Pengertian, 4 Unsur, Fungsi Dan Jenis Seni Tari Beserta Contohnya Terlengkap

Posted on

Pengertian, 4 Unsur, Fungsi Dan Jenis Seni Tari Beserta Contohnya Terlengkap – Didalam dunia pendidikan  seperti disekolah seni tari ini selalu di lestarikan salah satu caranya memasukan seni tari ke dalam eskul, agar anak-anak mengetahui seni tari dan ingin mempelajarinya. Untuk lebih jelas tentang apa itu seni tari marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

seni tari2

Pengertian Seni Tari

Seni tari adalah suatu gerak badan yang secara berirama yang dilakukan ditempat serta pada waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkap perasaan, maksud, serta pikiran. Yang dimaksud dengan buni-bunyian ialah musik pengiring tari yang mengatur suatu gerakan penari serta menguatkan suatu maksud yang mau di sampaikan. Gerakan tari ini tidak sama dari sebuah gerakan sehari-hari yang seperti lari, jalan, atau bersenam. Gerak didalam tari tidaklah gerak yang realistis, tetapi gerak yang sudah di beri suatu bentuk ekspresif serta estetis. Sebuah tarian sesungguhnya ialah sebuah kombinasi dari sebagian unsur, yakni wiraga (raga), Wirama (irama), serta Wirasa (rasa).

Unsur-Unsur Seni Tari

  • Ragam Gerak, ini merupakan salah satu unsur yang terpenting, karna seni tari menggunakan gerakan semua tubuh.
  • Bentuk Iringan, unsur yang satu ini sebuah bentuk iringan tarian yang bisa berupa jenis musik iringan tari internal dan jenis musik iringan tari eksternal. Contohnya pada tarian salman yang menggunakan tepukan dada, dan telapak tangan
  • Kostum Tari, sebuah estetika yang tidak bisa dipisahkan dari sebuah wujud tarian. Kostum pada tarian untuk upacara berbentuk lebih sederhana dan tidak mementingkan sebuah estetika
  • Pola Lantai, sebuah posisi yang dilakukan oleh sih penari tunggal maupun penari kelompok. Pada pola lantai pada suatu tarian bisa berupa simetris, asimetris, lengkungan, garis lurus dan lingkaran.

Baca juga refrensi artikel terkait yang lainya :

Fungsi Seni Tari

  • Sebagai sarana keagamaan, Sejak dulu seni tari ini biasa digunakan dalam sarana keagamaan yang bersifat sakral, misalnya di bali sebagai sarana komunikasi terhadap dewa dan leluhurnya.
  • Sebagai sarana upacara adat, seni tari juga biasa digunakan sebagai sarana upacara adat seperti meminta hujan, dan sarana khitanan
  • Sebagai Sarana Pergaulan, seni tari juga bisa sebagai sarana pergaulan kepada semua masyarakat, dari sering berkumpulnya pada saat latihan akan terjalin keakraban, dan terjalin silaturahmi.
  • Sebagai Tontonan, seni tari juga bisa sebagai tontonan atau pertunjukan, karna seni tari juga bisa berfungsi sebagai hiburan.

Jenis-Jenis Seni Tari

Jenis-jenis tarian yang ada di nusantara terbagai menjadi berbagai tarian yaitu sebagai berikut ini :

1. Tari Tradisional
Di negara kita Indonesia hampir di semua daerah memiliki salah satu seni tari tradisional. pengertian dari tari tradisional ialah sebuah tarian yang berasal dari sebuah daerah dan diturunkan yang secara turun-temurun hingga menjadi sebuah budaya dari daerah tersebut. Umumnya tari tradisional ini mengandung suatu nilai-nilai filosofis seperti keagamaan, kepahlawanan dsb.
Tari tradisional di Indonesia terbagi menjadi dua, yakni tari rakyat dan tari klasik (keraton).

  • Tari Rakyat, Tarian rakyat atau tarian daerahyaitu salah satu jenis tarian yang berkembang pada masyarakat biasa. Tarian rakyat lahir sebagai sebuah lambang dari kebahagiaan dan sukacita. Contohnya jika pada musim panen tiba dan hasil panen melimpah maka semua masyarakat akan mengadakan acara dan menari bersama untuk merayakannya. Salah satu jenis tarian ini terus sajan berkembang dan menjadi tradisi. Tarian rakyat tidak memiliki suatu aturan-aturan baku yang sehingga bentuk tariannya sangat bervariasi.
  • Tari Klasik (Tari Keraton) salah satu jenis ini lahir dari dalam keraton atau dalam kaum bangsawan. Karena jenis tarian ini berkembang pada suatu lingkungan kalangan atas, oleh sebab itu masyarakat biasa dilarang untuk menarikan tarian ini. Berbeda dengan sebuah tarian rakyat, tari keraton ini memiliki sebuah aturan yang tertulis dan baku. Sehingga sejak zaman tari ini lahir sampai sekarang tidak ada yang berubah.

2. Tari Kreasi Baru
Tari kreasi baru ialah salah satu jenis tari yang perkembangannya dari tari tradisi yang ada. jenis tarian yang sudah ada dan biasanya dipakai untuk upacara ritual, adat dan keagamaan lalu dimodifikasi oleh sih penata tari yang sehingga tari ini bisa dinikmati oleh khalayak umum. Contohnya yaitu pada Tari Rapai yang merupakan suatu perpaduan dari gerak tari yang berkembang di Aceh dan Semenanjung Malaya, yaitu pada Tari Seudati, Saman dan Zapin.

3. Tari Kontemporer
Tari kontemporer adalah salah satu jenis tarian modern yang berkembang di Indonesia. Tarian ini lahir sebagai suatu reaksi atas pada seni tari klasik yang telah mencapai sebuah titik akhir yang didalam perkembangan teknisnya. tari kontemporer ini adalah salah satu jenis tari modern yang sehingga tidak ada unsure tradisi lama lagi. Biasanya gaya tari kontemporer ini bernuansa unik dan memakai jenis music dari computer. Sedangkan tari kreasi baru yaitu suatu tari tradisi yang sudah diedit tetapi tetap saja meninggalkan sebuah unsur asli tradisinya.

Di Indonesia banyak sekali berbagai jenis seni tari, oleh karena itu untuk para pemuda agar terus melestarikan seni tari, agar selalu eksis setiap zamannya.

Itulah ulasan tentang Pengertian, 4 Unsur, Fungsi Dan Jenis Seni Tari Beserta Contohnya TerlengkapSemoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih