Penjelasan Gen Letal Beserta Macam-Macamnya

Posted on

GuruPendidikan.Com – Gen letal atau Gen Kematian merupakan gen yang dalam keadaan homozigotik atau homozigot yang menyebabkan kematian pada indivindu. Berhubungan dengan itu hadirnya gen latel pada suatu indivindu menyebabkan perbandingan fenotip dalam keturunan menyimpang dari hukum Mendel. Namun hal ini ada batas penyimpangannya dari keadaan normal yang dimana suatu makhluk hidup tidak mampu untuk hidup. Kematian dari makhluk hidup ini bisa terjadi pada tingkat perkembangan apapun mulai dari segera pembuahan, selama proses embrionik saat kelahiran atau setelah kelahiran.

gen letal

Kematian ini dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti luka, penyakit, kekurangan gizi dan radiasi yang membahayakan seperti sinar x dan sinar gamma. Bisa dikatakan semua penyebab kematian ini sebagai letal effect. Satu diantara demikian banyak penyebab kematian ialah perubahan gen yang tidak sesuai. Gen-gen ini dikenal sebagai gen-gen letal. Terdapat gen-gen lain yang disebut semiletal atau subletal, yang menyebabkan kematian muda setelah lahir atau sewaktu-waktu dalam masaa kehiddupannya. Ada juga gen lain yang tidak menyebabkan kematian namun jelas sekali bisa menurunkan daya hidup atau ketegaran. Gen-gen ini disebut sebagai gen-gen nonletal atau detrimental.

Penyebab letak yaitu :

  • Gen-gen letal.
  • Mutasi stuktur kromosom dan genom.
  • Mutasi aneuploid.

Terdapat dua macama gen latel yakni gen letal dominan dan gen letal resesif. Gen letal dominan dalam keadaan heterozigot dapat menimbulkan efek subletal atau kelainan fenotipe, sedang gen letal resesif cenderung menghasilkan fenotipe normal pada keadaan homozigot dominan dan heterozigot. Untuk lebih mengetahuinya mari simak uraian berikut ini.

Letal Dominan

Pada letal Dominan, individu akan mati apabila mempunyai gen homozigot dominan. Contoh gen letal terdapat pada gen yang menyebabkan tikus berambut kuning homozigot dominan ( KK ) mati sebelum lahir. Kematian sebelum lahir akan mengubah perbandingan jumlah fenotip keturunan.

gen letal

loading...

Jika tikus berambut kuning heterozigot ( Kk ) dikawinkan dengan tikus kuning heterozigot pula, maka akan menghasilkan keturunan lebih sedikit atau 25% lebih kecil dari jumlah keturunan berambut kuning dengan berambut tidak kuning.

Letal Dominan

Letal Resesif

Pada letal resesif indivindu akan mati jika memiliki gen homozigot resesif contohnya tumbuhan albino dan ekor pendek mencit. Tumbuhan albino tidak memiliki klorofil. Misalnya klorofil dikendalikan oleh gen A maka tumbuhan berklorofil mempunyai gen AA sedangkan tumbuhan albino memiliki gen aa. Tumbuhan albino muncul dari persilangan heterozigot Aa dengan Aa.

Letal Resesif

Pada manusia terdapat gen letal misalnya pada penderita sicklemia ( eritrosit berbentuk bulan sabit ) dan talasemia ( eritrosit berbentuk lonjong ukurannya kecil dan jumlahnya lebih banyak ).

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Gen Letal Beserta Macam-Macamnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂