Pengertian, Tugas, Hak, Kewajiban Dan Keanggotaan MPR Beserta Kedudukannya Lengkap

bitar

Pengertian, Tugas, Hak, Kewajiban Dan Keanggotaan MPR Beserta Kedudukannya Lengkap – Tahukah anda lembaga tertinggi di Indonesia ??? Lembaga tertinggi Indonesia bukan DPR atau pun DPD melainkan MPR. Pada kesempatan kali ini disini akan mengulas tentang pengertian MPR, tugas MPR, hak MPR, kewajiban MPR, keanggotaan MPR, beserta kedudukannya secara lengkap. Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

mpr-majelis-permusyawaratan-rakyat

Pengertian MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

MPR merupakan suatu lembaga tertinggi di negara Indonesia yang strukturnya dibentuk dengan berdasarkan pemilihan langsung legislative, bersamaan dalam penetapan suatu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Majelis Permusyawaratan rakyat sebagai lembaga kedaulatan rakyat mempunyai susunan, kedudukan, tugas, dan wewenang yang bisa dilihat dibawah ini.

Tugas dan Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

Tugas dan wewenang Majelis Permusyawaratan Rakyat terdapat dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tugas dan wewenang MPR yaitu sebagai berikut.

  • MPR berwenang mengubah dan menetapkan UUD Pasal 3 Ayat (1)
  • MPR hanya bisa memberhentikan presiden dan/atau wakil presiden dalam masa jabatannya menurut UUD Pasal 3 ayat (3).
  • Dalam hal terjadi kekosongan wakil presiden, selambat-lambatnya dalam jangka waktu enam puluh hari, MPR menyelenggarakan sidang dalam memilih wakil presiden dari dua calon yang diusulkan oleh presiden Pasal 8 Ayat (2)
  • MPR melantik presiden dan/atau wakil presiden Pasal 3 Ayat (2)
  • Bila presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak bisa melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya, ia digantikan oleh wakil presiden sampai habis masa jabatannya Pasal 8 Ayat (1)
  • Bila presiden dan wakil presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak bisa melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan, pelaksanaan tugas kepresidenan yaitu Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Pertahanan secara bersama-sama. Selambat-lambatnya tiga puluh hari sesudah itu, MPR menyelenggarakan sidang untuk memilih presiden dan wakil presiden dari dua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang pasangan calon presiden dan wakil presidennya meraih suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan umum sebelumnya, sampai akhir masa jabatannya. Pasal 8 Ayat (1).

Hak dan Kewajiban MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

Anggota MPR memiliki hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan bagi setiap anggota MPR. Hak dan kewajiban MPR yaitu sebagai berikut.

1. Hak-Hak Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, anggota MPR memiliki hak. Hak-hak MPR yaitu sebagai berikut.

  • Mengajukan usul suatu perubahan pasal-pasal dalam UUD NRI Tahun 1945;
  • Menentukan sikap dan pilihan dalam pengambilan suatu keputusan
  • Memilih dan dipilih
  • Membela diri
  • Imunitas
  • Protokoler
  • Keuangan dan administrasi

2. Kewajiban Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, anggota MPR memiliki kewajiban. Kewajiban MPR yaitu sebagai berikut..

  • Memegang teguh dan mengamalkan Pancasila
  • Melaksanakan UUD NRI Tahun 1945 dan menaati sebuah peraturan perundang-undangan
  • Mempertahankan dan memelihara kerukunan nasional dan menjaga keutuhan NKRI
  • Mendahulukan suatu kepentingan negara diatas kepentingan pribadi, kelompok, dan golongan
  • Melaksanakan peranan sebagai wakil rakyat dan wakil daerah

Keanggotaan MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

MPR terdiri atas anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan anggota Dewan Perwakilan Daerah yang dipilih melalui pemilihan umum yang diatur lebih lanjut dalam undang-undang menurut Pasal 2 Ayat (1). Jumlah anggota MPR 692 orang yang terdiri atas 560 orang anggota DPR dan 132 orang dari Anggota DPD. Sehingga MPR mempunyai legitimasi sangat kuat karena semua anggota MPR dipilih oleh rakyat. Masa jabatan dari anggota MPR yaitu lima tahun dan berakhir bersamaan pada saat anggota MPR yang baru mengucapkan sumpah/janji. Keanggotan MPR diresmikan dengan keputusan presiden. Sebelum anggota MPR memangku jabatannya, mengucapkan sumpah/janji yang dilakukan secara bersama-sama yang dipandu oleh ketua Mahkamah Agung (MA) dalam sidang paripurna MPR. Anggota MPR yang tidak bisa mengikut atau berhalangan mengucapkan sumpah/janji di pandu oleh pimpinan MPR.

Kedudukan MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

MPR merupakan lembaga permusyawaratan rakyat yang berkedudukan sebagai lembaga negara. 

Itulah ulasan tentang Pengertian, Tugas, Hak, Kewajiban Dan Keanggotaan MPR Beserta Kedudukannya Lengkap. Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

Baca juga refrensi artikel terkaitnya disini :

Most popular articles related to Pengertian, Tugas, Hak, Kewajiban Dan Keanggotaan MPR Beserta Kedudukannya Lengkap
Shares