Definisi Limbah Padat Beserta Cara Penanganannya

samhis setiawan

GuruPendidikan.Com – Limbah padat merupakan hasil buangan industri yang berupa padatan, lumpur atau bubur yang berasal dari suatu proses pengolahan. Limbah padat berasal dari kegiatan industri dandomestik. Limbah domestik pada umumnya berbentuk limbah padat rumah tangga, limbah padat kegiatan perdagangan, perkantoran, peternakan, pertanian serta dari tempat-tempat umum. Jenis-jenis limbah padat, kertas, kayu, kain, karet/kulit tiruan, plastik, metal, gelas/kaca, organic, bakteri, kulit telur dan lain-lain.

Penjelasan Limbah Padat Beserta Cara Penanganannya

Sumber-sumber dari limbah padat sendiri meliputi seperti pabrik gula, pulp, kertas, rayon, plywood , limbah nuklir, pengawetan buah, ikan atau daging. Secara garis besar limbah padat terdiri dari :

  • Limbah padat yang mudah terbakar.
  • Limbah padat yang sukar terbakar.
  • Limbah padat yang mudah membusuk.
  • Limbah yang dapat di daur ulang.
  • Limbah radioaktif.
  • Bongkaran bangunan.
  • Lumpur.

Cara Penanganan Limbah Padat

Untuk kegiatan menimalisasi limbah padat berpedoman pada konsep pelaksanaan pembangunan berkelanjutaan yang menghemat penggunaan sumber daya alam, serta pembangunan yang member nilai tambah terhadap sumber daya alam. Menghemat sumber daya alam dapat dilakukan melalui cara empat R yaitu replace, reduce, recycle dan reuse, untuk lebih jelasnya dari masing-masing berikut ini.

Replace

Replace ialah usaha mengurangi pencemaran dengan menggunakan barang-barang yang ramah lingkungan. Contohnya memanfaatkan daun dari pada plastic sebagai pembungkus, mengganti penggunaan kantong plastic biasa dengan plastic biodegradable, plastic biodegradable merupakan plastic ramah lingkungan.

Reduce

Reduce ialah usaha mengurangi pencemaran lingkungan dengan meminimalkan produksi sampah. Contohnya membawa tas belanja sendiri yang besar dari pada banyak kantong plastik, membeli kemasan isi ulang rinso, pelembut pakaian, minyak goring dan lain-lain dari pada membeli botol setiap kali habis, membeli bahan-bahan makanan atau keperluan lain dalam kemasan besar dari pada yang kecil-kecil.

Contoh kegiatan reduce sehari-hari lainnya :

  • Memilih produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang.
  • Hindari memakai dan membeli produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
  • Menggunakan produk yang dapat diisi ulang ( refill ), misalnya alat tulis yang bisa diisi ulang kembali ).
  • Mengurangi penggunaan bahan sekali pakai.
  • Menggunakan email ( surat elektronik ) untuk berkirim surat.

Recycle

Recycle merupakan usaha mengurangi pencemaran lingkungan dengan mendaur ulang sampah melalui penanganan dan teknologi khusus. Proses daur ulang biasanya dilakukan oleh pabrik/industri untuk dibuat menjadi produk lain yang dapat dimanfaatkan. Dalam hal ini pemulung berjasa sekaligus mendapatkan keuntungan karena dengan memilah sampah yang dapat didaur ulang dapat mendapat penghasilan. Misalnya plastik-plastik bekas bisa didaur ulang menjadi ember, gantungan baju, pot tanaman dan lain-lain.

Contoh lainnya dari kegiatan recycle sehari-hari :

  • Memilih produk dan kemasan yang dapat dilakukan pengolahan ulang dan mudah terurai.
  • Mengolah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.
  • Melakukan pengolahan sampah organik menjadi kompos.
  • Lakukan pengolahan sampah organik menjadi barang yang bermanfaat dan bahkan memiliki nilai jual.
  • Mengolah sampah menjadi sumber bahan bakar.

Reuse

Reuse merupakan usaha mengurangi pencemaran lingkungan dengan cara menggunakan dan memanfaatkan kembali barang-barang yang seharusnya sudah dibuang. Misalnya memanfaatkan botol/kaleng bekas sebagai wadah, memanfaatkan kain perca menjadi keset, memanfaatkan kemasan plastik menjadi kantong belanja/tas dan lain-lain.

Contoh kegiatan reuse sehari-hari :

  • Memilih wadah, kantong atau benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya menggunakan sapu tangan dari pada menggunakan tissue, menggunakan tas belanja dari kain dari pada menggunakan kantong plastik.
  • Menggunakan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
  • Menggunakan sisi kertas yang masih kosong untuk menulis.

Demikianlah pembahasan mengenai Definisi Limbah Padat Beserta Cara Penanganannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Most popular articles related to Definisi Limbah Padat Beserta Cara Penanganannya
Shares