Partisipasi dalam bermasyarakat
Partisipasi dalam bermasyarakat

Bentuk Partisipasi Beserta Faktor Dan Prinsipnya Dalam Bermasyarakat

Posted on

Bentuk – Bentuk Partisipasi

Partisipasi memiliki dua bentuk, yaitu:

Partisipasi horizontal merupakan tidak mustahil masyarakatnya memiliki prakarsa diamana setiap kelompok atau anggota masyarakat ikut berpartisipasi secara horizontal antara satu dengan yang lain, baik melakukan usaha bersama ataupun dalam rangka melakukan suatu kegiatan dengan berbagai pihak.

Partisipasi vertikal merupakan suatu kondisi yang mesyarakatnya berlibat didalam ataupun mengambil bagian dalam sebuah program pihal lain, dalam suatu hubungan sebagaimana masyarakat berada sebagai posisi bawahan.

Prinsip-Prinsip Partisipasi

Sebagai mana yang telah tertuang didalam Panduan Pe;aksanaan Pendekatan Partisipati yang telah disusun oleh Departemen for Internasional (DFID) ialah:

  • Cakupan

Wakil-wakil atau juga semua orang dari pihak kelompok yang terkena dampak dari hasil proses atau keputusan proyek pembangunan.

  • Kesetaraan dan kemitraan (Equal Partnership)

Pada dasarnya seseorang memiliki kemampuan, keterampilan serta memiliki hak untuk memakai kemampunannya tersebut yang terlibat dalam setiap proses untuk membangun dialog tanpa harus memperhitungkan struktur dan janjang masing-masing pihak.

  • Transparansi

Semua pihak harus bisa menumbukan dan mengembangkan sebuah komunikaso dan cara terkomunikaso terbuka dan dan kondusif, sehingga dapat menimbulkan seuatu dialog.

Partisipasi dalam bermasyarakat
Partisipasi dalam bermasyarakat
  • Kesetaraan kewenangan (Sharing Power/Equal Powership)

Dalam pihak-pihak yang terlibat harus bisa menyeimbangkan kekuasaan dan distribusi kewenangan untuk dapat menghindari terjadinya dominasi.

  • Kesetaraan Tanggung Jawab (Sharing Responsibility

Berbagai pihak memiliki tanggung jawab yang jelas dalam sebuah proses sebab adanya kesetaraan keterlibatan dan kewenangan dalam proses mengambil sebuah keputusan dan langkah selanjutnya.

  • Pemberdayaan (Empowerment)

Keterlibatan semua pihak tidak dapat terlepas dari berbagai kekuatan dan kelemahan yang dimiliki semua pihak, maka dalam melalui keterlibatan aktif dalam setiap proses kegiatan, terjadi sebuah proses saling belajar dan saling berdayakan satu sama lainnya.

  • Kerjasama

Diperlukan kerjasama dengan semua pihak yang terlibat untuk saling berbagai kelebihan untuk dapat mengurangi berbagai kelemahan yang ada, pada khususnya yang terkait dengan kemampuan sumber daya manusia.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi

Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam suatu program, sifat fakor-fakor itu dapat mendukung suatu keberhasilan program namun ada juga yang bersifat menghambat keberhasilan suatu program. Sebagai contoh:

  • Usia

Faktor usia adalah faktor yang dapat mempengaruhi sikap seseorang terhadap suatu kegiatan-kegiatan terhadap kemasyarakatan. semua kelompok usia mengah keatas dengan keterkaitan norma masyarakat dan moral terhadap nilai yang lebih mantap, lebih cenderung banyak yang berpartisipasi daripada mereka yang dari usia lainnya.

  • Jenis kelamin

Nilai yang cukupp lama lebih dominan terhadap kultur berbagai bangasa mengatakan bahwa pada dasarnya tempat perempuan adalah “di dapur” yang berarti bahwa banyak masyarakat perempuan yang paling utama adalah mengurus rumah tangga, namun semakin lama nilai peran seorang perempuan tersebut telah berseger dengan adanya gerakan emansipasi dan pendidikan perpuan yang semakin lama semakin baik.

  • Pendidikan

Dapat dikatakan sebagai syarat mutlak untuk berpartisipasi. Pendidikan dianggap bisa mempengaruhi sikap hidup seseorang terhadap lingkungannya, sikap yang dibutuhkan untuk peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat.

  • Pekerjaan dan penghasilan

Hal ini tidak bisa dipisahkan satu sama lain sebab pekerjaan seseorang akan menentukan berapa pendapatan/penghasilan yang didapat. Pekerjaan dan penghasilan yang cukup dan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dapat mendorong seseorang untuk perpartisipasi dalam kegitan masyarakat. Yang dimaksudkan ialah bahwa, untuk berpartisipasi dalam suatu kegitan harus didukung oleh perekonomian yang mapan.

  • Lamanya tinggal

Lamanya masyarakat/orang tinggal dalam sebuah lingkungan dan pengalamannya berinteraksi dengan lingkungan tersebut dapat berpengaruh pada partisipasi seseorang. Semakin lama ia tinggal dalam lingkungan tertentu, maka akan ada rasa memiliki terhadap lingkungan dan cenderung lebih terlihat dalam partisipasinya yang besar dalam setiap kegiatan lingkungan itu.

Demikian Penjelasan Diatas Tentang Semoga Bentuk Partisipasi Beserta Faktor Dan Prinsipnya Dalam Bermasyarakat Bermanfaat Untuk Semua Pembaca GuruPendidikan.Com 😀