“Konstitusi Tertulis & Tidak Tertulis” Pengertian & ( Fungsi – Kelebihan )

Posted on

“Konstitusi Tertulis & Tidak Tertulis” Pengertian & ( Fungsi – Kelebihan )

GuruPendidikan.Com – Dalam hal ini secara umum pengertian konstitusi merupakan suatu naskah atau dokumen yang didalamnya memuat keseluruhan peraturan-peraturan yang mengatur dengan mengikat dalam penyelenggaraan ketatanegaraan dalam suatu negara. Secara etimologi, istilah konstitusi berasal dari bahasa latin “constitutio, constituere” artinya dasar susunan badan dan dari bahasa Perancis “constituer” yang berarti membentuk.

"Konstitusi Tertulis & Tidak Tertulis" Pengertian & ( Fungsi - Kelebihan )

Pada zaman dahulu istilah pada konstitusi dipergunakan untuk perintah-perintah kaisar Romawi “yakni, constitutions principum”, kemudian di italia difungsikan untuk menunjukkan undang-undang dasar “Diritton Constitutionale”, sedangkan konstitusi dalam bahasa Belanda disebut dengan istilah Grondwet.

Pengertian Konstitusi Menurut Para Ahli

Berikut ini beberapa pengertian konstitusi menurut beberapa para ahli yang diantaranya yaitu:

Menurut E. C. Wade

Konstitusi ialah naskah yang memaparkan rangka dan tugas pokok dari badan pemerintahan suatu negara dan menentukan pokok-pokok cara kerja badan tersebut.

Menurut KC. Wheare

Konstitusi ialah keseluruhan sistem ketatanegaraan suatu negara yang berupa kumpulan peraturan yang membentukan mengatur pemerintahan negara.

Menurut Herman Heller

Herman Heller membagi konstitusi menjadi tiga pengertian yaitu:

  • Konstitusi yang bersifat politik sosiologis yakni konstitusi yang mencerminkan kehidupan politik masyarakat.
  • Konstitusi yang bersifat yuris yakni konstitusi merupakan kesatuan kaidah yang hidup di dalam masyarakat.
  • Konstitusi yang bersifat politis yakni konstitusi yang ditulis dalam suatu naskah sebagai undang-undang.

Menurut CF. Strong

Menurut CF. Strong konstitusi merupakan kumpulan asas yang didasarkan pada kekuatan pemerintah, hak-hak yang diperintah, serta hubungan-hubungan antara keduanya yang diatur.

Menurut Sri Soemantri

Konstitusi merupakan naskah yang memuat suatu bangunan negara dan sendi-sendi sistem pemerintahan negara.

Fungsi Konstitusi

Konstitusi mempunyai fungsi yang berperan dalam suatu negara, fungsi konstitusi antara lain:

  • Konstitusi berfungsi membatasi kekuasaan pemerintah agar tidak terjadinya kesewenang-wenangan yang dilakukan oleh pemerintah agar hak-hak bagi warga negara terlindung dan tersalurkan “konstitusionalisme”.
  • Konstitusi berfungsi sebagai piagam kelahiran suatu negara “a birth certificate of new state”.
  • Konstitusi berfungsi sebagai sumber hukum tertinggi.
  • Konstitusi berfungsi sebagai alat yang membatasi kekuasaan.
  • Konstitusi berfungsi sebagai identitas nasional dan lambang.
  • Konstitusi berfungsi sebagai pelindung hak asasi manusia dan kebebasan warga suau negara.

Jenis Konstitusi

Konstitusi dibedakan menjadi dua jensi yakni konstitusi tertulis dan konstitusi tidak tertulis.

Konstitusi Tertulis Atau UUD

Yaitu suatu naskah yang memaparkan kerangka dan tugas-tugas pokok badan-badan pemerintahan suatu negara dan menentukan pokok-pokok cara kerja badan-badan tersebut. Pada umumnya semua negara dewasa ini memiliki konstitusi tertulis.

Kelebihan konstitusi tertulis antara lain:

  • UU lebih besar kewibawaannya dari pada konversi.
  • Pelanggaran terhadap UU lebih mudah diketahui dan dapat diambil tindakan lebih cepat.
  • UUD biasanya terang dan tegas perumusannya, konvensi biasanya timbul dari kebiasaan dan terkadang sulit menetapkan kapan suatu kebiasaan menjadi konvensi.
  • Adanya kepastian hukum dalam masyarakat.

Konstitusi Tidak Tertulis

Konstitusi tidak tertulis atau konvensi yakni peraturan yang tidak tertulis yang timbul dan terpelihara dalam praktik penyelenggaraan negara.

Demikianlah pembahasan mengenai “Konstitusi Tertulis & Tidak Tertulis” Pengertian & ( Fungsi – Kelebihan ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: