Pasar Uang : Pengertian, Instrumen, Dan Jenis Beserta Perbedaannya Secara Lengkap

Posted on

Pasar Uang : Pengertian, Instrumen, Dan Jenis Beserta Perbedaannya Secara Lengkap  – Tahukah anda apa yang dimaksud pasar uang ??? Jika anda belum mengetahuinya anda tepat sekali mengunjungi gurupendidikan.com. Karena pada kesempatan kali ini disini akan mengulas tentang pengertian pasar uang, instrumen pasar uang, jenis pasar uang, dan perbedaannya secara lengkap. Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

pasar uang

Pengertian Pasar Uang

Pasar uang adalah suatu pasar yang memperdagangkan instrumen jangka. Atau pengertian lainnya yaitu suatu pasar yang memperjualkan instrumen financial dengan jangka pendek dan kualitas yang dimilkinya sangat bagus. Pasar uang ini memilikinya instrumen dengan jangka waktu yang pendek, biasanya kurang dari satu tahun dan umumnya mudah diperdagangkan. Pasar uang dikenal juga sebagai pasar kredit jangka pendek.


Instrumen Pasar Uang

Ada beberapa jenis instrumen surat berharga yang diperdagangkan di pasar uang, umumnya yang beredar antara lain:

  • Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), yaitu surat berharga yang diperjualbelikan dengan cara diskonto dengan Bank Indonesia atau lembaga keuangan lainnya yang ditunjuk oleh BI.
  • Sertifikat Bank Indonesia (SBI), yaitu surat berharga berbentuk hutang jangka pendek yang diterbitkan oleh pemerintah.
  • Deposito, yaitu instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Bank atas simpanan nasabahnya dengan periode jatuh tempo dan tingkat suku bunga tertentu.
  • Promissory Notes, yaitu surat pernyataan kesanggupan membayar atas transaksi hutang piutang jangka pendek antara kreditur dengan debitur.
  • Treasury Bills, yakni surat hutang yang diterbitkan oleh negara dimana jangka waktunya dibawah satu tahun.
  • Banker’s Acceptance, yakni salah satu instrumen pasar uang yang dipakai pada kegiatan eksport dan import barang atau digunakan sebagai transaksi valuta asing (valas).
  • Commercial Paper, yaitu Instrumen utang yang diterbitkan oleh perusahaan kepada investor dengan tanpa jaminan (collateral), untuk membiayai kewajiban jangka pendeknya.
  • Call Money, yaitu Instrumen yang dipergunakan pada kegiatan transaksi pinjam meminjam sejumlah dana antar Bank untuk periode jangka pendek.

Jenis-Jenis Transaksi Pasar Uang

Jenis-Jenis transaksi yang terjadi pada pasara uang antara lain yaitu sebagai berikut :

1. Pasar Uang antar Bank
Pasar uang antar bank adalah transaksi penyerahan sejumlah kelebihan dari suatu bank kepada bank yang lain. Bank yang memiliki kelebihan dana disebut kelebihan likuiditas, sedangkan bank yang kekurangan dana disebut dengan kekurangan likuiditas atau kalah kliring

2. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
Sertifikat Bank Indonesia adalah jenis surat berharga yang dikeluarkan oleh bank indonesia selaku bank sentral, yang dimaksudkan untuk dibeli oleh bank umum dengan nilai nominal yang sangat besar. Tujuan bank Indonesia mengelurkan sertifikat tersebut adalah mengurangi peredaran uang didalam masyarakat.

3. Surat Berharga Pasar Uang
Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) yaitu surat berharga yang dikeluarkan oleh bank umum dan hanya dibeli oleh bank Indonesia dengan nilai nominal yang cukup besar. Tujuan adanya SBPU ini ialah menigkatkan likuiditas bank umum dan untuk menekan laju inflasi.

4. Sertifikat Deposito
Sertifikat deposito adalah semacam surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank dalamnilai nominal tertentu sebagai suart atas unjuk.

5. Pasar Valuta Asing (Bursa Valuta Asing)
Pasar valuta asing ialah tempat seseorang dapat membeli atau menjual sejenis mata uang asing atau menukar dengan mata uang rupiah. Adapun nilai tukar uang yang ditukarkan disebut kurs valuta asing.


Perbedaan Pasar Uang Dan Pasar Modal

  • Instrumen Pasar uang periode waktunya ialah jangka pendek atau lebih kecil dari 270 hari, sedangkan pasar modal periodenya jangka panjang.
  • Produk Pasar uang yang utama yaitu SBI, SBPU, dan Deposito, sedangkan produk pasar modal yaitu saham, obligasi, dan reksadana.
  • Pasar uang diotorisasi oleh Bank Indonesia sedangkan pasar modal oleh Departemen Keuangan melalui Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM).
  • Proses seluruh transaksi pasar uang ada di bank sedangkan pasar modal di Bursa efek dan perusahaan sekuritas.
  • Resiko dan earning pasar uang lebih kecil karena lebih stabil, sementara pasar modal resiko dan earningnya lebih tinggi.

Itulah ulasan tentang Pasar Uang : Pengertian, Instrumen, Dan Jenis Beserta Perbedaannya Secara Lengkap Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

Baca juga refrensi artikel terkait lainnya disini :