Beberapa Jenis Validitas Beserta Penjelasannya Lengkap

Posted on

GuruPendidikan.Com – Tujuan didalam sebuah penelitian ialah untuk mecari kebenaran. Dalam usaha itu soal validitas merupakan aspek yang sangat penting. Kebenaran hanya bisa diperoleh dengan instrumen yang terbilang valid. Maka dikatakan valididitas karena merupakan esensi kebenaran dari hasil penelitian. Validitas dipandang sebagai konsep yang paling penting dalam sebuah penelitian. Dalam tiap penelitian selalu dipertanyakan validitas alat yang digunakan. Oleh kaarena itu untuk membuat instrumen yang valid perlu mendapat perhatian setiap peneliti.

validitas

Suatu alat pengukur yang dikatakan vali, apabila alat itu mengukur apa yang harus diukur oleh alat tersebut. Misalnya saja untuk mengukur berat suatu benda dengan menggunakan timbangan. Nah berikut ini beberapa jenis validitas yang ada dalam suatu penelitian yaitu :

Validitas Isi

Maksud dari jenis validitas isi ini ialah bahwa isi atau bahan yang diuji relevan dengan kemampuan pengetahuan, pelajaran, pengalaman atau latar belakang orang yang diuji. Jika misalnya kita uji bahan yang ada diluar yang dipelajari maka tesnya itu tidak mempunyai validitas isi. Misalnya menguji kemampuan bahasa inggris, maka yang perlu dites ialah structure, grammer, vocabulary, reading, writing, listening, bahkan hingga dilakukan tes conversation dan pronouncation.

Jadi, validitas isi diperoleh dengan mengadakan sampling yang baik, yaitu memilih item-item yang representatif dari keseluruhan bahan yang berkenaan dengan hal yang kita selidiki. Kesulitan yang biasanya dihadapi berkenaan dengan validitas isi ialah bahwasanya pilihan item yang digunakan biasanya brsifat subjektif, yaitu berdasarkan logika dari peneliti itu sendiri. Untuk itu perlu ada kesesuaian tentang keseluruhan bahan dengan pilihan-pilihan item yang representatif.

Validitas Prediktif

Maksud dari jenis validitas ini ialah adanya kesesuaian antara ramalan ( prediksi ) tentang perilaku seseorang dengan perilaku yang nyata. Diharapkan suatu tes mempunyai nilai prediktif yang tinggi, artinya bahwa apa yang diprediksilkan oleh tes tentang perilaku seseorang memang terbukti dilakukan oleh seseorang tersebut.

Alat pengukur yang dibuat oleh peneliti sering kali dimaksudkan untuk meprediksi apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang. Dalam penelitian sosial, cukup sering terjadi para peneliti bermaksud untuk memprediksi apa yang akan terjadi nantinya.

Validitas Konstruk

Ada sifat-sifat yang tidak dapat langsung tampak perwujudannya dalam kelakuan masuia, misalnya kepribadian seseorang. Kepribadian terdiri dari berbagai komponen, dengan tes kepribadian kita ingin mengetahui aspek-aspek manakah yang sebenarnya kita ukur. Dengan teknik statistik yang disebut analisis faktor dapat diselidiki berbagai komponen kepribadian tersebut, sehingga tes itu dapat disusun berdasarkan komponen itu, tes yang demikian ini bisa dikatakan memiliki validitas konstruk.

Validitas konstruk dugunakan bila kita menyaksikan apakah gejala yang tes benar-benar hanya mengandung satu dimensi. Apabila ternyata gejala itu mengandung lebih dari satu dimensi maka validitas tes itu diragukan. Keuntungan validitas konstruk ini ialah bahwa mengetahui komponen-komponen sikap atau sifat yang diukur dengan tes itu.

Validitas Eksternal

Dalam dunia penelitian sosial sudah cukup banyak alat pengkur yang diciptakan oleh para peneliti untuk mengukur gejala sosial dan alat pengukur tersebut sudah mempunyai validitas. Validitas eksternal ialah jenis validitas yang diperoleh dengan cara mengorelasikan alat pengukur baru dengan tolok ukur eksternal yang berupa alat ukur yang sudah valid.

Misalnya untuk dapat mengukur kualitas penduduk dapat dikorelasikan antara angka harapan hidup dengan angka kematian bayi. Apabila kedua angka tersebut berkorelasi secara signifikan, maka kedua jenis pengukuran itu telah memiliki validitas eksternal.

Validitas Budaya

Validitas budaya atau lebih tepatnya validitas antar budaya sangat penting bagi penelitian yang dilakukan di negara yang suku bangsanya sangat bervariasi. Selain itu penelitian yang dilakukan sekaligus dibeberapa negara dengan alat ukur yang sama, juga akan menghadapi problem validitas budaya. Suatu alat pengukur yang sudah valid untuk penelitian disuatu negara belum tentu akan valid jika digunakan dinegara lain yang memiliki budaya yang berbeda.

Validitas Rupa

Jenis validitas ini berbeda dengan jenis-jenis validitas yang telah diungkapkan diatas. Validitas rupa tidak menunjukkan apakah alat pengukur mengukur apa yang ingin diukur namun hanya menunjukkan bahwa dari segi rupanya suatu alat ukur tampakanya mengukur apa yang ingin diukur.

Validitas ini sangat penting dalam pengukuran kemampuan individu, seperti pengukuran kecerdasan bakat dan keterampilan. Hal ini disebabkan dalam pengukuran aspek kemampuan seperti itu faktor rupa alat ukur akan menentukan sejauh mana minat orang didalam menjawab soal-soal atau pertanyaan dalam alat ukur.

Demikianlah pembahasan mengenai Beberapa Jenis Validitas Beserta Penjelasannya Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂