Perbedaan Ideologi terbuka dan Ideologi Tertutup

parta setiawan

Ideologi terbuka dan Ideologi Tertutup

Perbedaan Ideologi terbuka dan Ideologi Tertutup – Ideologi terbuka dan juga ideologi tertutup adalah suatu klasifikasi dari ideologi itu sendiri yang sudah kami jabarkan di postingan sebelumnya. Jika sobat masih belum mengerti apa itu ideologi silahkan saja klik link ini. Perbedaan yang akan di kaji dalam postingan kali ini adalah mengenai ciri-ciri yang saling bertolak belang . Langsung aja ya.

Ideologi terbuka dan Ideologi Tertutup

Ideologi terbuka dan Ideologi Tertutup

Ideologi tersebut diartikan ialah sebagai suatu kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas, pendapat (kejadian) yang memberikan suatu arah tujuan untuk sebagai kelangsungan hidup.Ideologi tersebut terbagi menjadi dua,yakni

  1. ideologi Terbuka
  2. Ideolgi tertutup

Perbedaan dari ideologi terbuka dan ideologi tertutup tersebut sangat mencolok,sehingga bisa dengan mudah untuk dapat dikelompokkan.

Indonesia adalah suatu negara yang menganggap pancasila ialah sebagai ideologi terbuka serta juga pancasila sebagai suatu sumber nilai.

Pada tiap -tiap ideologi tersebut memiliki sesuatu yang membuat ideologi tersebut  dapat bertahan dari waktu ke waktu, hal tersebut disebut dengan daya tahan serta dimensi ideologi, dengan adanya hal tersebut maka ideologi itu dapat menyesuaikan diri pada setiap perkembangan zaman. Ideologi itu juga memiliki Hakekat dan juga Fungsi ideologi yang mempunyai macam-macam nilainya sendiri-sendiri.

A.IDEOLOGI TERBUKA

Ideologi terbuka ialah suatu ideologi yang tidak dimutlakkan. Ideologi terbuka ini memiliki ciri-ciri adalah  sebagai berikut :

  • Mengahargai adanya pluralitas, sehingga bisa diterima oleh masyarakat yang berasal dari berbagai macam latar belakang budaya serta juga agama.
  • Tidak pernah membatasi adanya kebebasan dan juga tanggung jawab masyarakat, melainkan ialah menginspirasi masyarakat untuk dapat berusaha hidup bertanggung jawab sesuai dengan falsafah tersebut.
  • adalah kekayaan rohani, moral serta juga budaya masyarakat (falsafah). Jadi bukan melainkan keyakinan ideologis sekelompok orang tapi menjadi kesepakatan masyarakat.
  • diciptakan bukan oleh negara, namun tetapi ditemukan didalam masyarakat itu sendiri, ia milik seluruh rakyat, serta juga dapat digali dan juga ditemukan dalam kehidupan mereka.
  • Isinya tersebut tidak langsung operasional, sehingga tiap-tiap generasi baru bisa dan juga perlu menggali kembali falsafah itu serta mencari implikasinya didalam situasi kekinian mereka.

B.IDEOLOGI TERTUTUP

Ideologi tertutup ialah suatu ideologi yang bersifat mutlak, ideologi tertutup ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  • Bukan merupakan suatu cita-cita yang telah hidup dalam masyarakat, melainkan cita-cita dalam sebuah kelompok yang digunakan ialah sebagai dasar untuk dapat mengubah masyarakat.
  • Jika kelompok tersebut dapat berhasil menguasai negara, ideologinya tersebut juga akan dipaksakan kepada masyarakat. Nilai-nilai, norma-norma serta berbagai segi masyarakat tersebut akan diubah sesuai dengan ideologi itu.
  • Sifatnya Totaliter, artinya mencakup atau mengurusi dalam semua bidang kehidupan. Karena hal tersebut ideologi tertutup ini cenderung cepat-cepat berusaha untuk dapat menguasai bidang informasi serta juga pendidikan sebab kedua bidang itu merupakan sarana efektif untuk dapat memengaruhi perilaku dari masyarakat.
  • Pluralisme pandangan serta juga kebudayaan ditiadakan, hak asasi juga tidak dihormati.
  • Menuntut masyarakat untuk dapat mempunyai kesetiaan total serta juga kesediaan untuk dapat berkorban bagi ideologi itu.
  • Isi dari ideologi tidak hanya nilai-nilai serta juga cita-cita,namun tetapi tuntutan konkret serta juga operasional yang keras,mutlak dan juga total.

Baca juga : Pengertian Ideologi Menurut Para Ahli

Demikian Penjelasan tentang Perbedaan Ideologi terbuka dan Ideologi Tertutup Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Para Pembaca Gurupendidikan.com 🙂

Most popular articles related to Perbedaan Ideologi terbuka dan Ideologi Tertutup
Shares