Penjelasan Ciri-Ciri Serta Fungsi Mikrofilamen Sel

Posted on

GuruPendidikan.Com – Organel ini biasa disebut dengan mikrofilamen karena memiliki ukurannya yang memang kecil, dengan memiliki diameter 5 hingga 7 nm. Filamen ini terdiri atas utaian protein globular, aktin yang telah kita kenal sebagai protein kontraktil dalam sel-sel otot.

Mikrofilamen Sel
Pada mikrofilamen ini berhubungan dengan miosin, yang sejenis protein yang mengadakan kerja sama dengan aktin dalam sel-sel otot untuk dapat menghasilkan kontraksi. Karena adanya aktin-miosin pada mikrofilamen, maka organel inilah yang bertanggung jawab untuk semua gerakan yang ada di dalam sel. Gerakan tersebut misalnya kontraksi, aliran sitoplasma, endositosis, eksositosis, gerak amoeboid dan perubahan bentuk sel.

Fungsi Mikrofilamen

Mikrofilamen ini memiliki beberapa fungsi diantaranya yaitu:

  • Untuk menahan tegangan (gaya tarik).
  • Mempertahankan bentuk sel.
  • Memiliki peran dalam perubahan bentuk sel kontraksi otot.
  • Mikrofilamen ini biasanya membentuk jaringan sub membran plasma untuk mendukung bentuk sel.
  • Kontraksi otot (filamen aktin bergantian dengan serat yang lebih tebal dari myosin, yang membentuk protein motorm dalam jaringan otot ).
  • Siklosis (pergerakan komponen sitoplasma di dalam sel).
  • Pergerakan “amuboid” dan fagositosis.
  • Bertanggung jawab untuk pemutusan jalur pada sitokinesis He.

Di dalam sel, mikrofilamen biasanya ditemukan berkumpul di sekitar pinggiran, tepat di bawah permukaan luar. Disini mereka bisa mengatur bentuk sel, menanggapi perubahan di lingkungan sekitarnya. Filamen tipis berperan dalam membentuk proyeksi kecil dari permukaan sel, yang di kenal sebagai mikrovili. Mereka juga dapat membentuk tonjolan yang lebih besar, memungkinkan sel untuk bergerak dengan cara seperti amoeba melintasi permukaan. Mikrofilamen juga terlibat dalam perluasan permukaan beberapa sel kekebalan untuk menelan zat yang tidak di inginkan.

Di dalam otot, filamen aktin ini bergabung dengan filamen miosin yang sedemikian rupa yang sehingga memberikan otot kekuatan dan kemampuan untuk kontraksi mereka. Filamen miosin dibundel bersama untuk membentuk apa yang disebut dengan filamen tebal, dengan diameter sekitar 15 nm. Yang tumpukan filamen tebal dan tumpukan filamen tipis diatur secara bergantian sepanjang serat oto, yang tumpukan filamen tebal dan tumpukan filamen tipis diatur secara bergantian sepanjang serat otot, dengan tujuan mereka sedikit tumpang tindih satu sama lain. Selama kontraksi otot, hubungan antara filamen tipis dan tebal yang dibuat dan putus-putus, yang menyebabkan filamen untuk meluncur melewati satu sama lain dalam gerakan seperti roda gigi.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Ciri-Ciri Serta Fungsi Mikrofilamen Sel semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: