Rongga Udara Pada Teratai Dalam Biologi

samhis setiawan

DosenPendidikan.Com – Untuk hal ini bunga teratai ialah bunga yang unik karena bunga ini terbilang tumbuh subur diatas air, atau rawa, karena memang tumbuhan yang satu ini habitatnya sendiri ialah diatas permukaan air, untuk bunga teratai ini akan berkembang biak sendiri meskipun hanya ditaruh satu bunga teratai di suatu lokasi, selain itu bunga teratai ini juga biasanya akan mekar pada saat malam hari.

Rongga Udara Pada Teratai Dalam Biologi

Definisi Bunga Teratai

Bunga teratai ini termasuk tumbuhan yang hidup di Air, tanaman teratai tumbuh dari dasar air, untuk tangkai daun cenderung tumbuh menjalar, yang sehingga helai daun selalu terlihat mengapung. Pada tangkai bungta cenderung tumbuh tegak yang sehingga bunga-bunga teratai dapat muncul dan menyembul keluar ke permukaan air. Pada akar tanaman teratai terletak di dalam air.

Apabila batang atau akar teratai dibelah melintang, maka akan terlihat lubang-lubang atau rongga-rongga udara. Rongga-rongga udara ini berfungsi membawa oksigen ke batang dan akar. Yang dengan demikian walaupun batang dan akar ada di dalam air, tumbuhan ini akan tetap dapat bernapas.

Teratai ini terdiri atas sekitar 50 spesies yang tersebar dari wilayah tropis yang hingga daerah subtropis seluruh dunia. Teratai yang dapat tumbuh di daerah tropis berasal dari Mesir. Untuk keindahan bunga teratai membuat banyak seniman tertarik untuk mengabadikannya yang salah satunya pelukis Prancis yang bernama Claude Monet yang terkenal dengan lukisan bunga teratai.

Pada zaman Mesir kuno, teratai atau lotus ini banyak tumbuh di pinggir sungai Nil, Nymphaea caerulea dan Nymphaea lotus ialah dua spesies teratai yang berasal dari Mesir. Bunga Nymphaea caerulea hanya berumur sehari, mekar di pagi hari dan tenggelam di bawah air di senja hari. Pada bunga dari Nymphaea lotus mekar pada malam haro dan menguncup di pagi hari, peninggalan dari kedua jenis teratai asli mesir ini ditemukan dimakam Ramses II.

Karakteristik Bunga Teratai

Pada tangkai bunga teratai tumbuh tegak yang sehingga bunga-bunga teratai dapat muncul dan menyembul keluar dari permukaan air. Teratai memiliki batang dengan ruang udara kecil di dalamnya. Rongga-rongga udara ini berfungsi membawa oksigen ke batang dan akar.

Batang yang memiliki ronngga udara ini juga membantu teratai untuk tetap tegak dan mengapung di atas permukaan air. Walaupun batang dan akarnya berada di dalam air, dengan adanya rongga-rongga udara pada batang, teratai tetap dapat bernapas.

Teratai masih satu suku dengan genus Nuphar yang perbedaannya terletak pada besar daun mahkota. Bunga teratai memiliki daun mahkota yang lebih besar dari daun kelopak, sedangkan genus Nuphar memiliki daun mahkota yang lebih kecil dari pada daun kelopak. Dalam pematangan buah teratai terjadi di bawah permukaan air, berbeda dengan pematangan buah dari genus Nuphar yang terjadi di atas permukaan air.

Untuk keindahan bentuk dan warna bunga teratai, terkadang dijadikan rangkaian bunga namun dengan bahan yang berbeda, seperti sebagai hiasan dari logam, dari kayu ataupun berbentuk seni patung. Dan banyak orang yang sangat menyukai hiasan bunga teratai dilihat dari makna yang terdapat pada bunga teratai.

Demikianlah pembahasan mengenai Rongga Udara Pada Teratai Dalam Biologi semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

Most popular articles related to Rongga Udara Pada Teratai Dalam Biologi
Shares