Pengertian Mitokondria Beserta Fungsi Dan Cirinya

Aris Kurniawan

Mitokondria

Pengertian Mitokondria Beserta Fungsi Dan Cirinya– Mitokondria ialah organel lokasi berlangsungnya fuungsi repirasi sel makhluk hidup, selain fungsi seluler lain, contohnya metabolisme asam lemak, biosintesis pirimidina, transduksi sinyal seluler, homeostasis kalsium serta yang menghasilkan energi yaitu adenosina trifosfat pada lintasan katabolisme.

Mitokondria memiliki dua lapisan membran, yakni lapisan membran dalam dan membran luar. Lapisan membran dalam ada dalam bentuk lipatan-lipatan yang sering disebut dengan cristae. Dalam mikokondria ada ‘ruang’ yakni matriks, dimana ada beberapa mineral bisa ditemukan. Sel yang memiliki banyak mitokondria bisa dijumpai di jantung, hati serta otot.

fungsi-mitokondria

Ada hipotesis bahwa mitokondria ialah organel hasil evaluasi dari sel α-proteobacteria prokariota yang ber-endosimbiosis dengan sel eukariota. Hal ini di dukung oleh beberapa fakta diantaranya :

  • Adanya DNA pada mitokondria memperlihatkan bahwa dulu mitokondria ialah entitas yang terpisah dari sel inangnya.
  • Ada beberapa kemiripan antara mitokondria dengan bakteri, baik dalam ukuran ataupun cara reproduksi dengan cara membelah diri, dan juga struktur DNA yang berbentuk semua lingkaran.

Oleh sebab itu, mitokondria mempunyai sistem genetik sendiri yang berbeda dengan sistem genetik inti. Selain itu juga, ribosom dan rRNA mitokondria lebih mirip dengan yang dipunya oleh bakteri daripada dengan yang dikode oleh inti sel eukariota.

Fungsi mitokondria

Peran yang utama mitokondria ialah sebagai pabrik energi sel yang dapat menghasilkan energi dalam bentuk ATP. Metabolisme karbohidrat akan berakhir di mitokondria sat piruvat di transpor serta dioksidasi oleh O2 mejadi CO2 serta air. Energi yang dihasilkan sangaat efisen yakitu sekitar tida puluh melekul ATP yang diproduksi untuk setiap waktu glukosa yang dioksidasi, dan sedangkan dalam proses glikolisasi hanya dihasilkan dua molekul ATP.

fosforilasi oksidatif atau proses penbentukan energi terdiri dari lima tahapan reaksi enzimatis yang melibatkan kompleks enzim yang ada pada membran pada bagian dalam mitokondria. Proses pembentukan ATP melibatkan proses transpor elektron dengan bantuan empat kompleks enzim, yang termasuk dari:

  1. kompleks I (NADH dehidrogenase),
  2. kompleks II (suksinat dehidrogenase),
  3. kompleks III (koenzim Q – sitokrom C reduktase),
  4. kompleks IV (sitokrom oksidase),
  5. dengan bantuan FoF1 ATP Sintase dan Adenine Nucleotide Translocator (ANT).

Siklus Hidup Mitokondria

Mitokondria bisa melakukan replikasi secara mandiri, sama seperti sel bakteri. Replikasi terjadi jika mitokondria ini berubah menjadi lebih besar sehingga melakukan pemecahan. Pada awal sebelum mitokondria berreplikasi, terlebih dahulu dilakukan replikasi DNA nitokondria. Proses tersebut diawali dari pembelahan pada bagian dalam lalu diikuto dengan pembelahan bagian luar.

DNA mitokondria

Mitokondria mempunyai DNA tersendiri, yang dikenal dengan mtDNA. mtDNA berpilin ganda, sirkuler, serta tidak terlindungi membran. Karena mempunyai ciri seperti DNA bakteri. Berkembang teori yang luas yang diambil, dan menyatakan bahwa mitokondria awalnya makhluk hidup independen lalu bersimbiosis dengan organisme eukariotik.

Baca Juga>>

Demikian Penjelasan Tentang Pengertian Mitokondria Beserta Fungsi Dan Cirinya Semoga Bermanfaat Bagi Pembaca GuruPendidikan.Com

Most popular articles related to Pengertian Mitokondria Beserta Fungsi Dan Cirinya
Shares