Pengertian, Klasifikasi, dan Dampak Perubahan Iklim Beserta 4 Sifatnya Secara Lengkap

Posted on

Pengertian, Klasifikasi, dan Dampak Perubahan Iklim Beserta 4 Sifatnya Secara Lengkap – Di Indonesia mempunyai dua iklim, yaitu iklim tropis dan iklim subtropis. Untuk lebih jelasnya lagi tentang iklim secara lengkap marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

iklim

Pengertian Iklim

Iklim adalah suatu keadaan rata-rata dari sebuah cuaca di suatu daerah dalam waktu periode tertentu. Cuaca yaitu sebuah keadaan atmosfer selama periode waktu yang singkat. Cuaca bisa mengalami perubahan dari jam ke jam, hari ke hari, bulan ke bulan atau bahkan tahun ke tahun. Sebuah pola cuaca daerah, yang dilacak selama lebih dari 30 tahun, dianggap iklim.

 

Kalsifikasi Iklim

1.Iklim Matahari
Dasar dalam sebuah perhitungan untuk mengadakan suatu pembagian daerah iklim matahari yaitu banyaknya sebuah sinar matahari yang diterima oleh permukaan bumi. Menurut teori, makin jauh dari khatulistiwa, maka semakin besar sudut datang nya sinar matahari, yang sehingga makin sedikit jumlah sinar matahari yang diterima oleh sebuah permukaan bumi.

Dalam pembagian daerah iklim matahari didasarkan pada letak lintang yaitu sebagai berikut :

  • Daerah Iklim Tropis : 0 derajat Lintang Utara sampai dengan 23,5 derajat Lintang Utara dan 0 derajat Lintang Selatan sampai dengan 23,5 derajat Lintang Selatan
  • Daerah Iklim Sedang : 23,5 derajat Lintang Utara sampai dengan 66,5 derajat Lintang Utara dan 23,5 derajat Lintang Selatan sampai dengan 90 derajat Lintang Selatan
  • Daerah Iklim Dingin : 66,5 derajat Lintang Utara sampai dengan 90 derajat Lintang Utara dan 66,5 derajat LS sampai dengan 90 derajat Lintang Selatan

Dalam pembagian daerah iklim menurut iklim matahari yang didasarkan pada 1 teori, bahwa temperatur udara makin rendah jika letaknya berada makin jauh dari khatulistiwa. Oleh karena itu, ada ahli yang mendefinisikan iklim matahari sebagai iklim teoritis. Menurut kenyataanya, temperatur pada beberapa tempat menyimpang dari suatu teori tersebut.

2.Iklim Fisis
Iklim fisis yaitu suatu iklim yang dipengaruhi oleh alam sekitar. Misalnya, daratan, lautan, pegunungan , dataran rendah, dataran tinggi, angin, laut, ataupun letak geografis. Berikut ini merupakan pembagian Iklim fisis yaitu sebagai berikut :

  • Iklim Kontinental atau Iklim Darat, iklim jenis ini terjadi di daerah yang sangat luas,  sehingga angin yang terpengaruh terhadap daerah tersebut yaitu angin darat yang kering. Di daerah ini, pada waktu siang hari terasa sangat panas sekali dan pada waktu malam hari rasanya sangat dingin sekali. pada Curah hujannya yang sangat rendah, oleh sebab itu kadang-kadang terbentuk sebuah gurun pasir. contohnya yaitu Gobi, Tibet, Arab, Sahara, Kalahari, Australia Tengah, dan Nevada.
  • Iklim Laut, jenis iklim yang satu ini yaitu terdapat pada daerah eropa tropis dan subtropis. Angin yang berpengaruh terhadap di daerah tersebut yaitu angin laut yang lembab. Ciri-ciri iklim laut ini yaitu curah hujan yang rata-rata tinggi. Pada Suhu tahunan dan harian yang hampir sama, mempunyai sifat kebanyakan hujan.
  • Iklim Dataran Tinggi, Jenis iklim yang satu ini mengalami suatu perubahan suhu harian dan tahunan, tekanan rendah, sinar matahari yang terik dan hanya mengandung sedikit uap air.
  • Iklim Pegunungan, Jenis iklim yang satu ini terdapat pada pada daerah pegunungan. Di daerah pegunungan ini udaranya yang sangat sejuk dan sering turunnya hujan. Terjadinya hujan dikarenakan awan yang naik ke sebuah lereng pegunungan yang mengalami sebuah kondensasi yang sehingga turun hujan. Hujan yang seperti ini disebut dengan hujan orografis.

3.Iklim Musim

Letak geografis indonesia yang dipepet oleh Benua Asia di sebelah utara dan Benua Australia di sebelah selatan, yang menimbulkan di indonesia terdapat Iklim musim. Jenis Iklim ini erat dengan kaitannya dengan sebuah pola angin musim di Indonesia. Pada bulan April-Oktober akan berhembus angin musim timur, akan terjadi musim kemarau. Sebaliknya jika ketika terjadinya berhembus angin musim barat, akan terjadinya musim penghujan.

Baca juga refrensi artikel terkaitnya :

4.Iklim Menurut Junghuhn
Junghuhn (bangsa Jerman) membuat klasifikasi iklim yang berdasarkan atas suatu ketinggian tempat dan jenis tumbuhan yang cocok di suatu daerah. Tempat penelitiannya dilakukan di Indonesia yaitu di pulau Jawa.

5.Iklim Koppen
Koppen mengadakan suatu pembagian pada daerah iklim yang berdasarkan atas temperatur dan hujan. Menurut sebuah keadaan temperatur dan curah hujannya, permukaan dibagi menjadi beberapa daerah iklim.

 

Sifat Iklim

  • Memiliki jangka waktu yang lama
  • Memiliki sifat yang Meliputi sebuah daerah yang luas.
  • Mempunyai Sifat iklim yang dihasilkan oleh rata-rata cuaca, bukan
  • yaitu sebuah pencatatan baru.

 

Dampak Perubahan Iklim

  • Akan mengakibatkan mencairnya suatu bongkahan es yang ada didaerah kutub yang sehingga menimbulkan permukaan air laut naik.
  • Terjadinya air laut naik akan menenggelamkan suatu pulau dan menghalangi mengalirnya sebuah air sungai ke laut dan pada akhirnya akan mengakibatkan banjir di dataran rendah.
  • Pada suhu bumi yang panas akan menyebabkan mengeringnya suatu permukaan air yang yang sehingga air menjadi langka.
  • Akan mengakibatkan meningkatnya resiko terjadinya kebakaran hutan.
  • Akan mengakibatkan El Nino dan La Nina. El Nino yaitu suatu peristiwa memanasnya suhu permukaan air laut yang berada di pantai barat peru – Ekuador(Amerika selatan) yang akan mengakibatkan suatu gangguan iklim yang secara global. La Nina yaitu suatu kondisi cuaca yang normal kembali sesudah terjadinya El Nino.

Dalam perubahan iklim banyak mempunyai dampak dalam perubahaan  bumi itu sendiri.

Itulah ulasan tentang Pengertian, Klasifikasi, dan Dampak Perubahan Iklim Beserta 4 Sifatnya Secara LengkapSemoga apa yang diualsa diatas bermanfaat bagi pembaca. sekian dan terimakasih.