Pengertian Asas Legalitas Dalam Hukum Pidana Dan Tujuannya

Posted on

Pengertian Asas Legalitas

Pengertian Asas Legalitas Dalam Hukum Pidana Dan Tujuannya- Asas Legalitas merupakan Jaminan untuk suatu kebebasa seseorang dengan ada batas aktivitas apa yang dilarang cecara jelas dan tepat. Asas tersebut juga melindungi dari penympangan atau penyalahgunaan wewenang tetang perbuatan ilegal serta hukumannya.

Maka berdasarkan asas tersebut, tidak satu perbuatanpun diperlolehkan untuk melanggar hukum oleh hakim bila belum dinyatakan secara jelas oleh hukum pidana serta selama perbuatan itu belum dilakukan.

Demikian pula perbuatan seseorang yang cakap tidak mungkin dapat dikatakan dilarang, sebelum ada ketentyan yang melakukan pelanggaran tersebut, serta ia memiliki kebebasan untuk melakukan perbuatan itu atau meninggalkannya, sehingga ada yang melanggarnya. Dalam arti, hukum pidana tidak bisa berlaku ke belakang terhadap perbuatan yang belum ada ketentuan aturannya, sebab itu hukum pidana harus berjalan ke depan.

pengertian-asas-legalitas-dan-tujuannya

Asas legalitas memiliki hubungan dengan teori Von Feubach

Awalnya asas legalitas memiliki hubungan dengan teori Von Feubach, yang disebut dengan teori Vom Psycologischen Zwang. Bebarti anjuran agar dalam penentuan tindakan-tindakan yang dilarang, tidak hanya ada pada tindakan yang tercantum saja, akan tetapi jenis pidananya yang dijatuhkan.

Asas legalitas berlaku dalam ranah hukum pidana dan terkenal dengan adagium legendaris Von Feuerbach yang berbunyi nullum delictum nulla poena sine praevia lege poenali. Secara bebas, adagium tersebut dapat diartikan menjadi “tidak ada tindak pidana (delik), tidak ada hukuman tanpa (didasari) peraturan yang mendahuluinya”. Secara umum, Von Feuerbach membagi adagium tersebut menjadi tiga bagian, yaitu:

Asas ini juga berlaku dalam ranah hukum pidana serta terkenal dengan adagium legendaris Von Feuerbach yang berbunyi nullum delictum nulla poena sine praevia lege poenali. Secara bebas, adagium itu bisa diartikan dengan “tidak ada tindak pidana (detik), tidak ada hukuman tanpa (didasari) peraturan yang mendahuluinya”. Secara umum, Von Feuerbach membagi adagium tersebut menajdi tiga bagian, yakni:

loading...
  • Tidak ada hukuman, jika tak ada Undang-undang
  • Tidak ada hukuman, jika tak ada kejahatan
  • Tidak ada kejahatan, jika tidak ada hukuman, yang berdasarkan Undang-undang

Adagium adalah dasar dari asas bahwa ketentuan pidana tidak bisa perlaku surut (asa non-retroaktif) sebab suatu delik bisa dianggap sebagai kejahatan jika sudah ada aturan sebelumnya yang melanggar detik untuk dilakukan, bukan sesudah delik tersebut dilakukan.

Tujuan Asas Legalitas

Tujuan asas legalitas ialah untuk memperkuat kepastian hukum, serta untuk menciptakan keadilan serta kejujuran untuk terdakwa, mengefektifkan fungsi penjeraan dalam sangksi pidana, mencegah penyalahgunaan kekuasaan, serta untuk memperkuat rule of law.

Asas tersebut memang sangat efektif dalam melindungi rakyat dari perlakuan  kesewenang-wenangan seseorang yang berkuasa, namun dirasa kurang efektif untuk penegak hukum dalam merespons pesatnya perkembangan kejahatan, serta dianggap sebagian ahli sebagai kelemahan yang mendasar.

Baca Juga>>

Demikian Penjelasan Tentang Pengertian Asas Legalitas Dalam Hukum Pidana Dan Tujuannya Semoga Bermanfaat Bagi Pembaca GuruPendidikan.Com 😀