Penjelasan Bentuk-Bentuk Struktur Sosial Secara Lengkap

samhis setiawan

GuruPendidikan.Com – Yang dalam hal ini pada masyarakat bentuk-bentuk struktur sosial dapat dicermati dari beberapa sudut pandang yakni sebagai berikut:

Penjelasan Bentuk-Bentuk Struktur Sosial Secara Lengkap

Berdasarkan Identitas Dalam Keanggotaan Masyarakat

Ada beberapa Identitas dalam keanggotaan masyarakat yang diantaranya yaitu:

Struktur Sosial Homogen

Struktur sosial homogen merupakan struktur sosial yang memiliki latar belakang kesamaan identitas dari setiap anggota masyarakat, antara lain kesamaan agama, ras, maupun suku bangsa.

Struktur Sosial Heterogen

Struktur sosial heterogen merupakan struktur sosial yang ditandai oleh adanya keragaman identitas anggota masyarakat. Masyarakat dengan struktur sosial heterogen memiliki latar belakang suku, agama, ataupun ras yang berbeda.

Berdasarkan Ketidaksamaan Sosial

Yang berdasarkan ketidaksamaan sosial, bentuk struktur sosial dikelompokan secara horizontal dan vertikal. Yang dalam pengelompokan manusia berdasarkan ciri fisik meliputi jenis kelamin, warna kulit, rambut, bentuk dan tinggi badan dan lain-lain. Sedangkan pengelompokan manusia berdasarkan ciri nonfisik atau ciri sosial budaya meliputi kecerdasan, keterampilan, minat, bakat dan motivasi.

Berdasarkan Sifat

Ada beberapa berdasarkan sifat yang diantaranya yaitu:

Struktur Sosial Kaku

Struktur sosial kaku merupakan suatu bentuk struktur sosial yang tidak dapat diubah dan masyarakat akan menghadapi kesulitan besar apabila melakukan perpindahan status atau kedudukannya. Misalnya masyarakat yang menganut sistem kasta, status seseorang sudah ditentukan sejak lahir.

Struktur Sosial Luwes

Dalam struktur sosial luwes ini setiap anggota masyarakat bebas bergerak untuk dapat melakukan perubahan. Misalnya terdapat pada masyarakat dengan stratifikasi terbuka.

Struktur Sosial Formal

Struktur sosial formal yang merupakan suatu bentuk struktur sosial yang diakui oleh pihak yang berwenang, misalnya lembaga pemerintahan tingkat kabupaten yang terdiri dari bupati, wakil bupati, sekwilda dan lain-lain.

Struktur Sosial Informal

Struktur sosial informal ialah struktur sosial yang nyata ada dan berfungsi, tetapi tidak memiliki ketetapan hukum dan tidak diakui oleh pihak yang berwenang. Misalnya dalam suatu masyarakat terdapat tokoh yang memiliki wibawa dan kharisma, dipatuhi dan disegani oleh anggota masyarakatnya, tetapi mereka tidak berada dalam struktur yang formal.

Bentuk-Bentuk Struktur Sosial Menurut Para Ahli

Menurut Peter M.Blau

Bentuk struktur sosial menurut Peter M.Blau dibagi menjadi dua yaitu sebagai berikut:

Intersected

Suatu struktur sosial dikatakan intersected apabila keanggotaan dalam kelompok-kelompok sosial yang ada bersifat menyilang “Interseksi”, artinya bahwa anggotanya dalam kelompok sosial tersebut memiliki latar belakang ras, suku, bangsa ataupun agama yang berbeda.

Consolidated

Suatu struktur sosial dikatakan consolidated apabila terjadi tumpang tindih, parameter “tolak ukur” dan mengakibatkan penguatan identitas keanggotaan dalam sebuah kelompok sosial.

Menurut Nasikun

Nasikun berpendapat bahwa dalam konteks Indonesia, struktur sosial dapat dilihat secara horizontal dan vertikal. Struktur sosial horizontal di tandai dengan adanya kesatuan sosial yang berdasarkan perbedaan suku bangsa, agama, dan adat.

Sedangkan struktur sosial vertikal ditandai dengan adanya kesatuan sosial berdasarkan perbedaan lapisan-lapisan sosial. Struktur horizontal disebut sebagai diferensiasi sosial, sedangkan struktur sosial vertikal disebut juga stratifikasi sosial.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Bentuk-Bentuk Struktur Sosial Secara Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

Most popular articles related to Penjelasan Bentuk-Bentuk Struktur Sosial Secara Lengkap
Shares