Pengertian Patologi Anatomi Dan Patologi Klinik Beserta Prosedurnya

Aris Kurniawan

Patologi Anatomi

Pengertian Patologi Anatomi Dan Patologi Klinik Beserta Prosedurnya– Patologi anatomi merupakan spesialisasi medis dalam bidang diagnosis suatu penyakit dengan berdasarkan pemeriksaan kasar, molekuler atas organ dan mikroskopik, sel, serta jaringan. Dibanyak negara, dokter yang melakukan praktik patologi dilatih dalam patologi antonomi serta patologi klinik, diagnosis penyakit lewat analisis labolatorium pada cairan tubuh.

Patologi anatomi melakukan diagnosis suatu penyakit serta mendapatkan informasi yang bermanfaat secara klinis lewat pemeriksaan jaringan serta sel, yang biasanya melibatkan pemeriksaan visual kasar serta mikroskopik terhadap jaringan, dengan suatu pencatatan yang khusus dan imunohistokimia yang digunakan sebagai visualisasi protein khusus dan zat lainnya pada sekeliling sel. Sekarang, potolog anatomi memakai biologi molekuler untuk mendapatkan informasi klinis tambahan dari spesimen yang sama.

Jumlah dokter patologi anatomi di Indonesia belum banyak, hanya ada sekitar 220 orang. Dan dokter spesialis tersebut diberi gelar SpPA.

spesimen-paru-kasar

Latar Praktik Patologi Anatomi

Patologi anatomi akademik dilaksanakan di pusat kesehatan universitas oleh seseorang patolog yang juga melaksanakan penajaran di universitas. Mereka juga mempunyai tanggung jawab yang bermacam-macam yang juga termasuk mendidik residen patologi, mengajar, mahasiswa kedokteran, klinik, mengadakan penelitian dasar, atau penerjemahan, serta menjalankan tugas administratif, disamping melakukan praktek patologi anatomi diagnosis, patolog juga sering mengkhususkan diri di daerah tertentu dan dapat melakukan sebagai konsultan untuk patologi lain yang menyangkut kasus di daerah keahlian khusus mereka.

Praktek kelompok merupakan model praktek yang paling tua. Dalam susunan tersebut, sekelompok patolog senior akan mengendalikan kemitraan yang mempekerjakan patolog yunior serta mengadakan perjanjian secara independen bersama rumah sakit dalam menyediakan layanan diagnostik, dan juga menarik bisnis penyerahan dari jlinikus setempat yang melakukan praktek di luar pasien.

Penyedia hukum layanan patologi anatomi besar sudah ada pada tahun-tahun terkini, paling ternekal AmeriPath di Amerika Serikat. Dalam model tersebut, patologi merupakan pekerja, bukan mitra independen. Model tersebut sudah dikritik sebab mengurangi kebebasan dokter, tetapi pembelanya menyatakan bahwa ukuran praktik itu yang besar memungkinkan ekonomi skala serta spesialisasi yang lebih luas, dan juga volume yang cukup untuk mendukung metode tes yang lebih khusus.

Kelompok multispesialis, yaitu atas dokter dari spesialis klinik yakni radiologi dan patologi, ialah model praktik lain. Dalam beberapa kasus, keseluruhan dapat menjadi kelompok besar yang dikendalikan oleh HWO maupun organisasi perawatan kesehatan besar lainnya. Di pihak lain, mereka sebenarnya ialah praktik kelompok klinikus yang mempekerjakan patolog sebagai penyedia layanan diagnostik untuk kelompok tersebut.

Keahlian dan Prosedur Patologi

Prosedur yang digunakan dalam anatomi termasuk:

  • Pemeriksaan kasar

Merupakan pemeriksaan jaringan yang sakit dengan mata telanjang, khususnya penting bagi fragmen jaringan yang besar, sebab penyakit itu sering bisa dikenali dengan cara visual. Pada tingkat tersebut jumlah patolog memilih daerah yang akan diperiksa sebagai histopatologi. Terkadang mata bisa diberi seryakanta atau mikroskop stereo, umumnya saat memeriksa organisme parasit.

  • Histopatologi

Merupakan pemeriksaan mikroskopik pada salah satu jaringan yang dicat memakai teknik histologis. Cat standar ialah hematoksilin serta eosin, tetapi lainnya juga ada. Dalam pemakian keca mokrosop yang dicar dengan memakai hematoksilin serta eosin sebagai penyedia diagnosis spesifik dengan berdasarkan pada morfologi dianggap sebagai keahlian inti patologi anatomi. Ilmu yang mempelajari pencatatan pada bagian jaringan yakni histokimia.

  • Imunohistokimia

Merupakan pemeriksaan yang memakai antibodi sebagai deteksi keberadaan, lokalisasi dan keberlimpahan protein spesifik. Teknik tersebut sangat penting sebagai pembeda antara  gangguan dengan morfologi yang hampir sama dan juga mencirikan sifat molekuler kanker tertentu.

  • Hibridisasi in situ

Merupakan molekul DNA serta RNA spesifik bisa dikenali pada bagian yang memakai teknik ini. Jika probe dilebeli dengan celupan berpendar, teknik tersebut adalah FISH.

  • Sitopatologi

Merupakan pemeriksaan sel-sel lepas yang dicat pada kaca yang memakai teknik sitologi.

  • Mikroskopi elektron

Merupakan pemeriksaan jaringan dengan memakai mikroskop elektron, yang dapat memungkinkan pembesaran yang jauh lebih besar, menungkinkan visualisasi organel dalam sel. Pemakaian sudah banyak diganti oleh imunohistokimia, namun sering diumumkan sebagai tugas tertentu, termasuk juga diagnosis penyakit ginjal serta pengenalan sindrom silia imotil di antara lainnya.

  • Sitogenetika jaringan

Merupakan visualisasi kromosom sebagai pengenal cacat genetik yakni translokasi kromosom.

  • Imunofenotipe arus

Merupakan penentuan imunofenotipe sel memakai teknik sitometri arus. Sangat bermanfaat bagi mendiagnosis jenis-jenis leukemia dan limfoma yang berbeda.

Cabang Ilmu Patologi

  1. Patologi bedah
  2. Sitopatologi
  3. Patologi molekuler
  4. Patologi autopsi
  5. Patologi forensik

Baca Juga>>

Demikian Penjelasan Tentang Pengertian Patologi Anatomi Dan Patologi Klinik Beserta Prosedurnya Semoga Bermanfaat Bagi Semua Pembaca GuruPendidikan.Com

Most popular articles related to Pengertian Patologi Anatomi Dan Patologi Klinik Beserta Prosedurnya
Shares