Pengertian kata menurut para ahli
Pengertian kata menurut para ahli

11 Pengertian Kata Menurut Para Ahli Bahasa

Posted on

11 Pengertian kata menurut para ahli bahasaKata” dalam bahasa Indonesia dan Melayu Ngapak diambil dari Katha. Dalam bahasa Sansekerta, Katha sebenarnya berarti pembicaraan”, bahasa“, cerita” atau dongeng”. Dalam bahasa Melayu dan Indonesia penyempitan menjadi makna semantik kata”.

Pengertian Kata

Kata atau ayat merupakan unit bahasa yang mengandung arti dan terdiri dari satu atau lebih morfem. Umumnya terdiri dari akar kata tanpa atau dengan beberapa afiks. Kata dikombinasikan untuk membentuk frase, klausa, atau kalimat.

Definisi Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) (1997) memberikan beberapa definisi dari kata:

  1. Elemen terkecil dalam sebuah bahasa yang diucapkan atau tertulis dan realisasi kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat digunakan dalam bahasa
  2. Percakapan, bahasa
  3. Morfem atau kombinasi morfem yang dapat diucapkan sebagai bentuk bebas
  4. Unit bahasa yang dapat berdiri sendiri dan terdiri dari morfem tunggal (misalnya kata) atau beberapa morfem gabungan (misalnya kata)

KBBI definisi pertama bisa diartikan sebagai leksem yang bisa menjadi isi kamus atau entri. Kemudian definisi kedua mirip dengan katha satu pengertian yang sebenarnya dalam bahasa Sansekerta. Kemudian definisi ketiga dan keempat dapat diartikan sebagai kombinasi morfem atau morfem.

Jenis Kata

Berdasarkan bentuk, dapat diklasifikasikan ke dalam empat kata: kata dasar, kata turunan, kata ulang, dan kata majemuk. Kata dasar adalah kata yang menjadi dasar bagi pembentukan sebuah kata turunan atau kata-kata berimbuhan. Mengubah derivatif kata karena membubuhkan atau imbuhan baik di awal (prefix atau awalan), tengah (infiks atau sisipan), atau akhir (akhiran atau sufiks) kata-kata.

Kata adalah dasar dari kata atau atas dasar pengalaman perulangan bentuk semua atau bagian dari senyawa sementara adalah kombinasi dari beberapa kata-kata dasar yang berbeda untuk membentuk makna baru.

Dalam tata bahasa Indonesia standar, kelas kata dibagi menjadi tujuh kategori, yaitu:

  1. Noun (kata benda); nama-nama orang, tempat, atau semua benda dan semua dibendakan, seperti buku, kuda.
  2. Kata kerja (verb); kata yang menunjukkan tindakan atau rasa dinamis, misalnya baca, lari: Verba transitif (membunuh), Kerja kerja intransitif (almarhum), Pelengkap (menikah)
  3. Kata sifat (adjective); sebuah kata yang menggambarkan kata benda, misalnya keras, cepat.
  4. Adverbia (kata keterangan); kata-kata yang bersaksi kata tersebut tidak kata benda, seperti sekarang, agak.
  5. Ganti (ganti); kata pengganti kata benda, misalnya ia, itu: Yang pertama (kami), Orang kedua (Anda), Orang ketiga (mereka), Kata ganti posesif (itu), Kata ganti penunjuk (ini, itu)
  6. Numeralia (jumlah kata); mengatakan bahwa jumlah menyatakan benda atau hal-hal atau menunjukkan pesanan mereka berturut-turut, misalnya, satu, dua : Angka kardinal (dua belas),Nomor seri (dua belas) vf
  7. Mengatakan tugas di luar kata-kata baik alih peran berdasarkan dapat dibagi menjadi lima subkelompok: Preposisi (kata depan) (contoh: dari), konjungsi (hubungannya) – koordinasi konjungsi (dan), konjungsi bawahan (karena), artikula (kata sandang) (contoh:, si) – Umum dalam bahasa Eropa (seperti), menangis (menangis) (contoh: wow, wow), danpartikel.
Pengertian kata menurut para ahli
Pengertian kata menurut para ahli

Penentuan Batas Kata

Dalam linguistik setidaknya ada lima cara dalam menentukan batas-batas kata:

Gurupendidikan.com

Saat istirahat

Seorang pembicara diminta untuk mengulang kalimat yang diberikan perlahan-lahan, yang memungkinkan untuk beristirahat dan mengambil istirahat. Pembicara akan cenderung memasukkan jeda pada batas kata. Namun, metode ini tidak sempurna: pembicara dapat dengan mudah memilah kata-kata yang terdiri dari banyak suku kata.

Keutuhan

Seorang pengguna diminta untuk mengucapkan kata-kata kasar dan kemudian diperintahkan untuk mengatakannya lagi dan menambahkan beberapa kata.

Bentuk bebas minimal

Konsep ini pertama kali diusulkan oleh Leonard Bloomfield. Kata-kata adalah leksem, jadi satuan terkecil yang bisa berdiri sendiri.

Batas fonetik

Beberapa bahasa memiliki aturan pelafazan khusus yang membuatnya lebih mudah untuk mempelajari yang membatasi kata yang benar. Misalnya, dalam bahasa teratur menjatuhkan tekanan pada suku kata terakhir, maka batas kata mungkin terjadi setelah setiap menekankan suku kata.

Contoh lain bisa didengar dalam bahasa yang memiliki harmoni vokal (seperti Turki): vokal dalam beberapa kata-kata memiliki “kualitas” yang sama, oleh karena itu batas kata mungkin terjadi setiap kali perubahan kualitas vokal. Namun, tidak semua bahasa memiliki aturan fonetik nyaman seperti, jika ya, dalam bahasa ini ada pengecualian.

Semantik Unit

Seperti di banyak bentuk bebas minimal yang disebutkan di atas, metode ini memilah kalimat ke dalam unit semantik terkecil. Namun, bahasa sering mengandung kata-kata yang memiliki nilai semantik kecil (dan sering memainkan peran yang lebih tata bahasa), atau unit senyawa semantik.

Dalam prakteknya, ahli bahasa menggunakan campuran semua metode ini untuk menentukan batas-batas kata dalam kalimat. Namun, penggunaan metode ini, definisi yang tepat dari kata tersebut sering masih sangat sulit dipahami.

Demikian Penjelasan Tentang Pengertian Kata Menurut Para Ahli Bahasa Semoga Bermanfaat Bagi Pembaca Setia GuruPendidikan.Com 😀