Komunikasi sosial
Komunikasi sosial

Pengertian Komunikasi Sosial Menurut Para Ahli Beserta Fungsinya

Posted on

Pengertian Komunikasi Sosial

Pengertian Komunikasi Sosial Menurut Para Ahli Beserta Fungsinya– Keterampilan komunikasi interpersonal adalah keterampilan yang harus diambil pada individu yang menjalani interaksi dengan individu dalam interaksi dengan individu atau kelompok individu (Goldstein, 1982) lainnya.

Komunikasi sosial menunjukkan bahwa komunikasi penting untuk membangun konsep diri, untuk bertahan hidup, aktualisasi diri, kebahagiaan, untuk menghindari tekanan dan ketergantungan, antara lain melalui komunikasi menghibur, dan hubungan dengan orang lain. Melalui komunikasi sosial kita dapat bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga, kelompok belajar, perguruan tinggi, RT, RW, desa, kota, dan negara secara keseluruhan) untuk mencapai tujuan bersama.

Fungsi Komunikasi Sosial

Orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia akan hilang, karena ia tidak punya waktu untuk mengatur diri mereka sendiri dalam lingkungan sosial. Komunikasi yang memungkinkan individu untuk membangun dan menggunakannya sebagai kerangka acuan untuk menafsirkan pantuan, setiap situasi yang dia hadapi. Demikian pula, komunikasi yang memungkinkan penelitian dan menerapkan strategi adaptif untuk mengatasi situasi bermasalah bahwa ia masuk.

Tanpa terlibat dalam komunikasi, seseorang tidak akan tahu bagaimanamakan, minuman, berbicar sebagai manusia dan beradab lainnya manusi memperlakukan, sebagai cara berperilaku yang harus dipelajari melalui kluarga orang tua dan hubungan dengan orang lain menunjuk adalah komunikasi. Implasif adalah fungsi komunikasi sosial adalah fungsi komunikasi budaya.

Ilmuwan sosial mengakui bahwa budaya dan komunikasi memiliki hubungan timbal balik, seperti dua sisi dari satu koin. Budaya menjadi bagian dari perilaku komunikasi, dan pada gilirannya juga membantu menentukan komunikasi, memelihara, mengembangkan atau lulus pada budaya. = Fungsi komunikasi sosial dapat dibentuk dengan formasi: pembentukan konsep diri, pernyataan eksistensi diri dan untuk kelangsungan hidup, hubungan dan kebahagiaan.

Komunikasi sosial
Komunikasi sosial

Komunikasi Sosial Menurut Para Ahli

  • Oteng Sutisna, (1989)

Komunikasi adalah proses interaksi antara orang-orang atau kelompok sikapdan dimaksudkan untuk mempengaruhi perilaku orang dan kelompok dalam suatu organisasi.

  • Fandy Tjiptono & Anastasia Diana, (2001)

Komunikasi dapat diartikan sebagai upaya untuk menyampaikan maksud tertentu kepada orang lain sehingga orang bisa memahami maksud yang disampaikan. Komunikasi juga dapat diartikan sebagai berarti proses pengiriman (berarti) dari pengirim ke penerima, menggunakan media tertentu.

loading...
  • Menurut Rene Spitz

Komunikasi merupakan jembatan antara kepribadian luar dan dalam: “mulut jembatan rongga utama antara persepsi dalam dan persepsi luar, itu adalah tempat lahir semua persepsi luar dan model dasar, itu adalah tempat transisi untuk pengembangan kegiatan internasional, munculnya kehendak pasif.

  • Menurut French (dalam Rakhmat 1996)

Keterampilan interpersonal adalah apa yang digunakan saat seseorang berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain tatap muka.

Pembentukan Konsep Diri

Konsep diri adalah pandangan kita tentang siapa kita, dan yang hanya dapat diperoleh melalui informasi orang lain yang diberikan kepada kita. Manusia tidak pernah berkomunikasi dengan manusia lain mungkin tidak menyadari bahwa ia adalah seorang laki-laki. Kita menyadari bahwa kita adalah manusia karena orang di sekitar kita menunjukkan kepada kita melalui perilaku dan perban bahwa kita manusia nonverbal mereka.

Anda mencintai diri sendiri jika Anda memiliki cinta, Anda berpikir Anda pintar ketika orang di sekitar Anda mengaggap Anda cerdas, Anda merasa Anda tampan atau cantik ketika orang di sekitar Anda mengatakan begitu. Konsep diri awal umumnya dipengaruhi oleh keluarga dan orang-orang dekat di sekitar kita, termasuk kerabat. Mereka disebut orang lain yang signifikan. Orang tua kita, atau siapa pun yang peduli untuk kami pertama kalinya, mengatakan kepada kami melalui kata-kata dan tindakan yang kita baik, konyol, nakal cerdas, rajin, tampan, cantik, dan sebagainya.

Pernyataan Eksistensi Diri

Orang berkomunikasi untuk menunjukkan dirinya eksis. Ini disebut aktualisasi diri atau lebih tepatnya keberadaan itu sendiri. Kita dapat memodifikasi ekspresi dari filsuf Perancis Rene Descartes (1596-1650) yang terkenal Cogito Ergo Sum (“Aku berpikir, maka saya ada”) menjadi “saya berbicara, karena itu saya ‘. Jika kita tetap diam, orang lain akan memperlakukan kita sebagai jika kita tidak ada. Tapi kita berbicara, kita menyatakan bahwa kita benar-benar ada.

Fungsi komunikasi sebagai eksistensi diri sering terlihat dalam seminar pena line. Meskipun penanya telah memperingatkan moderator untuk berbicara singkat dan langsung kepokok masalah, pena atau komentator sering berbicara panjang lebar, mengajarkan penonton, dengan argumen yang tidak relavan. Eksistensi sendiri juga sering diungkapkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di ruang sidang untuk mendengar bertele-tele mereka, karena mereka merasa paling benar dan yang paling penting, semua orang ingin berbicara dan didengar.

Untuk Kelangsungan Hidup, Memupuk Hubungan, Dan Memperoleh Kebahagiaan

Sejak lahir, kita tidak bisa hidup sendiri untuk mempertahankan hidup. Kita perlu berkomunikasi dengan orang lain, untuk memenuhi kebutuhan biologis kita seperti makan dan minum, dan memenuhi kebutuhan psikologis kita seperti sukses dan kebahagiaan. Komunikasi, dalam konteks apapun, adalah bentuk dasar adaptasi terhadap lingkungan.

Melalui komunikasi kita juga bisa memenuhi kebutuhan emosional kita dan meningkatkan kesehatan mental kita. Kita belajar makna cinta, kasih sayang, keintiman, simpati, rasa hormat, kebanggaan, dan bahkan iri hati, dan kebencian. Melalui komunikasi sosial, kita dapat mengalami berbagai perasaan dan membandingkan kualitas perasaan satu dengan perasaan orang lain.

Demikian Penjelasan Tentang Pengertian Komunikasi Sosial Menurut Para Ahli Beserta Fungsinya Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca GuruPendidikan.Com 😀