“Listrik Dinamis” Pengertian & ( Contoh – Perbedaan )

Posted on

“Listrik Dinamis” Pengertian & ( Contoh – Perbedaan )

GuruPendidikan.Com – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai listrik dinamis yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, contoh dan perbedaan, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Listrik Dinamis

Listrik Dinamis merupakan listrik yang dapat bergerak atau mengalir dalam rangkaian listrik. Arus listriknya merupakan aliran muatan listrik yang umumnya melewati kawat penghantar tiap satuan waktu. Arah dari arus listrik searah dengan arah gerak muatan positif dan banyaknya muatan listrik yang mengalir melalui penghantar setiap satuan waktunya.

Contoh Listrik Dinamis

Contoh dari fenomena listrik dinamis salah satunya jika kalian memiliki mainan mobil-mobilan yang menggunakan batu baterai misalnya seperti pada mainan Mini Empat WD. Dapat diperhatikan pada mobil-mobilan tersebut energi pada batu baterai digunakan untuk menggerakan motor listrik “kita lebih sering menyebutnya dengan dinamo padahal sebenarnya itu motor” sehingga mobil-mobilan tersebut dapat bergerak.

Dapat disimpulkan berputaranya roda karena digerakan oleh muatan yang berasal dari baterai. Coba tekan atau pindahkan saklar pada posisi ON, sehingga kedua ujung baterai dapat terhubung dengan motor listrik yang ada pada mobil-mobilan tersebut.

Pada posisi ini motor listrik akan menyala atau hidup, sehingga roda akan berputar dan mobil-mobilpun dapat melaju atau bergerak. Sedangkan pada saat saklar di pindahkan ke posisi OFF, hubungan baterai dengan motor listrik akan terputus sehingga pada posisi ini motor listrik tidak dapat hidup, akibatnya roda tidak dapat berputar sehingga mobil-mobilan tidak dapat bergerak. Prinsip kerja seperti ini dapat terjadi juga pada lampu senter yang menggunakan batu baterai.

Dapat disimpulkan bahwa pada kejadian tersebut karena adanya gejala listrik. Gejala listrik dapat terbukti dengan bergeraknya motor listrik pada mobil-mobilan sehingga membuat roda berputar dan jika pada lampu senter lampunya dapat menyala.

Motor listrik dan lampu senter dapat menyala karena adanya aliran elektron. Elektron yang mengalir berarti elektron-elektron tersebut terus bergerak “dinamis”. Karena itu gajala listrik yang timbul pada fenomena tersebut disebut dengan listrik dinamis. Adapun beberapa contoh lain dari fenomena listrik dinamis yang dapat terjadi pada peralatan atau benda-benda seperti: komputer, radio, bor listrik, kulkas, Rice cooker, televisi dan lain-lain.

Perbedaan Listrik Dinamis Dan Statis

Apa saja perbedaan antara listrik dinamis dan statis? ada beberapa hal yang membedakan listrik dinamis dan statis sebagai berikut:

  • Aliran atau perpindahan elektron secara kontinyu atau terus-menerus terjadi pada listrik dinamis sedangkan pada listrik statis tidak terjadi. Hal seperti ini terjadi pada listrik dinamis karena elektron yang ada pada konduktor “penghantar arus listrik” memang sangat mudah untuk berpindah. Sedangkan perpindahan elektron yang terjadi pada listrik statis disebabkan oleh gesekan “dapat terjadi pada beberapa kasus karena induksi” dan tidak mengalir secara kontinyu.
  • Listrik dinamis dapat diukur dengan alat ukur yang telah di tentukan, sedangkan listrik statis susah sekali untuk diukur, seperti misalnya sangat sulit untuk mengukur: arus listrikm tegangan listrik, hambatan maupun daya listrik yang terdapat pada benda “seperti pada penggaris plastik yang dapat menarik kertas yang telah disobek kecil-kecil”.
  • Listrik dinamis hanya terjadi pada penghantar konduktor saja, sedangkan fungsi dari isolatornya untuk mencegah pengguna dari sengatan listrik.

Demikianlah pembahasan mengenai “Listrik Dinamis” Pengertian & ( Contoh – Perbedaan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: