Penjelasan Klasifikasi Jenis Pisces ( Ikan ) Secara Lengkap

samhis setiawan

GuruPendidikan.Com – Dalam Pisces ( Ikan ) mempunyai beragam jenis yang di klasifikasikan berdasarkan ciri-ciri dari setiap spesies Pisces. Tubuh ikan berbentuk pipih lateral dan pipih dorsoventral yang memudahkan gerakannya dalam air. Mempunyai anggota gerak yang berupa sirip yang terdiri atas sepasang sirip dada dan juga sepasang sirip perut, selain itu terdapat juga sirip anal dan sirip punggung pada bagian depan dan juga belakang yang tidak berpasangan.

Klasifikasi Jenis Pisces ( Ikan )

Tubuh ikan ditutupi oleh sisik-sisik yang tersusun atas zat kapur dengan permukaan sisik yang berlendir yang berfungsi dalam memberikan kemudahan dalam gerakan ikan dalam air. Pada sisi kiri kanan tubuh terdapat gurat sisi yang berfungsi sebagai alat keseimbangan dan juga sebagai penentu arah arus air serta kedalaman sewaktu berenang.

Klasifikasi Pisces ( Ikan )

Pisces dibagi dalam tiga kelas yakni Agatha ( ikan tidak berang ), Chondrichthyes ( ikan bertulang rawan ) dan Osteichthyes ( ikan bertulang sejati ). Nah berikut ini penjelasan dari klasifikasi Pisces ( ikan ).

Agnatha ( Cyclostomata )

Istilah Agnatha berasal dari bahasa yunani yaitu an yang berarti tidak dan gnathus yang berarti rahang. Agnatha terdapat di Amerika Utara dan Eropa. Sebagian besar dari Agnatha didasar perairan laut atau air tawar dengan mengkonsumsi bangkai atau parasit yang terdapat pada ikan lainnya.

Bentuk tubuh dari Agnatha yaitu silindris yang memanjang dengan memiliki ukuran 76-90 cm. Agnatha tidak memiliki rahang namun memiliki mulut yang berbentuk lingkaran dan berparut, memiliki lidah dan gigi yang tersusun dari zat tanduk, tidak memiliki sirip yang berpasangan, tidak bersisik, serta memiliki tubuh yang lunak dan berlendir.

Rangka dari Agnatha tersusun dari tulang rawan, Agnatha memiliki alat kelamin yang terpisah atau hermafrodit pada saat larva fertilisasi terjadi secara ekternal. Contohnya saja belut laut atau lamprey laut ( Petromyzon marinus ), lamprey sungai ( Lampetra fluviatilis ) dan Myxine sp ( hagfish ), Myxine glutinosa ( hagfish ) dapat menghasilkan lendir dalam jumlah banyak. Bila ikan dimasukkan ke dalam ember berisi 9 liter air laut maka air tersebut akan berumah menjadi bahan yang berlendir dalam beberapa detik.

Chondrichthyes

Chondrichthyes dalam bahasa Yunani Chondros berarti rawan dan Ichthyes yang berarti ikan, ia hidup di laut Chondrichthyes memiliki bentuk tubuh yang tertutup sisik-sisik plakoid kasar dengan berisi dentin ( mesodermal ) yang dilapisi dengan email ( ektodermal ).

Pada otot-otot tubuh memiliki segmen ( miotom ). Rangka atau endoskeleton tersusun atas tulang rawan Chondrichthyes memiliki dua pasang sirip dengan sirip ekor yang umumnya heteroserkal ( lobus dorsal lebih besar ). Mulut yang terletak pada bagian bawah ( ventral ) dengan lidah dan juga rahang.

Rahang yang tertutup oleh gigi, pada alat pencernaan Chondrichthyes mulai dari mulut, faring, esophagus, lambung usus, rectum dan kloaka. Kloaka ialah lubang keluar sistem pencernaan. Sistem ekskresi dan sistem reproduksi, lubang hidung berpasangan dan berfungsi untuk indra penciuman. Alat kelamin yang terpisah dan fertilisasi terjadi secara ekternal atau internal. Chondrichthyes bersifat ovipar atau ovovivipar, contoh Chondrichthyes ialah ikan hiu ( Squalus sp ), ikan pari ( Makararaja sp ), pari listrik ( Torpedo marmorata ), pari macam ( Taeniura lymma ) dan Chimaera sp.

Osteichthyes

Osteichthyes dalam bahasan Yunani Osten yang berarti tulang sedangkan ichthys yang berarti ikan. Osteichthyes hidup di air laut, air tawar dan juga rawa-rawa. Osteichthyes memiliki ukuran tubuh yang beragam antara 1 cm-6 m. Osteichthyes ialah ikan yang memiliki tulang sejati dengan endoskeleton yang mengandung matriks kalsium fosfat yang keras. Kulit yang ditutupi oleh sisik bertipe ganoid, sikloid atau stenoid, namun ada juga yang tidak bersisik. Otot tubuh yang bersegmen-segmen, mulut berahang dengan gigi dan lidah.

Osteichthyes bernapas dengan insang yang ditutupi dengan operculum ( tutup insang ), osteichthyes mempunyai gelembung renang dengan fungsi membantu pernapasan dan sebagai alat dalam hidrostatik yaitu menyesuaikan berat tubuh dengan kedalaman air. Darah yang memiliki warna pucat dengan kandungan eritrosit berinti dan leukosit. Osteichthyes memiliki limpa yang berwarna merah. Osteichthyes memiliki alat pencernaan yang lengkap mulai dari mulut, faring, esophagus, lambung, usus dan anus. Antara lambung dengan usus dipisahkan oleh katup.

Osteichthyes memiliki hati yang berukuran besar dan kantong empedu. Osteichthyes memiliki pankreas yang tidak jelas keberadaannya, alat eksresi yang berupa sepasang ginjal yang berwarna kehitaman dan urine yang dikeluarkan melalui sinus urogenital. Alat indra yang berupa mata, telinga, saku olfaktoris pada moncong dan gurat sisi yang digunakan untuk mendeteksi adanya perubahan tekanan arus air. Alat kelamin terletak terpisah. Umumnya bersifat ovipar dan fertilisasi internal namun ada juga vivipar dan fertilisasi ekternal. Contohnya pada ikan perak ( Cymatogaster aggregata ).

Pada saat ini terdapat sekitar 300.000 spesies Osteichthyes yang teridentifikasi antara lain ikan mas koki ( Carrasius auratus ), ikan terbang ( Cypselurus sp ), kuda laut ( Hippocampus sp ), ikan lele ( Ameiurus melas ), ikan gabus ( Channa striata ), ikan arwana ( Osteoglassum bicirrhosum ).

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Klasifikasi Jenis Pisces ( Ikan ) Secara Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Most popular articles related to Penjelasan Klasifikasi Jenis Pisces ( Ikan ) Secara Lengkap
Shares