Penjelasan Perbedaan Metanol Dan Bensin Lengkap

samhis setiawan

GuruPendidikan.Com – Pada saat anda mengisi tangki kendaraan di pom bensin, ada mungkin dalam hal ini bertanya-tanya apa perbedaan antara bensin biasa dan bahan bakar yang mereka sebut etanol…? dan manakah yang tepat untuk kendaraan anda…??? sering kali pilihan berdasarkan dari harga, ketersediaan dan rekomendasi pabrikan.

Penjelasan Perbedaan Metanol Dan Bensin Lengkap
Dan dalam hal ini tergantung pada apa wilayah sekitar anda, mungkin tidak dapat menemukan benisn biasa atau mungkin tergantung selera anda masing-masing yang untuk hal demikian ini yang penting jangan sampai salah dalam memilih dan dapat meningkatkan kinerja dan efisiensi bahan bakar dari kendaraan anda. Berikut ini merupakan perbedaan antara metanol dan bensin semoga untuk hal demikian ini dapat bermanfaat.

Pengertian Metanol

Metanol merupakan salah satu jenis bahan bakar alternatif untuk mesin pembakaran dalam dan beberapa jenis mesin yang lainnya. Metanol dapat digunakan dengan mencampurkannya dengan bensin atau dipakai sendirian “metanol murni”, di Amerika Serikat, bahan bakar metanol mendapatkan perhatian yang lebih kecil dari pada bahan bakar etanol, karena dukungan untuk etanol sendiri yang dibuat dari jagung dapat memunculkan beberapa keuntungan politik.

Secara umum, etanol juga lebih tidak beracun dan mempunyai kandungan energi yang lebih tinggi, meskipun sebenarnya metanol lebih murah untuk diproduksi dan membutuhkan dana lebih sedikit untuk mengurangi emisi karbonya. Walaupun begitu, untuk mengoptimalkan performa mesin, kesediaan bahan bakar, keuntungan politis dan kesehatan, campuran dari etanol, metanol dan bensin sebaiknya digunakan bersamaan dari pada hanya menggunakan ketiga jenis bahan bakar ini secara terpisah. Metanol dapat dibuat dari fosil atau sumber energi terbaharui lainnya.

Pengertian Bensin

Bensin “gasoline” atau “petrol” merupakan salah satu jenis bahan bakar minyak yang dimaksudkan untuk kendaraan bermotor roda dua, tiga dan empat, yang secara sederhana, bensin tersusun dari hidrokarbon rantai lurus, mulai dari C7 “heptana” hingga dengan C11, dengan kata lain, bensin terbuat dari molekul yang hanya terdiri dari hidrogen dan karbon yang terikat antara satu dengan yang lainnya yang dalam hal ini sehingga membentuk rantai. Bila bensin dibakar pada kondisi ideal dengan oksigen berlimpah, maka akan dihasilkan CO2, H2O dan energi panas. Yang setiap kg bensin mengandung 42.4 MJ.

Bensin dibuat dari minyak mentah, cairan berwarna hitam yang dipompa dari perut bumi dan biasa disebut dengan petroleum. Cairan ini mengandung hidrokarbon, atom-atom karbon dalam minyak mentah ini berhubungan satu dengan yang lainnya dengan cara membentuk rantai yang panjangnya yang berbeda-beda.

Molekul hidrokarbon dengan memiliki panjang yang berbeda akan memiliki sifat yang berbeda pula. CH4 “metana” merupakan molekul paling “ringan” dengan bertambahnya ataom C dalam rantai tersebut akan membuatnya semakin “berat”. Empat molekul pertama hidrokarbon ialah metana, etana, propana, dan butana. Yang dalam temperatur dan tekanan kamar, yang keempatnya berwujud gas, dengan titik didih masing-masing -107, -67, -43 dan -18 derajat celcius. Berikutnya dari C5 hingga dengan C18 berwujud cair dan mulai dari C19 ke atas yang berwujud padat.

Yang dengan bertambah panjangnya rantai hidrokarbon akan menaikkan titik didihnya, yang sehingga pemisahan hidrokarbon ini dilakukan dengan cara distilasi, prinsip inilah yang diterapkan di pengilangan minyak untuk memisahkan berbagai fraksi hidrokarbon dari minyak mentah.

Perbedaan Antara Metanol Dan Bensin

Ada beberapa perbedaan antara metanol dan bensin yang diantaranya yaitu:

  • Metanol ialah bio-fuel masa depan, sedangkan bensin tidak ramah lingkungan.
  • Bensin dan metanol keduanya digunakan sebagai bahan bakar mobil dan metanol lebih kuat dari pada bensin.
  • Methanol mahal dan digunakan sebagai bahan bakar pengganti dibandingkan dengan bensin.
  • Bensin dan metanol keduanya beracun dan kontak dengan kulit harus dihindari terutama dalam kasus metanol.
    Metanol kurang mudah terbakar dari pada bensin tetapi dapat menimbulkan korosi pada bagian logam di mesin.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Perbedaan Metanol Dan Bensin Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

Most popular articles related to Penjelasan Perbedaan Metanol Dan Bensin Lengkap
Shares