Break Even Point
Break Even Point

Pengertian dan Rumus Break Even Point Menurut Para Ahli

Posted on

Pengertian Break Even Point (BEP)

Pengertian  dan Rumus Break Even Point (BEP) Menurut Para Ahli – BEP merupakan singkatan dari Break Even Point. BEP ataupun titik impas ini ialah keadaan yang menggambarkan suatu perusahaan yang tidak memperoleh laba serta juga tidak menderita kerugian. Perusahaan akan mencapai keadaan BEP apabila pada total penerimaan sama dengan total biaya. Analisis break even point (BEP) atau juga dikenal dengan analisis titik impas ini, adalah teknik analisis yang dapat digunakan perusahaan untuk dapat mengetahui ataupun untuk dapat merencanakan jumlah produksi perusahaan pada saat tidak perusahaan mengalami untung dan tidak rugi.

Break Even Point
Break Even Point

Analisis BEP juga dapat digunakan dengan asumsi jumlah pada produksi sama dengan jumlah penjualan. Analisis break even point dapat digunakan untuk dapat merencanakan jumlah produksi yang dapat mendatangkan laba bagi perusahaan, ialah dengan cara mengusahakan agar jumlah produksi perusahaan lebih besar dari jumlah produksi pada saat BEP.

Pengertian Break Even Point Menurut Para Ahli

Hansen dan Mowen (1994 : 16) mengemukakan bahwa “Break Even Point is where total revenues equal total costs, the point is zero profits” yang berarti ialah  ” BEP adalah di mana total pendapatan biaya total yang sama, intinya adalah nol keuntungan”.

Menurut Ross, Randolph, dan Bradford (1998 : 309) menyatakan “Break even analysis is popular and commonly used tool for analyzing the relationship between sales volume and profitability”, yang berarti ialah “BEP ialah Impas analisis alat populer dan sering digunakan untuk menganalisis hubungan antara volume penjualan dan profitabilitas”

Pengertian BEP dan juga Rumus BEP

Hal yang harus diperhatikan ialah didalam analisis BEP ialah bahwa biaya produksi yang dikeluarkan diklasifikasikan ke dalam biaya tetap dan juga dalam biaya variabel. Harga jual serta biaya produksi adalah faktor yang berpengaruh dalam analisis BEP. Dalam suatu operasi perusahaan, harga jual serta biaya produksi seringkali akan mengalami perubahan. Perubahan harga jual akan dapat mengakibatkan perubahan total pada penerimaan, sedangkan perubahan pada biaya tetap atau juga biaya variabel akan mengakibatkan perubahan total biaya.

Perubahan total penerimaan maupun total biaya yang terjadi akan dapat berakibat pada perubahan nilai BEP. Oleh sebab itu, Jika ada perubahan harga jual, biaya variabel maupun biaya tetap, perusahaan hendaknya menghitung kembali nilai BEP yang akan disesuaikan dengan adanya perubahan-perubahan tersebut.

Rumus Menghitung Break Even Point

Rumus perhitungan pada BEP (Break Even Point) dibagi menjadi dua, ialah perhitungan BEP dalam unit dan juga perhitungan BEP dalam rupiah.

loading...

Untuk menghitung BEP dalam unit dapat dilakukan dengan cara rumus:

BEP (Unit) = Total Biaya Tetap : (Harga Jual – Biaya per unit)

untuk menghitung BEP dalam rupiah dapat dilakukan dengan rumus:

BEP (rupiah) = Total Biaya Tetap : 1 – (Biaya per unit : Harga Jual)

Demikian Penjelasan tentang Pengertian  dan Rumus Break Even Point (BEP) Menurut Para Ahli Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Para Pembaca Gurupendidikan.com 🙂