Penjelasan Peran Mikroorganisme Mengatasi Pencemaran

Posted on

GuruPendidikan.Com – Mikroorganisme atau “ Mikroba ” merupakan organisme yang berukuran sangat kecil sehingga untuk mengamatinya diperlukan alat bantuan. Mikroorganisme disebut juga organisme mikroskopik, Mikroorganisme sering kali ber sel tunggal ( uni seluler ) maupun bersel banyak ( multi seluler ). Namun, beberapa protista bersel tunggal masih terlihat oleh mata telanjang dan ada beberapa spesies multisel tidak terlihat mata telanjang. Virus ini juga termasuk ke dalam mikroorganisme meskipun tidak bersifat seluler. Ilmu yang mempelajari mikroorganisme disebut mikrobiologi, orang yang bekerja di bidang ini disebut mikrobiologi.

Peran Mikroorganisme Mengatasi Pencemaran
Mikroorganisme biasanya dianggap menvakup semua prokariota, protista dan alga renik. Fungi terutama yang berukuran kecil dan tidak membentuk hifa, dapat pula dianggap sebagai bagiannya, meskipun banyak yang tidak menyepakatinya. Kebanyakan orang beranggapan bahwa cawan petri atau inkubator di dalam laboratorium dan mampu memperbanyak diri secara mitosis.

Mikrooraganisme berbeda dengan sel makrooragnisme, sel makroorganisme tidak dapat hidup bebas di alam melainkan menjadi bagian dari struktur multi seluler yang membentuk jaringan organ dan sistem organ. Sementara sebagian besar mikroorganisme dapat menjalankan proses kehidupan dengan mandiri, dapat menghasilkan energi sendiri dan berproduksi secara independen tanpa bantuan sel.

Dampak Dan Cara Mengatasi Pencemaran Lingkungan

Salah satu dampak dari peledakan jumlah penduduk dan perkembangan teknologi ialah pencemaran terhadap lingkungan. Sebenarnya pada batas-batas tertentu lingkungan sekitar kita masih mampu membersihkan dirinya dari segala macam zat pencemar. Namun kalau jumlahnya sudah melebihi kemampuan lingkungan maka untuk mengatasinya memerlukan keterlibatan manusia.

Untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan ini, para pakar telah mencoba merekayasa mikroba untuk mendapatkan strain mikroba yang membantu mengatasi pencemaran, khususnya pencemaran limbah beracun. Apabila konsentrasinya berada di atas ambang batas, maka akan mengancam kelangsungan organisme yang lain.

Yang dikembangkan saat ini antara lain, penanganan limbah oleh mikroorganisme yang mampu menghasilkan gas hydrogen. Mikroba tersebut ialah Clostridium butyrium, dalam hal ini bakteri akan mencerna dan menguraikan gula serta menghasilkan gas hydrogen. Gas ini dapat digunakan sebagai bahan bakar yang tidak menimbulkan polusi.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Peran Mikroorganisme Mengatasi Pencemaran semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂