Pengertian Biogum dan Gum Xanthan
Pengertian Biogum dan Gum Xanthan

Pengertian Biogum dan Gum Xanthan Ilmu Biologi

Posted on

Biogum dan Gum Xanthan

Pengertian Biogum dan Gum Xanthan Ilmu Biologi – Gum Xanthan Istilah gum, hidrokoloid, getah ,koloid hidrofilik,  dan juga  polimer larut air ialah beberapa bahan yang memiliki kemampuan untuk mengentalkan dan juga membentuk cairan gel.

Pengertian Biogum dan Gum Xanthan
Pengertian Biogum dan Gum Xanthan

Pertama kali bahan tersebut tersebut diperoleh dari eksudat tanaman perdu, ekstrak pada tanaman ataupun alga laut, tepung dari biji-bijian, lendir dari proses fermentasi dan juga sumber alami lainnya. Kata ‘gum’ ialah berasal dari bahasa Mesir yang berarti kata “kami” yang ditunjukkan pada eksudat tanaman Acanthus

Jenis Gum

Gum tersebut dibagi menjadi tiga golongan ialah sebagai berikut :

  • gum alami yang ditemukan dialam,
  • modifikasi gum alami atau semisintetik gum
  • gum sintetik dari bahan kimia

Gum alami ialah yang ditemukan dialam yakni hewan, hasil laut , tanaman,  dan hasil fermentasi dengan menggunakan mikroba sering disebut  dengan biogum. Biogum ialah sebagai polimer alam yang dapat berupa protein, polinukleotida dan juga polisakarida. Biogum  tersebut yang berasal dari tanaman contohnya ialah  gum tragakan, gum arab, dan juga locust bean gum adalah polisakarida, sedangkan biogum yang berasal dari hewan yakni gelatin dan juga biogum yang berasal dari mikroba salah satunya ialah gum xanthan yang berasal dari bakteri Xanthomonas campestris

Biogum yang Dihasilkan Mikroba

Sel mikroba yang mampu untuk menghasilkan polisakarida dapat dibagi menjadi 3( tiga ) tipe yaitu

  1. polisakarida ekstraseluler,
  2. polisakarida  struktural,
  3. polisakarida  intraseluler.

Polisakarida estraseluler ialah bentuk penimbunan mikroba pada kondisi sekitarnya, sedangkan polisakarida struktural ialah salah satu komponen dari struktural sel dan juga Polisakarida intraseluler, yang berguna sebagai energi cadangan untuk sel

loading...

Polisakarida ekstraseluler disebut sebagai biogum yang dapat diklasifikasikan kedalam 2(dua) bentuk ialah :

  1. kapsul .
  2. komponen lendir.

Kapsul yang menyatu dengan dinding sel tersebut dapat dibuktikan dengan secara strukturalnya berupa mikrokapsul, sedangkan komponen lendir yang terpisah tersebut, tertimbun didalam jumlah yang besar diluar sel, yang setelahnya didifusi ke dalam media kultur. Selama pertumbuhan tersebut , biogum ekstraseluler berperan didalam pembentukan tekstur kenyal pada suatu koloni bakteri , medium padat ataupun menyebabkan peningkatan kekentalan pada media cair.

Biogum ekstraseluler yang diproduksi oleh sel mikroba tersebut akan disekresikan mengelilingi sel dan juga berguna untuk dapat melindungi mikroba dari dehidrasi, fagositosis, serta partikel-partikel asing lainnya di sekitar mikroba sehingga mikroba akan dapat bertahan dalam berbagai perubahan kondisi lingkungan. Oleh sebab itu fungsinya ialah sebagai pelindung sel mikroba maka biogum yang bersifat stabil dan juga hidrofilik

Gum Xanthan

Gum xanthan ialah sintesis biopolimer yang berasal dari bakteri Xanthomonas campestris . Gum xanthan tersebut  adalah  produk komersial yang dihasilkan dari suatu proses fermentasi secara aerob .Gum xanthan difungsikan ialah sebagai pengental, pengemulsi serta jugaperedam gesekan untuk masing-masing pada setiap makanan, farmasi dan juga industri minyak bumi.

Gum xanthan tersebut mempunyai tiga sifat unggul yaitu:

  1. mempunyai viskositas yang tinggi pada konsentrasi rendah;
  2. memiliki sifat peseudoplastik
  3. tidak peka terhadap temperatur, pH dan juga konsentrasi elektrolit 

Ketiga sifat unggul tersebut akan menjadikan gum xanthan akan sangat berperan penting didalam industri makanan,farmasi, kertas, cat, kosmetik,  tekstil dan juga perekat. Selain itu , berperan dalam suatu industri minyak dan juga industri gas.

 

Demikian Penjelasan tentang Pengertian Biogum dan Gum Xanthan Ilmu Biologi Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Para Pembaca Gurupendidikan.com 🙂