Struktur DNA Dan Fungsinya
Struktur DNA Dan Fungsinya

Pengertian DNA Beserta Fungsi, Struktur Dan Penggunaannya Dalam Teknologi

Posted on

Pengertian DNA

Asam deoksiribonukleat atau secara singkat dikenal dengan DNA merupakan jenis biomolekul yang menyimpan intruksi-intruksi genetika pada setiap organisme dan berbagai jenis virus. Intruksi-intruksi genetika tersebut memiliki peran yang penting dalam perkembangan, pertumbuhan, serta fungsi organisme dan virus. DNA adalah asam nukleat; bersama dengan protein serta karbohidrat, asam nukleat merupakan makromolekul esensial untuk semua makhluk hidup yang diketahui.

Banyak molekul DNA yang terdiri dari dua unting biopolimer yang berpilin dari satu ke yang lainnya membentuk heliks ganda. DUa unting DNA tersebut dikenal sebagai polinukleotida sebab keduanya terdiri dari satuan-satuan molekul yang disebut nukleotida. Dalam tiap nukleotida terdiri atas salah satu macam bahasa nitrogen (guanina (G), adenina (A), timina (T), atau sitosina (C)), gula monosakarida yang disebut deoksiribosa, dan gugus fosfat.

Nukleotida-nukelotida tersebut lalu terhubung dalam satu rantai ikatan kovalen antara gula satu nukleotida dengan fosfat nukleotida. Hasilnya ialah rantai punggung gula-fosfat yang berselang-seling. Menurut kaidahnya pasangan basa (A dengan T serta C dengan G), ikatan hidrogen mengikat basa-basa dari dua unting polinukleotida membuat DNA unting ganda.

Struktur DNA Dan Fungsinya
Struktur DNA Dan Fungsinya

Struktur DNA

Struktur kimia DNA yang membuatnya sangat cocok untuk menyimpan informasi biologis setiap makhluk hidup. Punggung rantai DNA tahan terhadap bahan kimia belahan dada, dan kedua untai struktur DNA untai ganda toko yang sama informasi biologis. Oleh karena itu, informasi biologis akan direplikasi ketika dua untai DNA dipisahkan. Sebagian besar DNA (lebih dari 98% pada manusia) adalah non-kode, yang berarti bahwa bagian ini tidak menyandikan fungsi protein.

Penggunaan DNA dalam teknologi

  • DNA dalam forensik

Para ilmuan forensik bisa memakai DNA yang ada dalam darah, kulit, sperma, rambut atau liur yang tersisa dalam tempat kejadian kejahatan untuk mengidentifikasi segala kemungkinan tersangka, sebuah proses yang dapat disebut fingerprinting genetika atau pemrofilan DNA. Dalam pemrofilan DNA panjang relatif dari bagian DNA yang berluang seperti short tandam repeats serta minisatelit, dibandingkan.

  • DNA dalam komputasi

DNA memainkan peran penting dalam ilmu komputer, baik sebagai masalah riset dan sebagai sebuah cara komputasi.

Sebuah riset algoritma dalam pencarian string, yang menemukan sebuah kejadian dari urutan huruf didalam urutan huruf yang lebih besar dimotivasi sebagian oleh riset DNA, dimana algoritma tersebut dipakai sebagai pencari urutan tertentu dari nukleotida dalam urutan yang besar. Dalam sebuah aplikasi lainnya seperti editor text, bahkan sampai algoritma sederhana untuk masalah ini biasanya mencukupi, namun urutan DNA menyebabkan algoritma-oalgoritma tersebut untuk menjukkan sifat khusus-mendekati-terburuk disebabkan jumlah kecil dari karakter yang berbeda.

loading...

Didalam teori database juga sudah dipengaruhi oleh riset DNA, yang mempunyai masalah khusus untuk menaruh serta memanipulasi urutan DNA. Database yang telah dikhususkan sebagai riset DNA disebut database gemonik, serta menangani sejumlah tantangan teknis yang unik yang dihubungkan dengan operasi perbandingan kira-kira, perbandingan urutan, mencari pola yang berulang, serta pencari homologi.

Demikian Penjelasan Diatas TentangĀ Pengertian DNA Beserta Fungsi, Struktur Dan Penggunaannya Dalam Teknologi Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca GuruPendidikan.Com šŸ˜€