Fungsi jaringan parenkim
Fungsi jaringan parenkim

12 Fungsi Jaringan Parenkim Pada Tumbuhan

Posted on

Jaringan Parenkim

Fungsi jaringan parenkim pada tumbuhan- Jaringan parenkim (jaringan dasar) adalah jaringan yang terdiri dari sel-sel hidup, dengan struktur morfologi dan fisiologis yang bervariasi dan masih melakukan semua kegiatan proses fisiologis. Meskipun morfologi struktur dan fisiologi bervariasi, namun secara umum dapat dinyatakan bahwa sifat -sifat parenkim yang sama.

Sel-sel parenkim adalah sel berdinding tipis yang membentuk struktur dalam banyak tanaman non kayu termasuk batang, akar, dan daun. Dikenal untuk membentuk parenkim korteks, atau pengisi utama, batang, lapisan dalam sel dalam daun, bahan endosperm yang feed benih tumbuh, dan bubur buah.

Jaringan sering disebut sebagai tanah parenkim jaringan, yang berarti bahwa di hampir setiap bagian dari tanaman akan berada di sana sebagai jaringan parenkim dari jaringan dasar, di mana jaringan lain yang terkandung di dalamnya.

Filogenetis, jaringan parenkim dapat dianggap sebagai jaringan di mana pabrik persiapan siswa. Karena jika kita melihat tanaman primitif, satu-satunya badan yang terdiri dari sel-sel parenkim. Jadi menurut parenkim pengertian diatas sebagai jaringan dasar (jaringan pemula), dan dengan asumsi bahwa ada jaringan dewasa tanaman yang lebih tinggi yang berasal dari jaringan parenkim.

Jaringan parenkim terbentuk dari sel-sel parenkim, sehingga dapat dikatakan bahwa sel-sel parenkim itu adalah massa (sel) tersebar luas di semua organ tanaman. Jaringan parenkim adalah jaringan heterogen, seperti yang terjadi hubungan antara sel-sel parenkim yang memperpanjang jaringan parenkim biasanya hadir dalam empulur batang dan kortikal, akar, daun mesofil, jaringan fotosintesis, daun daging dan kacang dan endosperm dalam buah.

Tubuh utama asal parenkim berkembang dari meristem dasar, sedangkan pertumbuhan pembuluh tubuh dan gabus kambium sekunder, bahkan dari felogen. Peran parenkim dalam proses penutupan luka (regenerasi).

Fungsi jaringan parenkim
Fungsi jaringan parenkim

Sifat sel

  1. Selnya hidup dan berdinding tipis serta berukuran besar
  2. Memiliki ruang antar sel sehingga letaknya tidak terlalu padat
  3. Berbentuk segi enam
  4. Memiliki banyak vakuola
  5. Mampu bersifat meristematik

Struktur dan isi sel

Struktur internal parenkim bervariasi sesuai dengan fungsinya.

Contoh: sel parenkim yang berperan dalm fotosintesis, kloroplas dan membentuk jaringan yang mengandung klorenkim (dalam mesofil daun, batang korteks, empulur). Sel parenkim mungkin memainkan cadangan makanan toko peran dalam bentuk:

  1. Solusi dalam vakuola: gula larut dan senyawa N di akar vulgaris Beta.
  2. Cairan dalam plasma: protein dan minyak di endosperm biji Ricinus communis.
  3. Kristal: dalm endosperm pati, kotiledon, umbi-umbian, buah.

Sel parenkim dapat digunakan untuk menyimpan air, misalnya di pabrik-pabrik. Banyak sel parenkim mengandung tanin dan vakuolanya.

Bentuk dan susunan sel

Sel parenkim umunya berbentuk isodiametris, tetapi ada bentuk-bentuk lain, yaitu:

  1. Prismatik atau silinder parenkim memanjang yang terdapat dalam daun palisade mesofil dikotil
  2. Bercabang-cabang, misalnya: bintang parenkim / aktinenkim sp daun canna mesofil.
  3. Parenkim dengan ruang yang besar antara sel misalnya aerenkim pada tanaman air mengapung alat (Eichornia crassiper).
  4. Parenkim dengan bentuk tidak teratur dan banyak ruang antar sel, ditemukan dalam mesofil daun (parenkim parenkim spons atau busa).

Letak jaringan

Jaringan parenkim terletak hampir semua organ tumbuhan seperti:

  1. Pada batang dan akar
  2. Pada empelur batang
  3. Dalam daun (mesofil)
  4. Daging buah
  5. Pada endosperma (jaringan sel yang menyimpan cadangan makanan)

Fungsi

  1. Menyimpan cadangan makanan
  2. Tempat fotosintesis
  3. Sebagai penyokong tubuh saat vakuola berisi air

Jenis

  • Berdasarkan fungsinya
  1. Asimilasi parenkim adalah penyedia nutrisi bagi tanaman bahwa proses fotosintesis di daun. Biasanya terletak di tepi organ, misalnya pada daun, batang hijau, dan buah. Dalam tidak ada sel kloroplas, yang memainkan peran penting sebagai tempat untuk proses fotosintesis.
  2. Penimbun adalah sel parenkim parenkim dapat menyimpan cadangan makanan yang berbeda sebagai solusi dalam vakuola, bentuk partikel padat atau cair dalam sitoplasma. Biasanya terletak di dalam tubuh, misalnya: empulur batang, umbi akar, umbi, akar rimpang atau biji. Di dalam sel ada cadangan makanan dalam bentuk gula, tepung, lemak atau protein. Penimbun fungsi parenkim untuk menyimpan cadangan makanan dalam bentuk fotosintesis tanaman, seperti protein, pati, gula bubuk, atau lemak.
  3. Air parenkim adalah sel parenkim yang mampu menyimpan air. Umumnya ditemukan di daerah kering tanaman hidup (xerofit), tanaman epifit, dan tanaman air sukulen. Parenkim berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan air pada tanaman xerofit / epifit (air kurang) misalnya dalam menghadapi kaktus kekeringan dan tanaman lidah buaya.
  4. Parenkim udara (aerenkim) adalah jaringan parenkim yang mampu menyimpan udara karena memiliki ruang besar antara sel-sel. Aerenkim berlimpah di batang dan daun tanaman yang disebut aerenkim hidrofit. Parenkim menyimpan jumlah kantong udara kargo udara, yang terdiri dari sel-sel gabus dengan rongga besar yang membantu menjaga kelebihan air pada tanaman dengan habitat perairan. Ruang antara sel-sel besar, sel membuat putaran seperti pelampung di dalam air, misalnya pada tangkai daun eceng gondok tanaman parenkim.
  • Berdasarkan bentuk

Berdasarkan bentuk parenkim dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu:

Pagar parenkim (palisade) adalah di mana fotosintesis utamadan memanjang sel yang terdapat dalam daun tepat di bawah jaringan epidermis karena mengandung klorofil daripada jaringan lainnya, dengan bentuk memanjang bulat / oval berbaris seperti tiang / pagar dan tidak ada klorofil sel palisade parenkim / zat hijau. Pagar parenkim berfungsi sebagai fotosintesis.

  • Berdasarkan fungsinya paarenkim dibedakn menjadi beberapa macam, yaitu:
  1. Epidermis jaringan, jaringan pelindung yang ada di dalamnya.
  2. Palisade parenkim jaringan, di mana penyelenggara fotosintesis.
  3. Jaringan parenkim spons, dan di mana fotosintesis juga tempat untuk menyimpan hasil fotosintesis.
  4. Kolenkim jaringan, organ jaringan penguatan pada tanaman muda.
  5. Kapal file atau bundel vaskular daun yaitu floem dan xilem yang terkandung dalam pelepah.
  6. Xilem, mengangkut air dan mineral dari tanah melalui akar ke daun.
  7. Floem, mengangkut fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.
  • Parenkim spons (jaringan spons) adalah lapisan sel yang tidak teratur, banyak rongga udara, dan berada di bawah lapisan jaringan tiang. Spons yang terkandung dalam klorofil dalam jumlah kecil (seperti pagar). Spons berfungsi sebagai tempat fotosintesis.
  • Bintang parenkim, nama untuk bentuknya yang menyerupai bintang berujung lima sebagai menjuntai atau lebih.
  • Lipatan parenkim ditemukan di pinus dan beras, dengan bentuk yang dilipat ke arah dalam serta banyak mengandung kloroplas.
  • Pembawa parenkim, sel-sel penyusunnya memanjang ke arah transportasi. Umumnya ditemukan di bagasi.

Baca juga:

Demikian Penjelasan Tentang 12 Fungsi Jaringan Parenkim Pada Tumbuhan Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca GuruPendidikan,Com 😀