Faktor Utama Penentu Laju Fotosintesis Dalam Biologi

samhis setiawan

GuruPendidikan.Com – Fotosintesis merupakan proses biokimia pembentikan zat makanan seperti karbohidrat yang dilakukan oleh tumbuhan, yang terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau daun atau klorofil. Dan selain tumbuhan berkalori tinggi, makhluk hidup non klorofil lain yang berfotosintesis ialah alga dan beberapa jenis bakteri. Untuk organisme ini berfotosintesis dengan menggunakan zat hara, karbon dioksida dan air serta bantuan energi cahaya matahari.

Faktor Utama Penentu Laju Fotosintesis

Untuk organisme yang berfotosintesis disebut dengan fotoautotrof karena mereka dapat membuat makanannya sendiri. Pada tanaman, alga dan cyanobacteria, fotosintesis dilakukan dengan memanfaatkan karbondioksida dan air serta menghasilkan produk buangan oksigen. Fotosintesis sangat penting bagi semua kehidupan aerobik di bumi hal ini karena selain untuk dapat menjaga tingkat normal oksigen di atmosfer, fotosintesis juga merupakan sumber energi bagi hampir semua kehiduapn di bumi, baik secara langsung “melalui produksi primer” maupun tidak langsung “sebagai sumber utama energi dalam makanannya”.

Faktor Utama Penentu Laju Fotosintesis

Dalam proses fotosintesis dipengaruhi beberapa faktor yakni faktor dapat mempengaruhi secara langsung seperti kondisi lingkungan maupun faktor yang tidak mempengaruhi secara langsung seperti terganggunya beberapa fungsi organ yang penting bagi proses fotosintesis.

Proses fotosintesis sebenarnya peka terhadap beberapa kondisi lingkungan meliputi kehadiran cahaya matahari, sehu lingkungan serta konsentrasi karbondioksida (CO2). Dalam faktor lingkungan ini dikenal sebagai faktor pembatas dan berpengaruh secara langsung bagi laju fotosintesis. Nah berikut ini faktor utama penentu laju fotosintesis yaitu:

Intensitas Cahaya “Pancaran”, Panjang Gelombang Dan Suhu

Pada awal abad ke-120 Frederick Frost Blackman dan Albert Einstein meneliti pengaruh intensitas cahaya “Pemancaran” dan suhu terhadap tingkat asimilasi karbon. Dalam penelitian ini menghasilkan kesimpulan yaitu:

  • Pada sushu tetap, tingkat asimilasi karbon beragam dengan pemancaran pada awalnya meningkat seiring peningkatan pemancaran. Akan tetapi pada tingkat pemancaran yang lebih tinggi, hubungan ini tidak berlangsung lama dan tingkat asimilasi karbon menjadi konstan.
  • Pada pemancaran tetap, tingkat asimilasi karbon meningkat seiring suhu meningkat pada cakupan terbatas. Pengaruh ini dapat dilihat hanya pada tingkat pemancaran yang tinggi. Pada pemancaran yang rendah, peningkatan suhu hanya memberikan sedikit pengaruh terhadap tingkat asimilasi karbon.

Tingkat Karbondioksi Dan Fotorespirasi

Ketika konsentrasi karbondioksi meningkat, tingkat gula yang dihasilkan oleh reaksi yang bergantung pada cahaya meningkat hingga dibatasi oleh faktor-faktor lainnya. Rubisco, enzim yang meningkatkan karbondioksida pada reaksi gelap, memiliki afnitas pengikatan untuk karbon dan oksigen. Yang ketika konsentrasi karbondioksida tinggai, RuBisCo akan memfiksasi karbondioksida. Akan tetapi apabila konsentrasi karbondioksida rendah, RuBisCo akan mengikat oksigen dan bukan karbondioksida. Yang dalam proses ini disebut dengan fotorespirasi yakni menggunakan energi tapi tidak menghasilkan gula.

Faktor pendukung Laju Fotosintesis

Selain ke 2 faktor utama diatas masih ada lagi faktor pendukung yang menentukan laju fotosintesis yaitu:

  • Suhu
    Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya. Umumnya laju fotosintesis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim.
  • Kadar Air
    Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup, menghambat penyerapan jarbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis.
  • Kadar Fotosintat “Hasuil Fotosintesis”
    Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang, maka laju fotosintesis akan naik, bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh, laju fotosintesis akan berkurang.
  • Tahap Pertumbuhan
    Dalam penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa. Hal ini mungkin dikaranekan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh.

Demikianlah pembahasan mengenai Faktor Utama Penentu Laju Fotosintesis Dalam Biologi semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:

Most popular articles related to Faktor Utama Penentu Laju Fotosintesis Dalam Biologi
Shares