Pengertian Jaringan Penguat ( Kolenkim-Sklerenkim ) Pada Tumbuhan Beserta Ciri Dan Fungsinya

samhis setiawan

GuruPendidikan.Com – Didalam tubuh tumbuhan diperlukan adanya sebuah jaringan penguat dengan tujuan untuk memperkokoh tubuh, oleh karena itu tumbuhan jaringan penguat atau penunjang yang disebut juga dengan jaringan mekanik.

Kolenkim-Sklerenkim

Jaringan penguat pada tumbuhan pada umumnya yakni terdiri dari sel-sel berdinding serta mengandung lignin dan zat-zat lainnya. Zat-zat tersebut memberi sifat keras pada dinding selnya. Berdasarkan dari bentuk dan sifatnya jaringan penguat pada tumbuhan dibagi atas jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim.

Jaringan Kolenkim Pada Tumbuhan

Pengertian jaringan kolenkim adalah jaringan homogen yang tersusun atas sel-sel kolenkim. Fungsi jaringan kolenkim ialah untuk penguat utama organ-organ tumbuhan yang masih aktif mengadakan pertumbuhan dan perkembangan. Letak jaringan kolenkim pada umumnya berada dibawah epidemis batang, tangkai daun, tangkai bunga dan ibu tulang daun. Kolenkim ini jarang terdapat pada akar.

Ciri-Ciri Jaringan Kolenkim

Sel kolenkim biasanya memanjang sejajar dengan pusat organ tempat kolenkim itu terdapat. Dinding sel kolenkim tidak mengandung lignin, tetapi mengandung selulosa, pektin dan hemiselulosa. Adakalanya dalam sel kolenkim terdapat kloroplas sehingga juga berfungsi dalam fotosintesis. Sel-sel kolenkim biasanya mengalami penebalan setempat pada dinding selnya.

Macam-Macam Jaringan Kolenkim

Berdasarkan latak dan bentuk penebalan kolenkim dibedakan menjadi empat macam yaitu :

  • Kolenkim Angular

    Kolenkim angular ( sudut ) mengalami penebalan pada bagian-bagian sudutnya. Contoh : jaringan kolenkim ini sering ditemukan pada dedaunan, memberi mereka tekstur bergelombang anda bisa mempelajari secara khusus pada daun tanaman seledri.

  • Kolenkim Lamellar Atau Tangensial

    Kolenkim lamellar ( papan ) mengalami penebalan pada dinding-dinding sel yang tangensial saja. kolenkim ini mempunyai dinding sel yang tebal hanya ketika mereka sejajar dengan permukaan struktur dimana mereka ditemukan. Penebalan ini memungkinkan untuk kekuatan yang lebih besar dan dukungan untuk lapisan luar struktur tanaman apakah itu sebuah batang atau daun.

  • Kolenkim Annular

    Jenis yang paling langka, contoh : jaringan kolenkim bisa diamati pada daun tanaman wortel. Hal ini ditandai dengan dinding sel merata menebal dan diyakini murni untuk dukungan dan struktur disegala arah, dengan tidak ada satu sisi dinsing yang lebih tebal.

  • Kolenkim Lacunate Atau Lakunar

    Kolenkim lacunate ( lakuna ) mengalami penebalan pada permukaan ruang antar sel. Jaringan kolenkim lakunar dikenal karena memiliki banyak ruang antar antara sel-sel. Ini cocok bersam-sama seperti matriks dan mengisi runag dalam bagian tanaman yang lain kosong dan rentan runtuh. Anda bisa menggap itu sebagai kerangka banguanan atau perancah yang untuk dukungan tambahan ditempat-tempat yang akan lemah.

Jaringan Sklerenkim

Pengertian jaringan sklerenkim ialah jaringan penguat, tetapi hanya pada jaringan tumbuhan yang tidak lagi mengadakan pertumbuhan dan perkembangan.

Ciri-Ciri Jaringan Sklerenkim

Jaringan ini terdiri atas sel-sel mati. Dinding selnya sangat tebal dan sangat kuat karena mengandung lignin ( komponen utama kayu ). Dinding selnya mangalami penebalan primer dan penebalan sekunder oleh zat lignin.

Fungsi jaringan sklerenkin ialah menguatkan bagian tumbuhan yang sudah dewasa. Sklerenkim juga berfungsi untuk melindungi bagian-bagian lunak yang berada dibagian leebih dalam misalnya pada kulit biji jarak, tempurung kelapa dan buah kenari.

Macam-Macama Jaringan Sklerenkim

Berdasarkan bentuknya, sklerenkim dibagi menjadi dua macam yaitu serabut skleremkim yang berbentuk seperti benang panjang dan sklereid ( sel batu ) contoh : jaringan sklerenkim sklereid terdapat pada berkas pengangkut diantara sel-sel parenkim, korteks batang, tangkai daun, akar, buah dan biji.

Persamaan Dan Perbedaan Jaringan Kolenkim Dan Sklerenkim

Persamaan jaringan kolenkim dan sklerenkim yaitu kedunya sama-sama berfungsi untu :

  • Menguatkan tegaknya batang dan daun.
  • Melindungi biji atau embrio.
  • Melindungi berkas pengangkut.
  • Memperkuat jaringan perenkim yang menyimpan udara.
  • Dan sama-sama terjadi penebalan.

Sedangkan perbedaan jaringan kolenkim dan sklerenkim adalah :

  • Kolenkim berfungsi untuk menunjang organ muda sedangkan sklerenkim untuk menunjang organ tumbuhan yang telah dewasa.
  • Letak kolenkim lebih tepi dibanding sklerenkim dibawah epidermis.
  • Sel kolenkim memanjang ke arah poros panjang organ tempatnya berada dan ditandai oleh adanya sel primer yang berdinding tebal sedangkan pada sklerenkim memiliki dinding sel yang tebal, berlignin dan protoplasmanya mati.
  • Sifat jaringan kolenkim, primer, hidup.
  • Sifat jaringan sklerenkim, primer, dewasa, mati.
  • Fungsi kolenkim, penguat organ yang masih mengalami perkembangan ( muda ).
  • Fungsi sklerenkim, pelindung organ muda dan tua.
  • Letak sklerenkim lebih dalam dibandingkan kolenkim, dapat ditepi atau agak dalam pada organ.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Jaringan Penguat ( Kolenkim-Sklerenkim ) Pada Tumbuhan Beserta Ciri Dan Fungsinya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Most popular articles related to Pengertian Jaringan Penguat ( Kolenkim-Sklerenkim ) Pada Tumbuhan Beserta Ciri Dan Fungsinya
Shares