Pengertian Surat Kabar Atau Koran Menurut Buku Beserta Contoh Dan Macamnya

Aris Kurniawan

Pengertian Surat Kabar

Pengertian Surat Kabar Atau Koran Menurut Buku Beserta Contoh Dan Macamnya– Surat kabar atau koran merupakan penerbitan yanq mudah dibuang dan ringan, umumnya dicetak pada sebuah kertas yang berbiaya rendah dan itu disebut kertas koran, berisikan berita-berita terupdate atau terkini dalam berbagai macam topik. Topiknya dapat berupa event politik, olahraga, cuaca, kriminalitas, tajuk rencana. Surat kabar juga biasa berisi gambar atau karikatur yang umum menjadi bahan sindiran melalui gambar berhubungan dengan masalah-masalah tertentu, komik, hiburan atau TTS dan lainnya.

Terdapat juga surat kabar yang dikembangkan dalam bidang-bidang tertentu, sebagai contoh berita politik, industri tertentu, property, tentang olahraga, tentang seni dan juga partisipan kegiatan tertentu.

contoh-gambar-surat-kabar

Jenis surat kabar biasanya diterbitkan setiap hari, terkecuali pada hari-hari libur. Surat kabar sore juga biasa di beberaapa negara. Selain itu juga, ada surat kabar mingguan yang umumnya lebih kecil dan kurang prestusius jika dibandingkan dengan surat kabar harian dan isinya biasanya lebih kearah hiburan.

Contoh Surat Kabar

Lebih kebanyakan negara memiliki setidaknya satu surat kabar nasional yang terbit diseluruh bagian negara. Di Indonesia misalnya KOMPAS.

Yang memiliki surat kabar ialah piahak penanggung jawab dengan kaitannya dalam berlangsung medianya. Redaktur merupakan jurnalis yang bertanggung jawab terhadap rubrik tertentu. Sedangkan yang bertanggung jawab terhadap isi surat kabar disebut editor. Disisi lain kemutlakan adanya peran wartawan, pewarta atau jurnalis yang memburu berita atas intruksi dari pemimpin atau redaktur redaksi.

Sistem cetak jarak jauh

Dalam perkembangan teknologi moren (internet, komputer, dsb) sekarang lebih memungkinkan surat kabar secara simultan di beberapa tempat, sehingga peradaran di daerahdaerah yang tidak terjangkau ke pusat penerbitan bisa dilakukan lebih awal. Contohnya, koran Republika yang berada di Jakarta, melakukan sistem cetak jarak jauh (SCJJ) di Solo. Koran Internasional Herald Tribune yang beredar di Indonesia dicetak dan diterbitkan di Singapura, padahal keberadaan kantor pusatnya ada di Paris.

Di satu pihak sistem tersebut menolong beredarnya koran-koran kota besar di daerah-daerah dengan lebih tepat waktu. Tetapi disisi lain, koran-koran daerah banyak yang mengeluh sebab hal tersebut membuat koran-koran besar semakin merajai dan mematikan koran-koran daerah yang lebih kecil

Format

Surat kabar modern biasanya terbit dalam salah satu dari tiga ukuran:

  1. lembar lebar (broadsheet) (29½ X 23½ inci), biasanya berkesan lebih intelektual.
  2. tabloid: setengah ukuran broadsheet, dan sering dipandang sebagai berisi kabar-kabar yang lebih sensasional.
  3. “Berliner” atau “midi” (470×315 mm), yang digunakan surat kabar di Eropa seperti Le Monde.

Sejak tahun 1980-an, banyak surat kabar yang melakukan percetakan berwarna dan disertai grafis. Hal ini menunjukan bahwa tataletak surat kabar semaikin penting dalam menarik perhatian bagi pembaca.

Oplah

Jumlah kopi surat yang dijual setiap harinya dapat disebut dengan oplah, dan dipakau untuk mengatur harga periklanan.

Koran dan politik

Pada negara2 barat,pers dapat disebut juga sebagai kekuatan keempat, sesudah kaum agamawan, kaum bahsawan serta rakyat. Istilah tersebut pertama kali dicetuskan oleh Thomas Carlyle pada paruh pertama di abad ke-19. Hal tersebut memperlihatkan bahwa kekuatan pers dalam melakukan advokasi dan menciptakan isu-isu politik. Oleh sebab itu tidak mengherankan jika pers sering ditakuti, atau malah “dibeli” oleh pihak yang memiliki kuasa.

Di negara kita ini Indonesia, pers sudah lama terlibat dalam dunia kepolitikan. Pada masa penjajahan Belanda pers ditakuti, sehingga pemerintah mengeuarkan haatzai artikelen, yakni UU yang mengancam pers jika dianggap menertibkan tulisan-tulisan yang “menaburkan kebencian” terhadap pemerintah.

Dimasa Orde Lama banyak penerbit pers yang diberhangus oleh Presiden pertaman Indonesia yakni Presiden Soekarno. Tetapi bredel pers paling banyak terjadi dibawah pemerintah Soekarno. Yang mengakibatkan banyak wartawan yang menulis dengan sangat berhati-hati. Atau juga sebaliknya, wartawan menjadi tidak kritis dan hannya menulis untuk menyenangkan penuasa. Kondisi tersebut berubah menjadi lebih positif, sesudah adanya UU No. 40 Tahun 1999 yang menjamin tehadap kebebasan pers.

Macam-macam surat kabar di Indonesia

Nasional

  • Harian Amanah ( http://www.harianamanah.id/ )
  • Media Online News Reportase Kriminal Post http://reportasekriminalpost.wordpress.com
  • Pikiran Nasional ( www.pinal-news.com )

Sumatera

  • Media Anak Pakam
  • Media Online News Reportase Kriminal Post http://reportasekriminalpostwordpress.com
  • Harian Aceh Baru

Jawa & Bali

  • Harian Warta Nasional
  • Suara Harian Pagi
  • Bali Post

Nusa Tenggara

  • Balkon Nusa
  • Gaung NTB
  • LOMBOK POS

Kalimantan

  • Balkon Bontang
  • Balkon Banjarmasin
  • Balkon Pontianak

Sulawesi

  • Balkon Banggai
  • Balkon Luwuk
  • Balkon TORANG

Papua

  • Bintang Papua
  • Cenderawasih Pos
  • Fajar Papua FP – Sorong

Media Online

  • Media Anak Pakam
  • Portal CAMP Indonesia

Baca juga artikel lainnya>>

Demikian Penjelasan Diatas Tentang Pengertian Surat Kabar Atau Koran Menurut Buku Beserta Contoh Dan Macamnya Semoga Bermanfaat Bagi Semua Pembaca GuruPendidikan.Com 😀

Most popular articles related to Pengertian Surat Kabar Atau Koran Menurut Buku Beserta Contoh Dan Macamnya
Shares