Pengertian Tanah Beserta Proses Pembentukan, Jenis Dan Strukturnya

Aris Kurniawan

Pengertian Tanah

Tanah merupakan bagian jerak bumi yang memiliki susunan dari mineral serta bahan organik

Tanah begitu vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi sebab tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan adanya hara dan air sekaligus sebagai penopang akar. Bentuk tanah yang memiliki rongga-rongga juga menjadi lokasi yang baik untuk akar untuk bernafas serta tumbuhan. Tanah juga menjadi tempat hidup berbagai mikroorganisme. Untuk sebagian besar hewan darat, tanah menjadi lahan sebagai tempat bergerak dan hidup.

Ilmu pengetahuan yang mempelajari beragam aspek tentang tanah dikenal sebagai ilmu tanah

Dilihat dari segi klimatologi, tanah memiliki peran yang sangat penting untuk menyimpan air serta menekan erosi, walaupun anah itu sendiri juga bisa tererosi.

Dari komposisi tanah berbeda-beda pada satu lokasi dengan lokasi lainnya. Air serta udara adalah bagian dari tanah.

Pembentukan Tanah

Tanah terbuat dari pelapukan batuan dengan bantuan organisme, membentuk tubuh unik yang menutupi batuan. Proses pembentukan tanah dikenal juga sebagai “pedogenesis”. Proses yang unik ini membentuk tanah sebagai tubuh alam yang terdiri atas beberapa lapisan atau sebagai horizon tanah. Setiap horizon menceritakan tentang asal serta proses-proses kimia, fisika, serta biologi yang sudah dilalui tubuh tanah tersebut.

Seorang pakar dari Swiss yang bekerja di Amerika Serikat (Hans Jenny), menyebutkan bahwa tanah terbentuk dari bahan utama yang telah mengalami modifikasi akibat dinamika faktor iklim, organisme (termasuk manusia), serta relief permukaan bumi (topografi) seiring dengan berjalanya waktu. Berdasarkan dinamika kelima faktor itu terbentuklah bermacam jenis tanah serta bisa dilakukan klasifikasi tanah.

Pencemaran tanah

Pencemaran tanah akibat masuknya benda asing (contohnya senyawa kimia buatan manusia) ke tanah serta mengubah suasana/lingkungan asli tanah sehingga terjadi penurunan kualitas tanah. Pencemaran bisa terjadi disebabkan adanya kebocoran limbah cair atau bahan kimia dari industri atau penggunaan pestiida; fasilitas kormesial; masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan; zat kimia, atau limbah; air limbah dari tempat penimbunan sampah dan limbah industri yang langsung dibuang ke tanah secara sembarangan.

Proses pembentukan tanah

Proses pembentukan tanah

Karakteristik Tanah

  • Tubuh tanah

Tubuh tanah (solum) tidak lain adalah batuan yang melapuk dan mengalami proses pembentukan lanjutan. tanah minimal menemukan ada saat ini tidak lebih dari periode Tersier dan paling mapan Pleistosen. Tubuh tanah yang terbentuk dari campuran bahan organik dan mineral. tanah non-organik atau batu yang terbentuk dari tanah mineral yang mengandung mineral. Sebaliknya, tanah organik (organosol / humosol) terbentuk dari pemadatan bahan organik terdegradasi.

  • Tanah organik

Tanah organik berwarna hitam dan merupakan pembentuk utama dari gambut dan batubara suatu hari nanti bisa menjadi. tanah organik cenderung memiliki keasaman tinggi karena mengandung beberapa asam organik (zat humat) dekomposisi bahan organik. Kelompok ini biasanya mineral tanah yang buruk, pasokan mineral berasal dari aliran air atau jaringan dekomposisi makhluk hidup. tanah organik dapat ditanami karena sifat fisik longgar (sarang) yang dapat menyimpan air yang cukup, tetapi karena memiliki mayoritas keasaman tinggi tanaman akan memberikan hasil terbatas dan di bawah kinerja yang optimal.

  • Tahan non-organik

Tahan non-organik didominasi oleh mineral. mineral ini membentuk partikel pembentuk tanah. Tekstur tanah sehingga ditentukan oleh komposisi partikel membentuk tiga tanah: pasir, lumpur (debu), dan tanah liat. tanah berpasir didominasi oleh pasir, tanah berlumpur didominasi oleh tanah liat. Tanah dengan komposisi pasir, lumpur, dan tanah liat yang seimbang dikenal sebagai tanah liat (lempung).

  • Warna tanah

Warna tanah merupakan ciri utama dari orang-orang yang paling berkesan. warna tanah sangat bervariasi, mulai dari jet hitam, coklat, merah bata, oranye, kuning, putih. Selain itu, tanah dapat memiliki lapisan dengan kontras perbedaan warna sebagai akibat dari proses kimia (pengasaman) atau pencucian (leaching). hitam atau tanah berwarna gelap sering menunjukkan adanya bahan organik, baik karena proses pelapukan vegetasi dan curah hujan di rawa. warna gelap juga bisa disebabkan oleh adanya mangan, sulfur, dan nitrogen.

  • Struktur tanah

Struktur tanah adalah karakteristik fisik tanah yang terbentuk dari komposisi agregat (butir) tanah dan ruang antaragregat. Tanah terdiri dari tiga fase: fase padat, fase cair dan fase gas. fase cair dan gas mengisi ruang antaragregat. struktur tanah tergantung pada keseimbangan dari ketiga faktor membuat. ruang Antaragregat disebut sebagai porous (pori-pori jamak). Struktur tanah ke akar saat berukuran besar pori-pori (pori makro) diisi dengan udara dan pori-pori berukuran kecil (mikropori) diisi dengan air.

Demikian Penjelasan Tentang Pengertian Tanah Beserta Proses Pembentukan, Jenis, Fungsi Dan Strukturnya Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca GuruPendidikan.Com 😀

Most popular articles related to Pengertian Tanah Beserta Proses Pembentukan, Jenis Dan Strukturnya
Shares