Pengertian, Dan Fungsi Pranata Ekonomi Beserta Contohnya Lengkap

Posted on

Pengertian, Dan Fungsi Pranata Ekonomi Beserta Contohnya Lengkap – Selamat datang di gurupendidikan.com pada kesempatan sebelumnya sudah membahas tentang pranata politik. Pada kesempatan kali ini disini akan membahas tentang pengertian pranata ekonomi, fungsi pranata ekonomi, dan contoh pranata ekonomi secara lengkap. Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

pranata-ekonomi

Pengertian Pranata Ekonomi

Pranata Ekonomi adalah sebuah peraturan/norm/ kaidah yang mengatur perilaku seseorang atau kolektif dalam masyarakat dalam rangka pemenuhan keterbutuhan barang dan jasa disebut. Manusia adalah makhluk sosial yang mempunyai keterbutuhan hidup yang cukup kompleks. Demi untuk mencukupi segala kebutuhan tersebut, manusia melakukan kegiatan ekonomi yang mencakup aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi. Kegiatan atau aktivitas tersebut bisa diwujudkan dengan mendirikan perusahaan yang bisa memberikan hasil / produk yang bermanfaat bagi kebutuhan pokok manusia. Perusahaan yang saat ini semakin mengembangkan dirinya , terbagi atas dua jenis yaitu perusahaan barang dan jasa. Penggerak perusahaan jasa kian hari semakin banyak. Hal ini dikarenakan setiap manusia mempunyai kebutuhan serta hasrat untuk berbagi dalam bentuk layanan jasa. Tapi tidak semua barang dan jasa yang ditawarkan itu secara serta merta dapat memenuhi keterbutuhan biologis maupun sosial seseorang. Hal ini dikarenakan adanya suatu kenyataan bahwa harus terdapat suatu sistem perilaku yang terorganisasi yang memberi kemungkinan terhadap individu untuk berbuat, mengadakan, atau menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan. Peraturan atau kaidah yang mengatur perilaku seseorang atau kolektif dalam masyarakat dalam rangka pemenuhan keterbutuhan barang dan jasa disebut dengan pranata ekonomi.

Fungsi Pranata Ekonomi

Pada kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat, pranata ekonomi mempunyai fungsi yaitu sebagai berikut :

1. Mengatur Produksi Barang dan Jasa

Produksi adalah kegiatan pengadaan barang dan jasa yang biasa dipakai untuk pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Cakupan aktivitas produksi untuk menambah pemakaian barang baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka memenuhi kebutuhan atau hajat hidup manusia. Dalam melakukan suatu proses produksi dibutuhkan unsur-unsur produksi yakni bahan produksi, modal, tenaga kerja, serta pengaturan manajemen organisasi.

Contoh :

loading...

Sebuah pabrik tempe memproduksi 6000 potong tempe setiap harinya guna memenuhi kebutuhan tempe di pasar dan kios-kios sayuran. Produsen tahu dalam memproduksi barangnya setidaknya membutuhkan 560 kg kedelai dan beberapa peralatan operasional lainnya. Pelaku produksi yaitu pengusaha tahu sudah melakukan kegiatan ekonomi yakni menghasilkan barang produksi berupa tahu yang nantinya akan dipasarkan hingga sampai ke konsumen.

2. Mengatur Distribusi Barang dan Jasa

Distribusi adalah suatu proses menyalurkan barang dan jasa yang berasal dari produsen menuju konsumen. Proses penyaluran barang dan jasa ini meliputi beberapa pihak yang saling mempengaruhi satu sama lain, yaitu produsen, perantara (distributor), dan konsumen. Dalam rangka memperlancar proses penyaluran barang dan jasa bisa memakai berbagai cara, umumnya memakai pertukaran ekonomi (economic exchange). economic exchange ialah suatu kegiatan pertukaran barang dan jasa yang dikaidahkan dengan ketentuan ketentuan dalam hubungan kebudayaan. Adanya transaksi antara individu satu dengan yang lainnya adalah faktor penting dalam pertukaran barang dan jasa. Sistem pertukaran menghadirkan sebuah kemungkinan seseorang mau menerima dan memberi barang dan jasa dengan berbagai kesepakatan yang sudah disetujui oleh kedua belah pihak. Upaya menyalurkan barang dan jasa tersebut secara kompleks dikaidahkan oleh norma yang semestinya harus dipatuhi oleh berbagai pihak yang terlibat dalam suatu kegiatan ekonomi. Beberapa pihak yang terlibat dalam kegiatan ekonomi tersebut diantaranya yakni produsen, distributor, dan konsumen. Dengan begitu diharapkan suapay ketiga pelaku ekonomi tersebut bisa memenuhi hajat hidupnya dalam lingkungan masyarakat.

Contoh :

Seorang pemborong tempe membeli tempe sebanyak 600 potong setiap harinya dari pabrik penghasil tempe. Selanjutnya tempe-tempe tersebut akan dipasarkan di pasar-pasar, kios penjual sayuran, maupun tukang sayur keliling. kegiatan ini adalah kegiatan ekonomi yakni distribusi barang berupa tempe.

3. Mengatur Konsumsi Barang dan Jasa

Konsumsi adalah suatu aktivitas pemakaian barang dan jasa baik secara langsung maupun tidak langsung oleh individu masyarakat atau kolektif untuk memenuhi kebutuhan dasar / pokoknya. Setiap anggota masyarakat tentu mengharapkan kehidupan layak yang sangat ditentukan oleh pemenuhan ketersediaan barang dan jasa dari segi kualitas dan juga kuantitas yang memadai. Kelayakan untuk hidup sangat bergantung pada tiga faktor diantaranya yaitu pendapatan, ketersediaan barang dan jasa, serta nilai / harga barang dan jasa. Bagi masyarakat konsumtif masalah yang saling bertentangan yaitu berada ada dua hal yakni kebutuhan dan penghasilan. Keterbutuhan manusia akan barang dan jasa tidak terbatas, sedangkan dalam penghasilan manusia terbatas. Penghasilan yang minim dan terbatas berbanding terbalik dengan kebutuhan yang tidak terbatas. Hal tersebut membuat manusia mengatur hidupnya secara bijaksana dan terencana. Untuk memenuhi suatu kebutuhan hidup, manusia menyesuaikan antara dua hal yaitu penghasilan dan kebutuhan serta norma / aturan hidup yang berlaku di lingkungan masyarakat.

Contoh :

Dalam sebuah rumah tangga seorang ibu mengatur semua kebutuhan yang disesuaikan dengan jumlah pendapatan per harinya. Untuk mencukupi suatu kebutuhan gizi keluarga, ibu tersebut membeli tempe sebagai sumber protein nabati yang baik untuk gizi keluarga. Dengan harga yang terjangkau, keterbutuhan akan gizi protein nabati bisa tercukupi hanya dengan mengonsumsi tempe. Seorang ibu tersebut sudah melakukan kegiatan ekonomi yakni sebagai konsumen yang melakukankegiatanpengaturan konsumsi barang dan jasa.

 Itulah ulasan tentang Pengertian, Dan Fungsi Pranata Ekonomi Beserta Contohnya Lengkap. Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih
Baca juga refrensi artikel terkait lainnya disini :