Pengertian Merkantilisme Beserta Tujuannya

samhis setiawan

GuruPendidikan.Com – Merkantilisme merupakan system ekonomi yang berpusat pada keyakinan bahwa pemerintah dapat membuat suatu bangsa yang lebih sejahtera dengan mengatur perdagangan dan menggunakan tariff dan upaya dalam sebuah perlindungan lainnya untuk mencapai keseimbangan ekspor atas impor.

Pengertian Merkantilisme Beserta Tujuannya

Pada ketika pemerintah telah menetapkan peraturan perdagangan dan membebankan tariff untuk memastikan bahwa ada keseimbangan yang tepat antara ekspor atas impor, metode pemerintah ini ialah contoh dari merkantilisme.

Definisi Pedagangan Internasional

Perdagangan internasional merupakan perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu Negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antar perorangan, antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain. Di banyak negara, perdagangan internasional menjadi salah satu factor utama untuk meningkatkan GDP.

Teori Perdagangan Internasional Merkantilisme

Merkantilisme merupakan praktek dan teori ekonomi yang dominan di Eropa dari 16 ke abad ke-18 yang dipromosikan lewat peraturan ekonomi pemerintahan suatu negara untuk tujuan menambah kekuasaan negara dengan mengorbankan kekuatan saingannya, ini ialah mitra dari politik ekonomi absolutisme atau monarki absolut.

Tujuan Merkantilisme

Merkantilisme termasuk kebijakan ekonomi nasional yang bertujuan untuk mengumpulkan cadangan moneter yang melalui keseimbangan perdagangan positif, terutama barang jadi, yang secara historis kebijakan tersebut sering menyebabkan perang dan juga termotivasi untuk melakukan ekspansi kolonial.

Pandangan Merkantlis Mengenai Perdagangan Internasional

“Bahwa satu-satunya caara bagi sebuah negara menjadi kaya dan kuat ialah dengan melakukan sebanyak mungkin ekspor dan sedikit mungkin import”. Surplus eksport selanjutnya dibentuk dalam aliran emas lantakan atau logam-logam mulia khususnya emas dan perak.

Di setiap negara tidak secara simultan dapat menghasilkan surplus eksport juga karena jumlah emas dan perak ialah tetap pada suatu saat tertentu, maka sebuah negara hanya dapat memperoleh keuntungan dengan mengorbankan negara lain. Oleh karenanya, para Merkantilis ini menyerbar luaskan nasionalisme ekonomi dan percaya bahwa disini akan timbul konflik kepentingan nasional.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Merkantilisme Beserta Tujuannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

Most popular articles related to Pengertian Merkantilisme Beserta Tujuannya
Shares