“HAM” 22 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Contoh – Sejarah – Jenis )

Posted on

22 Pengertian HAM Menurut Para Ahli Terlengkap

GuruPendidikan.Com – Dalam hal demikian ini setiap manusia sejak dalam kandungan pastinya telah mempunyai hak asasi yang dimana sebagai manusia pasti memiliki sesuatu yang menjadi pokok atau dasar setiap diri masing-masing individu. Hak dapat diartikan sebagai kekuasaan untuk dapat melakukan sesuatu atau kepunyaan “miliki”, sedangkan asasi merupakan hal yang paling utama, pokok atau dasar.

22 Pengertian HAM Menurut Para Ahli Terlengkap

Sehingga hak asasi manusia dapat diartikan sebagai hak-hak yang dimiliki setiap manusia sejak ia dalam kandungan, hak tersebut melekat di setiap manusia sebagai anugerah yang diberikan oleh sang pencipta Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam hal ini hak asasi manusia “HAM” berlaku secara universal, dasar-dasar HAM tertuang dalam Declaration of Independence of USA “Deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat” juga tertulis dalam UUD 1945, misalnya pada pasal 28, pasal 27 ayat 1, pasal 30 ayat 1, pasal 29 ayat 2 dan pasal 31 ayat 1. Nah dalam pengertian HAM banyak sekali definisi mengenai pengertian hak asasi manusia “HAM”, untuk lebih jelasnya lansung saja kita simak ulasan dibawah ini.


Pengertian HAM Menurut Para Ahli

Adapun pengertian HAM menurut para ahli yang diantaranya yaitu:

Menurut Kevin Boyle Dan David Beetham

HAM merupakan hak-hak individual dan berasal dari berbagai kebutuhan serta kapasitas-kapasitas manusia.

Menurut Miriam Budiarjo

HAM merupakan hak yang dimiliki setiap orang yang dibawa sejak lahir ke dunia, hak itu sifatnya universal sebab dipunyai tanpa adanya perbedaan kelamin, ras, budaya, suku, agama maupun sebagainya.

Menurut Oemar Seno Adji

HAM merupakan hak yang melekat pada setiap martabat manusia sebagai insan dari ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki sifat tidak boleh dilanggar oleh siapapun “manusia/kelompok lain”.

Menurut Prof. Koentjoro Poerbopranoto

HAM merupakan suatu hak yang sifatnya asasi atau mendasar, hak-hak yang dimiliki setiap manusia berdasarkan kodratnya yang pada dasarnya tidak akan bisa dipisahkan sehingga bersifat suci.

Menurut UU No 39 Tahun 1999

HAM merupakan seperangkat hak yang melekat pada diri manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME, dimana hak tersebut merupakan anugerah yang wajib di lindungi dan dihargai oleh setiap manusia guna melindungi harkat serta martabat setiap manusia.

Menurut G.J Wolhos

HAM merupakan sejumlah hak yang sudah melekat serta mengakar dalam diri setipa manusia di dunia dan hak-hak tersebut tidak boleh dihilangkan, karena menghilangkan HAM orangh lain sama dengan menghilangkan derajat kemanusian.

Menurut C. de Rover

HAM merupakan hak hukum yang sama kepada setiap manusia baik kaya atau miskin, laki-laki maupun wanita. Walaupun hak-hak yang telah mereka langgar akan tetapi HAM mereka tetap tidak dapat dihilankan. Hak asasi ialah hukum yang mesti terlindungi dari aturan nasional agar semuanya terpenuhi sehingga HAM dapat ditegakkan, dijunjung tinggi serta dilindungi.

Menurut Leah Kevin

Menurutnya konsepsi tentang hak-hak asasi manusia mempunyai dua makna dasar yaitu:

  • Yang pertama ialah bahwa hak-hak hakiki dan tak terpisahkan menjadi hak seseorang hanya karena ia merupakan manusia. Hak-hak itu merupakan hak-hak moral yang berasal dari keberadaannya sebagai manusia dari setiap umat manusia.
  • Yang kedua dari hak-hak asasi manusia ialah hak-hak hukum, baik secara internasional atau nasional.

Menurut Wikipedia

Ham merupakan hak-hak yang telah dipunyai seseorang sejak mereka dalam kandungan.

Menurut KBBI

Ham merupakan hak yang dilindungi secara internasional “yaitu deklarasi PBB Declaration of Human Rights” seperti hak untuk hidup, hak kemerdekaan, hak untuk memiliki, hak untuk mengeluarkan pendapat.

Menurut Muladi

HAM Merupakan segala hak pokok atau dasar yang telah melekat pada diri manusia dalam kehidupannya.

Menurut Haar Tilar

HAM merupakan hak-hak yang melekat pada diri setiap insan dan tanpa memiliki hak-hak itu maka setiap insan tidak bisa hidup selayaknya manusia. Hak tersebut diperoleh sejak lahir ke dunia.

Menurut Austin-Ranney

HAM merupakan ruang kebebasan bagi setiap individu yang dirumuskan dengan rinci dan jelas dalam konstitusi serta sudah dijamin pelaksaannya oleh pemerintah.

Menurut Karel Vasak

HAM diklasifikasikan dari tiga generasi yang terinspirasi oleh tiga tema pada Revolusi Perancis yaitu Generasi pertama: Hak Politik dan Sipil “Liberte”, Generasi kedua, Hak Sosial, Ekonomi dan Budaya “Egalite” dan Generasi Ketiga, Hal Solidaritas “Fraternite”. Tiga generasi tersebut perlu dipahami sebagai satu kesatuan, saling melengkapi dan saling berkaitan. Vasak menggunakan istilah “generasi” untuk menunjuk pada ruang lingkup dan substansi hak-hak yuang dprioritaskan pada satu kurun waktu tertentu.

Menurut Jack Donney

HAM merupakan hak-hak yang dimiliki oleh manusia semata-mata dikarenakan dia sebagai seorang manusia. Umat manusia memilikinya bukan karena yang diberikan kepadanya oleh masyarakat atau mengacu pada hukum positif, melainkan itu berdasarkan pada adanya martabat sebagai seorang manusia dan Hak tersebut merupakan suatu pemberian Tuhan YME.

Menurut Mahfudz M.D

HAM merupakan hak yang melekat pada martabat setiap manusia yang mana hak tersebut dibawa sejak lahir ke dunia sehingga pada hakikatnya hak tersebut bersifat kodrati.

Menurut A.J.M Milne

HAM merupakan suatu hak yang sudah dimiliki oleh semua umat manusia di dunia, disegala masa, dan juga di segala tempat karena keutamaan keberadaannya ialah sebagai manusia.

Menurut SHAW

HAM merupakan jika wacana publik masyarakat global dimasa damai itu dapat dikatakan memiliki bahasa moral yang umum, itu merupakan hak asasi manusia. Walaupun demikian klaim yang kuat itu dibuat oleh adanya doktrin hak asasi manusia agar dapat terus memunculkan sikap perdebatan dan skeptis tentang sifat, isi dan pembenaran hak asasi manusia sampai berada dijaman sekarang ini. Memang pertanyaan mengenai apa yang diartikan dengan “hak” itu memiliki kontroversi dan masih menjadi perdebatan yang terus-menerus secara filosofis.

Menurut John Locke

HAM merupakan hak-hak yang langsung diberikan Tuhan kepada manusia sebagai hak yang kodrati. Oleh karenanya tidak ada kekuatan apapun di dunia yang bisa mencabutnya. HAM ini sifatnya mendasar “fundamental” bagi kehidupan manusia dan pada hakikatnya sangat suci.

Menurut Peter R. Baehr

HAM merupakan hak dasar yang mutlak dan harus dimiliki setiap insan untuk perkembangan dirinya.

Menurut Franz Magnis Suseno

HAM merupakan hak-hak yang sudah dipunyai pada setiap manusia dan bukan karena diperoleh dari masyarakat “manusia lain”, bukan karena hukum positif yang berlaku, tapi atas martabatnya sebagai seorang manusia, manusia mempunyai HAM karena ia merupakan manusia.

Menurut Komnas HAM

HAM mencakup segala bidang kehidupan manusia baik politik, ekonomi, sipil, sosial dan kebudayaan. Kelimanya tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Hak-hak asasi politik dan sipil tidak ada artinya apabila rakyat masih harus bergelut dengan penderitaan dan kemiskinan.

Tetapi dilain pihak, persoalan keamanan kemiskinan dan alasan lainnya, tidak dapat digunakan secara sadar untuk melakukan pelanggaran HAM dan kebebasan politik serta sosial masyarakat. Hak asasi manusia tidak mendukung individualisme, melainkan membendungnya dengan melindungi individu, golongan maupun kelompok, ditengah-tengah kekerasan kehidupan modern. HAM merupakan tanda solidaritas nyata sebuah bangsa dengan warganya yang lemah.


Macam-Macam Hak Asasi Manusia (HAM)

Terdapat macam-macam atau juga jenis-jenis Hak Asasi Manusia (Ham) , antara lain ialah sebagai berikut :

a. Hak Asasi Pribadi (Perseonal Rights)
Hak Asasi Pribadi ialah hak yang mana meliputi suatu kebebasan untuk menyatakan pendapat, kebebasan untuk dapat memeluk agama, kebebasan untuk dapat bergerak, kebabasan untuk aktif pada setiap organisasi atau juga perkumpulan serta lain sebagainya.

Sebagai Contohnya :

  • Hak Kebebasan didalam mengutarakan atau menyampaikan atau juga menyatakan suatu pendapat.
  • Hak Kebebasan didalam menjalankan suatu kepercayaan dan juga memeluk suatu agama.
  • Hak Kebabasan didalam berpergian, berkunjung, dan juga berpindah-pindah tempat.
  • Hak Kebabasan didalam memilih atau menentukan suatu organisasi dan juga aktif dalam organisasi tersebut.

b. Hak Asasi Ekonomi (Property Rights)

Hak Asasi Ekonomi ialah Hak untuk dapat memiliki, membeli serta menjual, dan juga memanfaatkan sesuatu.

Sebagai Contohnya :

  • Hak Asasi mengenai kebebasan untuk dapat membeli.
  • Hak Asasi mengenai kebebasan untuk mengadakan dan juga melakukan perjanjian Kontrak
  • Hak Asasi mengenai kebebasan untuk mempunyai sesuatu
  • Hak Asasi mengenai kebabasan untuk mempunyai pekerjaan yang layak.
  • Hak Asasi mengenai kebabasan untuk melakukan transaksi
  • Hak Asasi Ekonomi dalam dunia bekerja

c. Hak Asasi Politik (Politik Rights)
Hak Asasi Politik ialah hak untuk ikut serta dalam pemerintahan, hak pilih maksudnya hak untuk dipilih dan memilih contohnya ialah :

  • Hak Asasi untuk mencalonkan sebagai pemimpin suatu daerah dan sebagainya
  • Hak Asasi untuk dapat memilih dalam suatu pemilu
  • Hak Asasi untuk dapat mendirikan parpol, dan sebagainya.
  • Hak Asasi tentang kebebasan ikut serta dalam kegiatan pemerintahan|
  • Hak Asasi  Politik didalam memberikan suatu usulan-usulan atau juga pendapat yang berupa usulan petisi.

d. Hak Asasi Hukum (Rights Of Legal Equality)
Hak Asasi Hukum ialah hak untuk mendapatkan suatu perlakukan yang sama dalam hukum dan juga pemerintahan.

Sebagai Contohnya :

  • Hak Asasi dalam mendapatkan suatu layanan dan juga perlindungan hukum
  • Hak Asasi dalam mendapatkan dan juga memiliki pembelaan hukum dalam suatu peradilan.
  • Hak Asasi yang sama dalam proses hukum
  • Hak Asasi dalam perlakuan yang adil atau juga sama dalam hukum

e. Hak Asasi Sosial dan Budaya (Social and Culture Rights)
Hak Asasi Sosial dan juga Budaya ialah hak yang menyangkut didalam lingkungan masyarakat yaitu untuk dapat mempunyai pendidikan, hak untuk dapat mengembangkan kebudayaan dan lain sebagainya.

Contohnya :

  • Hak Asasi untuk dapat menentukan pendidikan
  • Hak Asasi untuk dapat mengembangkan bakat dan juga minat
  • Hak Asasi untuk dapat mengembangkan Hobi
  • Hak Asasi untuk dapat berkreasi

f. Hak Asasi Peradilan (Procedural Rights)

Hak Asasi Peradilan ialah hak untuk mendapatkan suatu perlakuan tata cara peradilan dan juga perlindungan (procedural rights), misalnya ialah peraturan dalam hal suatu penahanan, penangkapan dan juga penggeledahan.

Sebagai Contohnya :

  • Hak Asasi mendapatkan suatu perlakukan yang adil didalam hukum
  • Hak Asasi mendapatkan pembelaan didalam hukum
  • Hak Asasi untuk mendapatkan hal yang sama dalam berlangsungnya suatu proses hukum baik itu mengenai penyelidikan, penggeledahan, penangkapan, serta juga penahanan

Nah dari beberapa pendapat para ahli diatas dapat kita simpulkan bahwa pengertian HAM ialah hak yang melekat dalam diri setiap manusia yang dibawa sejak lahir ke dunia dan berlaku sepanjang hidupnya serta tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun karena hak itu bersifat kodrati yang diberikan oleh Tuhan YME pada setiap manusia.

Demikianlah pembahasan mengenai “HAM” 22 Pengertian Menurut Para Ahli & ( Contoh – Sejarah – Jenis ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: