Penjelasan Daur Ulang Limbah Organik Beserta Penanganannya

samhis setiawan

GuruPendidikan.Com – Limbah merupakan bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan proses produksi baik pada skala rumah tangga, industri, pertambangan dan sebagainya.

Daur Ulang ( Pembuatan Kompos )

Karakteristik limbah yaitu :

  • Berukuran mikro
  • Dinamis
  • Berdampak luas ( pennyebarannya )
  • Berdampak jangka panjang ( antar generasi )

Pengertian Limbah Organik

Limbah organik merupakan limbah yang diuraikan secara sempurna oleh proses biologi aerob atau anaerob. Limbah organic mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daunan kering, potongan-potongan kayu dan sebagainya. Limbah organic terdiri atas bahan-bahan yang bersifat organic seperti dari kegiatan rumah dari kegiatan rumah tangga maupun kegiatan industri.

Limbah ini juga dapat dengan mudah diuraikan melalui proses yang alami. Limbah ini memiliki sifat kimia yang stabil sehingga zat tersebut akan mengendap kedalam tanah, dasar sungai, danau, serta laut dan selanjutnya akan mempengaruhi organism yang hidup didalamnya. Limbah organic dapat mengalami pelapukan ( dekomposisi ) dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau ( sering disebut dengan kompos ). Kompos merupakan hasil pelapukan bahan-bahan organic seperti daun-daunan, jerami, alang-alang, sampah, rumput dan bahan lain yang sejenis yang proses pelapukannya dipercepat oleh bantuan manusia.

Penanganan Limbah Organik

Pada prinsipnya limbah organik dapat ditangani tanpa melalui daur ulang dan dengan melalui daur ulang. Penanganan limbah organic tanpa melalui daur ulang artinya limbah tersebut dapat dimanfaatkan secara langsung. Misalnya sampah rumah tangga, berupa sayuran dan daun-daun bekas dapat digunakan sebagai makanan ternak. Sedangkan untuk penanganan limbah organik melalui daur ulang dilakukan dengan membuatnya menjadi pupuk kompos dan biogas.

Pembuatan Kompos

Pupuk kompos dibuat dari limbah organik ( daun, sampah rumah tangga dan kotoran ternak ) dengan cara menguraikan bahan-bahan organik menjadi bahan anorganik. Proses ini bantu oleh mikroorganisme melalui fermentasi. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan kompos dikenal sebagai Effective Microorganism ( EM ). EM ini terdiri atas mikroorganisme aerob dan anaerob. Kedua kelompok mikroorganisme ini bekerja sama menguraikan samapah-sampah organik.

Kompos digunakan sebagai pupuk tanaman yang bersifat ramah lingkungan dan hasil panen dari tanaman pertanian yang menggunakan pupuk ini memiliki harga jual yang lebih mahal karena resiko masuknya zat-zat berbahaya dari tanaman pertanian yang dipupuk dengan kompos lebih sedikit bahkan hampir tidak ada dibandingkan dengan tanaman pertanian yang menggunakan pupuk kimia.

Pembuatan Biogas

Biogas merupakan gas-gas yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Gas ini dihasilkan dari proses pembusukan atau fermentasi anaerob ( tanpa oksigen ) sampah organik ( kotoran hewan sisa-sisa tumbuhan atau kedua-duanya ). Proses ini dibantu oleh bakteri Metalothrypus methanica ). Langkah pembuatannya diawali dari mencampurkan sampah organik dan air kemudian dimasukkan bakteri M. methanica dan disimpan didalam tempat yang kedap udara sekitar dua minggu.

Daur Ulang Kertas

Kertas bekas membungkus makanan, kertas bekas kegiatan adaministrasi maupun kertas bekas dari media-media cetak dapat dimanfaatkan dengan mendaur-ulangnya. Daur ulang kertas menghasilkan kertas yang dapat dimanfaatkan sebagai kertas buram, kertas pembungkus kado atau aneka kerajinan yang lain.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Daur Ulang Limbah Organik Beserta Penanganannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Most popular articles related to Penjelasan Daur Ulang Limbah Organik Beserta Penanganannya
Shares