menanam batang atau dahan yang diusahakan berakar terlebih dahulu sebelum di potong dan ditanam di tempat yang lain. Dalam hal ini tidak semua tumbuhan dapat dicangkok, tumbuhan yang dapat di cangkok hanyalah pada tumbuhan dikotil dan tumbuhan biji yang terbuka.

Cara Perkembangbiakan Dengan Mencangkok

Untuk cara perkembang biakan dengan mencangkok ialah sangat istimewa terutama untuk buah-buahan. Karena rasa dan bentuk buah yang dihasilkan pun biasanya akan sama persis dengan induknya. Berbeda jika perkembang biakan dilakukan dengan menanam biji, terkadang tanaman yang dihasilkan tidak sama dengan kriteria yang dimiliki oleh induknya.

Pada tumbuhan hasil cangkokan lebih cepat berbuah dibandingkan dengan tumbuhan yang ditanam dari biji dan memiliki sifat yang sama dengan induknya. Akan tetapi, tumbuhan hasil cangkokan mudah roboh, karena sistem perakarannya ialah serabut, oleh karena itu berhati-hatilah ketika menanamnya dan umurnya lebih pendek dibandingkan tumbuhan yang ditanam dari biji.

Syarat Mencangkok

Pada saat mencangkok, kambium pada cabang atau ranting harus dihilangkan supaya kulit tidak terbentuk kembali. Apabila kulit terbentuk kembali, maka akar tidak akan dapat terbentuk. Sebaliknya, jika lapisan kambium tersebut bersih, maka hasil fotosintesis akan terkumpul di tempat kambium yang telah dibersihkan dan pertumbuhan akar dapat terangsang dengan baik.

Langkah-Langkah Mencangkok

Ada beberapa langkah-langkah dalam mencangkok yang diantaranya yaitu:

  • Pertama, dipastikan bahwa induk semang tanaman ialah dari varietas unggul, supaya hasilnya nanti ialah bibit unggul juga.
  • Tentukan cabang yang lurus dan cukup besar supaya nanti pohon cukup kuat untuk mandiri. Kira-kira sebesar pergelangan tangan anak atau berdiamter 3 cm.
  • Yang selanjutnya, kerat pangkal cabang menggunakan pisau. Keray sekali lagi dari keratan pertama berjarak sekitar satu kepalan tangan atau 5 cm.
  • Buang kulit antara keratan tadi.
  • Setelah itu kulit kayu bersih, kerok lendir/getah sampai bersih dan kayu tidak licin lagi.
  • Lalu ambil serabut kelapa atau plastik secukupnya ikat bagian bawah dulu.
  • Kemudian bentuk sedemikian rupa sehingga membentuk penampung, isi dengan campuran tanah yang sudah dipersiapkan. Isian harus cukup padat dengan cara ditekan-tekan.
  • Ikat bagian atas serabut atau plastik dan pastikan campuran tanah tertutup rapat.
  • Buat lubang-lubang untuk pembuangan air yang berjarak 1 cm antar lubangnya “jika medianya ialah plastik”.
  • Siram air hingga air menetes dari cangkokan.

Dalam hal ini tunggulah sekitar 4-6 minggu sebelum cangkokan siap dipisahkan dari induknya. Ingat selalu untuk menyirami cangkokan setiap pagi dan sore hari. Untuk memastikan bahwa tanaman yang dicangkok sudah jadi, check apakah sudah keluar akar yang cukup banyak, biasanya sampai menembus plastik atau serabut pembungkus.
Apabila kondisi ini sudah memenuhi syarat, kemudian potong tanaman dari induknya. Sebaiknya memotong ,menggunakan gergaji supaya tanaman tidak jadi rusak. Kurangi daun dan ranting, sisakan beberapa lembar daun saja.

Tumbuhan Yang Dapat Di Cangkok

Pada tanaman yang dapat di cangkok ialah tanaman buah berkayu keras atau berkambium. Misalnya seperti mangga, jambu, jambu air, jeruk dan lainnya.

Manfaat Mencangkok

Ada beberapa keuntungan dari mencangkok yang diantaranya yaitu:

  • Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan pada tunbuhan yang ditanam dari biji.
  • Tumbuhan yang dicangkok memiliki sifat yang sama dengan induknya.
  • Untuk tingkat keberhasilannnya lebih tinggi, karena pada proses mencangkok akar akan tumbuh ketika masih berada di pohon induk.
  • Produksi dan kualitas buahnya akan persis sama dengan tanaman induknya.
  • Tanaman asal cangkok bisa ditanam pada tanah yang letak air tanahnya tinggi atau di pematang kolam ikan.

Untuk hal ini samping keuntungan, terdapat juga beberapa kekurangan/kerugian pembibitan dengan sistem cangkok. Pada musim kemarau panjang tanaman tidak tahan kering. Tanaman mudah menjadi roboh apabila ada angin kencang karena tidak berakar tunggang. Pada pohon induk tajuknya menjadi rusak karena banyak cabang yang dipotong. Dalam satu pohon induk kita hanya dapat mencangkok beberapa batang saja yang sehingga perbanyakan tanaman dalam jumlah yang besar tidak dapat dilakukan dengan cara ini.

Demikianlah pembahasan mengenai Syarat Mencangkok Menurut Ahli Biologi semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

Most popular articles related to Syarat Mencangkok Menurut Ahli Biologi
Shares