Penjelasan Proses Terbentuknya Kabut Beserta Jenisnya

samhis setiawan

GuruPendidikan.Com – Kabut ialah kumpulan tetes-tetesan air yang memiliki ukuran yang sangat kecil dan melayang-layang di udara. Kabut ini memliki kemiripan dengan awan, namun hanya saja awan tidak menyentuh permukaan tanah, sedangkan kabut sendiri menyentuh permukaan tanah atau bumi. Biasanya kabut ini bisa kita lihat didaerah yang dingin atau daerah yang tinggi, lalu bagaimanakah sebenarnya kabut ini bisa terbentuk !!!

kabut

Secara umum kabut ini dapat terbentuk saat udara yang jenuh akan uap air didinginkan dibawah titik bekunya, apabila udara berada diatas daerah perindustrian, udara itu mungkin juga mengandung asap yang bercampur kabut membentuk kabut berasap, campuran tersebut menjadikan pedas dimata dan dapat menyebabkan batuk.

Khususnya dikota besar, asap pembuangan dari kendaraan dan polutan lainnya mengandung hidrokarbon dan oksida-oksida nitrogen yang diubah menjadi kabut berasap fotokimia oleh sinar matahari. Ozon dapat terbentuk didalam kabut berasap ini menambah racun lainnya didalam udara. Kabut berasap ini mengiritasi mata dan merusak paru-paru. Seperti hujan asam, kabut berasap bisa dicegah dengan menghentikan pencemaran atmosfer. Kabut juga bisa terbentuk dari uap air yang berasal dari tanah yang lembab, tanaman-tanaman, sungai, danau dan lautan. Uap air ini berkembang dan menajdi dingin ketika naik ke udara. Udara ini bisa menahan uapa air hanya dalam jumlah yang tertentu pada suhu tertentu juga. Udara pada suhu 30 derajat celcius dapat mengandung uap air sebanyak 30 gr uap air per m3 maka udara itu mengandung jumlah maksimum uap air yang dapat ditahannya.

Volume yang sama pada suhu 20 derajat celcius udara hanya dapat menahan 17 gr uap air. Sebanyak itulah yang dapat ditahannya pada suhu tersebut, nah udara yang mengandung uap air sebanyak yang dapat dikandungnya disebut udara jenuh. Pada saat sushu udara turun dan jumlah uap air melewati jumlah maksimum uap air yang dapat ditahan udara, maka sebagian upa air tersebut mulai berubah menjadi embun, kabut akan hilang ketika suhu udara meningkat dan kemampuan udara menahan uap air bertambah. Menurut istilah yang diakui secara internasional, kabut ialah embun yang mengganggu penglihatan hingga kurang dari 1 kilometer.

Jenis-Jenis Kabut

Kabut Advection

Kabut advection ialah kabut yang terbentuk dari aliran udara yang melalui suatu permukaan yang memiliki suhu yang berbeda. Salah satu contoh kabut jenis ini ialah kabut laut yang terjadi ketika udara yang basah dan hangat mengalir diatas suatu permukaan yang dingin, kabut laut sering muncul sepanjang pesisir pantai dan tepi-tepi danau.

Yang salah satu jenis yang lain dari kabut ini disebut dengan kabut uap. Kabut ini terbentuk dari aliran udara dingin yang melalui air hangat. Uap air dari hasil penguapan permukaan air secara terus menerus bertemu dengan udara dingin. Ketika udara mencapai titik jenuh, maka kelebihan uap air secara cepat mengembun menjadi kabut yang berasal dari penguapan permukaan air, kabut upa ini sering muncul pada saat udara dingin bertiup diatas danau yang luas dan bertiup diatas danau yang hangat.

Kabut Frontal

Jenis kabut terbentuk melalui suatu pertemuan antara dua massa udara yang berbeda temperaturnya. Kabut terbentuk ketika hujan turun dari massa udara yang hangat ke dalam massa udara yang dingin tempat uap air menguap, dengan demikian akan menyebabkan uap air pada udara dingin melampaui titik jenuh.

Kabut Radiasi

Jenis kabut ini terbentuk pada saat malam yang tenang dan bersih, saat tanah memancarkan kembali panas ke dalam udara. Satu lapis kabut terbentuk diseluruh permukaan tanah dan secara bertahap bertambah menjadi tebal. Kabut radiasi sering muncul dilembah-lembah yang dalam.

Kabut Gunung

Jenis kabut ini terbentuk ketika upa air bergerak menuju ke atas melewati lereng-lereng gunung, udara dingin bergerak ke atas lereng hingga tidak sanggup menahan uap air, titik-titik kabut kemudian terbentuk disepanjang lereng gunung.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Proses Terbentuknya Kabut Beserta Jenisnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Most popular articles related to Penjelasan Proses Terbentuknya Kabut Beserta Jenisnya
Shares