“Planet Luar” Dari Tata Surya ( Dalam Ilmu Pengetahuan Alam )

samhis setiawan

“Planet Luar” Dari Tata Surya ( Dalam Ilmu Pengetahuan Alam )

GuruPendidikan.Com – Yang seperti diketahui dalam sistem tata surya, terdapat planet sebagai salah satu bagiannya dan dari ke-8 planet yang ada, beberaoa diantaranya termasuk planet-planet bagian dalam dari tata surya. Sebagiannya lagi termasuk dalam kategori planet-planet bagian luar dari tata surya.

"Planet Luar" Dari Tata Surya ( Dalam Ilmu Pengetahuan Alam )

Dalam hal ini, pada bagian luar dari tata surya terdapat gas-gas raksasa dengan satelit-satelitnya yang berukuran planet. Banyak komet berperiode pendek termasuk beberapa Centaur, juga mengorbit di daerah ini.

Badan-badan padat di daerah ini mengandung jumlah Volatil (Contoh: air, amonia, metan, yang sering disebut “es” dalam istilah ilmu keplanetan) yang lebih tinggi dibandingkan planet batuan di bagian dalam tata surya. Untuk hal demikian ini adapun planet-planet bagian luar dari tata surya sebagai berikut:

Planet-Planet Bagian Luar Dari Tata Surya

Adapun planet bagian luar dari tata surya yang diantaranya yaitu:

Planet Yupiter

Planet Yupiter yang berjarak sekitar 5,2 SA dengan 318 kali massa bumi, memiliki 2,5 kali massa dari gabungan seluruh planet lainnya. Kandungan utamanya ialah hidrogen dan helium. Sumber panas di dalam Yupiter menyebabkan timbulnya beberapa ciri semi permanen pada atmosfernya.

Contoh: Pita-pita awan dan bintik merak raksasa. Sejauh yang diketahui, Yupiter memiliki 63 satelit, 4 yang terbesar ialah Ganymede, Callisto, lo dan Europa yang menampakkan kemiripan dengan planet kebumian, seperti gunung berapi dan inti yang panas. Ganymede yang merupakan satelit terbesar di tata surya, berukuran lebih besar dari Merkurius.

Planet Saturnus

Saturnus yang berjarak sekitar 9,5 SA dikenal dengan sistem cincinnya dan memiliki beberapa kesamaan dengan Yupiter, dalam hal komposisi atmosfernya. Meskipun Saturnus memiliki volume hanya sebesar 60% dari Yupiter, planet ini hanya seberat kurang dari 1/3 Yupiter atau 95 kali massa Bumi, sehingga membuat planet ini menjadi sebuah planet yang paling tidak padat di tata surya.

Hingga saat ini, diketahui bahwa Saturnus memiliki 60 satelit dan 3 yang belum dipastikan 2 diantaranya adalah Titan dan Enceladus yang menunjukan aktivitas geologis meski hampir terdiri hanya dari es saja. Titan berukuran lebih besar dari Merkurius dan merupakan satu-satunya satelit di tata surya yang memiliki atmosfer yang cukup berarti.

Planet Uranus

Uranus yang berjarak sekitar 19,6 SA dan memiliki 14 kali massa bumi, ialah planet yang paling ringan di antara planet-planet luar. Uranus memiliki kelainan ciri orbit dimana uranus mengitari Matahari dengan ukuran poros 90 derajat pada ekliptika. Uranus memiliki inti yang sangat dingin dibandingkan gas raksasa lainnya dan hanya sedikit memancarkan energi panas. Uranus memiliki 27 satelit yang diketahui yang terbesar ialah Titania, Oberon, Umbriel, Ariel dan Miranda.

Planet Neptunus

Neptunus yang berjarak sekitar 30 SA, meskipun sedikit lebih kecil dari Uranus, namun memiliki 17 kali massa bumi, sehingga membuatnya lebih padat. Neptunus memancarkan panas dari dalam tetapi tidak sebanyak Yupiter atau Saturnus. Neptunus memiliki 13 satelit yang diketahui, yang terbesar ialah Triton dengan geologinya aktif dan memiliki geyser nitrogen cair. Triton ialah satu-satunya satelit besar yang orbitnya terbalik arah “retrogade”. Neptunus juga didampingi beberapa planet minor pada orbitnya yang sebut Trojan Neptunusm dimana benda-benda ini memiliki resonansi 1:1 dengan Neptunus.

Dari pembahasan diatas dapat diketahui bahwa ke-4 planet luar itu disebut juga planet raksasa gas “gas giant” atau planet Jovian yang secara keseluruhan mencakup 99% massa yang mengorbit pada Matahari. Yupiter dan Saturnus sebagian besar mengandung hidrogen dan helium.

Sementara itu Uranus dan Neptunus memiliki proporsi es yang lebih besar, sehingga para astronom mengusulkan bahwa keduanya dikategorikan sendiri sebagai raksasa es. Ke-4 raksasa gas ini semuanya memiliki cincin, meski hanya sistem cincin Saturnus yang dapat dilihat dengan mudah dari Bumi.

Demikianlah pembahasan mengenai “Planet Luar” Dari Tata Surya ( Dalam Ilmu Pengetahuan Alam ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga:

Most popular articles related to “Planet Luar” Dari Tata Surya ( Dalam Ilmu Pengetahuan Alam )
Shares