Pengertian Embriogenesis Fasikuler, Gambus, Pembuluh Dan Pada Tumbuhan

Aris Kurniawan

Pengertian Embriogenesis

Pengertian Embriogenesis, Fasikuler, Gambus, Pembuluh Dan Pada Tumbuhan– Embriogenesis merupakan suatu proses penbentukan serta perkembangan embrio. Proses tersebut adalah suatu tahapan perkembangan sel sesudah mengalami pembuahan atau fertilisasi. Embriogenesis meliputi pembelahan sel serta pengaturan pada tingkat embriogenesis dinamakan sebagai sel embriogenik.

Biasanya, sel embriogenik tumbuh serta berkembang lewar beberapa fase, yakni:

  • Fetus / Janin
  • Sel tunggal/Zigot
  • Gastrula
  • Blastula
  • Neurula
  • Morula

pengertian-embriogenesis2

Pemodelan embrio katak (Xenopus laevis)

Model yang baisa digunakan pada penjelasan tentang embriogenesis terbagi menjadi beberapa golongan, seperti amfibi, reptil, aves,serangga, pisces serta mamalia, sebab masing-masing memiliki pola tertumbuhan serta perkembangan yang sedikit lebih bebeda pada fase embrio.

Pada pembahasan ini, model embrio yang dipakai berasal dari golongan amfibi, yakni Xenopus laevis.

Fertilisasi hingga pembentukan Blastomer

Sel telur pada Xenopus yang sudah mengalami fertiliassi akan mengalami pembelahan serta akan membentuk banyak sel kecil yang pada akhirnya membentuk suatu struktur blastomer, tanpa terjadi perubahan massa. Dengan arti, sel embrio katak tidak berubah mejadi bertambah besar, hanya bertambah kompleks, berbeda dengan sel embrio manusia yang terus membesar.

12 pembelahan awal yang terjadi apda embrio katak memiliki sifat yang sinkron atau bersamaan waktunya, tetapi membentuk struktur yang asimetris. Perbeadaan pada pembelahan tesebut dipengaruhi oleh kutub yang telah terjadi pada sel embrio hewan, yakni kutub animal serta kutub vegetal. Pada katak, pada bagian kutub vegetal yang berisi kuning telur ada dalam jumlah yang lebih sedikit atau membelah lebih sedikit.

Sel embriogentik tersebut akan terus memebentuk dan membelah struktur blas tomer, yakni struktur dari kumpulan sel yang membentuk bola padat.

Pembentukan Ektoderm, Mesoderm, dan Endoderm

Blastomer akan melanjutkan pembelahan serta akan menambah jumlah sel. Saat jumlah sel mencukupi, sel-sel dari kutub animal akan berusaha menyimpan sel yang berasal dari kutub vegetal, yaitu sebgai proses Gastrulasi, agar menjadi prekusor awal pembentukan organ serta jaringan tubuh dewasa.

Prekusor jaringa tersebut mulai bisa dinikmati dari sejak fase blastomer, pada saat pembentukan kutub animal serta vegetal mulai terlihat. Prekursor jaringan tersebut mempunyai struktur awal yakni lapisan yang akan terbentuk selama proses Gastrulasi. Lapisan itu bisa dibagi menjadi 3, yakni:

  1. Ektoderm : lapisan yang akan memberikan bentuk luar pada hewan secara keseluruhan serta merupakan prekursor epidemis serta sistem saraf, dibentuk dari hapir keseluruhan animal.
  2. Endoderm : lapisan yang terbentuk dari kutub vegetal serta merupakan prekursor usus dan organ pada bagiand dalam, dibentuk dari hampir semua bagian kutub vegetal.
  3. Mesoderm : adalah lapisan prekutsor otot, jaringan penghubung, serta komponen-komponen lainnya yang akan dihibungkan antara ektoderm dan endoderm, dibentuk dari kutub aniimal dan juga kutub vegetal.

Fase Blastula

Blastula dapat terbentuk pada saat sel embrio katak (struktur blastomer) terus bergerak, membelah dan membentuk rongga pada bagian dalam membentuk (struktur bola berongga). Pada katak, rongga tersebut blastocoel dan terisi cairan internal ang dibatasi oleh sel epitel.

Fase Gastrula

Saat blastula terus mengalami pembelahan serta mengalami pertambahan jumlah sel, kutub animal selalu berusaha menyimpan kutub vegetal dengan bergerak dan terus melakukan invaginasi, disebut juga proses gastrulasi.

Gastrulasi tersebut dapat berlangsung dengan urutan kronologis yakni:

  1. Pembentukan lapisan ektoderm, mesoderm, dan endoderm.
  2. Pembentukan blastopore (saluran invaginasi)
  3. Dan sel bermigrasi dan berkohesi dengan bantuan senyawa cadherin dan integrin

Pemodelan embrio manusia (Homo sapien)

Untuk perbandingan, dibawah ini merupakan bentuk janin manusia. Proses pembentukan janin manusia

proses-pembentukan-pada-janin

Fase Neurula dan pembentukan janin

Fase gastrula ini dilanjutkan dengan:

  • Pembentukan neurual serta notochord (pembentukan batang mesoderm sepanjang tubuh pada calon janin yang nantinya menjadi vertebrata / tulang belikattatatta
  • Pembentukan janin (diferensiasi sel jaringan, saraf dan organ lainnya)

Sesudah semau fase berlangsung, sel trus tumbuh serta berkembang sampai keluar dari rahim atau telur serta manjadi organisme dewasa, kemudian akan menghasilkan sel gamet dan melakukan pembuahan sel, dan siklus tersebut pun berulang kembali.

Baca juga artikel lainnya>>

Demikian Penjelasan Diatas Tentang Pengertian Embriogenesis Fasikuler, Gambus, Pembuluh Dan Pada Tumbuhan Semoga Bemanfaat Bagi Pembaca GuruPendidikan.Com 😀

Most popular articles related to Pengertian Embriogenesis Fasikuler, Gambus, Pembuluh Dan Pada Tumbuhan
Shares