Pengertian Sekularisme Dalam Kehidupan Bernegara Dan Alasannya

Aris Kurniawan

Pengertian Sekularisme

Pengertian Sekularisme Dalam Kehidupan Bernegara Dan Alasannya- Sekularisme atau sekulerisme dalam pemakaian masa sekarang pada umumnya adalah ideologi yang menyatakan bahwa suatu istitusi yang berdiri atau terpisah dengan agama atau kepercayaan. Sekularisme bisa menunjang kebeabasan beragama serta kebebasan dari pemakasaan kepercayaan dengan menyediakan suatu rangkan yang netral didalam sebuah masalah kepercayan dan tidak memilih-milih sebuah agama tertentu.

Sekularisme juga mengarah ke pada anggapan bahwa aktivitas serta penentuan manusia, seperti politis, harus ada dasar pada apa yang dianggap sebagai fakta dan bukti konkret, serta bukan berdasarkan pengaruh keagamaan.

sekuralisme

Sekularisme dalam kehidupan bernegara

Pada istilah politik, sekularisme ialah pergerakan kearah pemisah antara agama dan pemerintahan. Hal tersebut bisa berupa hal yang mengurangi keterkaitan antara agama negara dan pemerintahan, mengagantikan hukum keagamaan dengan hukum sipil, serta menghilangkan perbedaan yang tidak adil dengan dasar agama. Hal tersebut dikatakan menunjang demokrasi dengan melindungi hak-hak kalangan beragama minoritas.

Sekularisme, sering diakit-kaitkan dengan Era Pencerahan di Eropa, serta berperan dalam berdaban barat. Prinsip utama Prinsip utama Pemisahan gereja dan negara di Amerika Serikat, serta Laisisme di Perancis, di dasarkan dari sekularisme.

Bnayak agama menerima hukum-hukum utama dari berbagai masyarakat yang demokratis tetapi mungkin masih akan mencoba untuk mempengaruhi keputusan politik, mendapat sebuah keistimewaan khusus. Aliran agama yang fundamental menentang sekularisme. Penentangan yang paling terlihat dari Kristen Fundamental dan juga Islam Fundamentalis. Pada saat yang sama dukungan akan sekularisme datang dari minoritas keagamaan yang mendatang sekularisme politik di pemerintahan untuk hal penting dalam menjaga persamaan hak.

Negara yang biasanya dikenal sebagai negara yang sekuler diantaranya ialah India, Turki, Kanada, Perancis, dan Korea Selatan meskipun tidak ada dari negara ini yang bentuk pemerintahannya sama satu dengan yang lainnya.

Masyarakat Sekuler

Dalam keagamaan, masyarakat dunia barat biasanya dianggap sebagai masyarakat yang sekuler. Hal tersebut disebabkan karena kebebasan beagama yang hampir penuh tanpa sanksi legal atau sosial, dan karena kepercayaan umum bahwa agama tidak bisa menentukan keputusan politis. Tentu saja, pandangan moral yang ada dari tradisi keagamaan tetap penting di dalam sebagian besar dari negara-negara tersebut.

Sekularisme juga bisa bermakna ideologi sosial. Disini kepercayaan keagamaan atau supranatural tidak dianggap sebagai kunci penting dalam memahami dunia, dan karna itu dipisahkan dari masalah-masalah pemerintahan dan juga dalam pengambilan keputusan.

Ada bebrapa masyarakat menjadi semakin sekuler secara alamiah sebagai akibat dari sebuah proses sosial alih-alih dikarenakan pengaruh gerakan sekuler, hal tersebut dikenal sebagai Sekularisasi.

Alasan-alasan pendukungan dan penentangan sekularisme

Pendukung sekularisme menyatakan bahwa meningkatnya pengaruh sekularisme dan nenurunnya pengaruh agama  pada negara tersekularisasi ialah hasil dari tak terelakkannya dari Pencerahan yang disebabkan orang-orang mulai beralih kepada ilmu pengetahuan dan rasionalisme serta menjauhi takhayul. Tetapi hak ini juga menjaga persamaan hak-hak sipil dalam kebebasan memeluk suatu kepercayaan dan bekeyakinan, baik itu idividu ataupun kelompok.

Demikian Penjelasan Tentang Pengertian Sekularisme Dalam Kehidupan Bernegara Dan Alasannya Semoga Bermanfaat Bagi Pembaca GuruPendidikan.Com

Most popular articles related to Pengertian Sekularisme Dalam Kehidupan Bernegara Dan Alasannya
Shares