6 Kebiasaan Hidup Kura-Kura Beserta Penjelasannya

Posted on

GuruPendidikan.Com – Kura-kura ialah hewan yang bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Hewan ini khas mudah sekali untuk dikenali dengan adanya “rumah” atau batok “bony shell” yang keras dan kaku yang dimilikinya.

Kebiasaan Hidup Kura-Kura

Batok kura-kura terdiri dua bagian yaitu:

  • Pada bagian atas yang menutupi punggung disebut dengan karapas “carapace”.
  • Dan untuk bagian yang bawah merupakan bagian ventral atau perut disebut dengan plastron.
    Yang setiap bagiannya ini terdiri dari 2 lapis yaitu:
  • Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras dan tersusun seperti genting.
  • Lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung.

Namun dalam hal ini tidak semua jenis kura-kura memiliki sisik. Pada kura-kura jenis labi-labi-labi “Trionychoidea” dan jenis penyu belimbing, lapis luarnya tidak bersisik dan digantikan lapisan kulit di bagian luar tempurung tulangnya.

Evolusi Pada Kura-Kura

Fosil kura-kura tertua kedua yang berasal dari masa Trias, sekitar 210 juta tahun silam, yakni Proganochelys telah berbentuk mirip dengan kura-kura masa kini.

Hanya untuk perbedaannya pada bagian tulang belulang di bagian punggung yang belum begitu melebar dan belum semuanya menyatu membentuk tempurung yang sempurna.

Pada kura-kura purba hidup dan berkembang dimaasa yang sama dengan Dinosaurus. Archelon misalnya merupakan kura-kura raksasa yang diameter tubuhnya dapat mencapai lebih dari 4 meter. Fosil kura-kura tertua yang ditemukan untuk saat ini ialah Odontochelys yang berasal dari sekitar 220 juta tahun yang silam. Untuk ukuran pada tubuh kura-kura bermacam-macam ada yang kecil ada yang besar. Biasanya ditunjukkan dengan panjang karapasnya.

Kura-kura terbesar ialah penyu belimbing yang karapasnya dapat mencapai panjang sekitar 300 cm. labi-labi terbesar ialah labi-labi irian, dengan memiliki panjang karapas sekitar 51 inci. Kura-kura raksasa dari kepulauan galapagos dan kepulauan seychelles panjangnya dapat melebihi sekitar 50 inci.

Sedangkan yang terkecil ialah kura-kura mini dari Afrika Selatan, yang panjang karapasnya tidak melebihi sekitar 8 cm saja. Kura-kura ini termasuk salah satu jenis hewan yang memiliki umur yang panjang. Reptil ini dapat hidup puluhan tahun, bahkan seekor kura-kura darat dari Kepulauan Seychelles tercatat hidup selama 152 tahun “1766 hingga 1918”.

Kebiasaan Hidup Kura-Kura

Ada beberapa kebiasaan hidup kura-kura yang antaranya yaitu:

  • Pada dasarnya kura-kura dapat hidup di berbagai tempat, mulai daerah gurun, padang rumput, hutan, rawa, sungai dan laut. Namun sebagian besar jenisnya hidup sepenuhnya pada ekosistem air, baik di air tawar maupun di lautan.
  • Kura-kura ada yang bersifat pemakan tumbuhan “herbivora”, pemakan daging “karnivora” atau pemakan segala/campuran “omnivora”.
  • Kura-kura tidak memiliki gigi, akan tetapi perkerasan tulang di moncong kura-kura sanggup memotong apa saja yang menjadi makanannya.
  • Banyak jenis kura-kura yang hidup sekarang mampu menyembunyikan kepala, kaki, dan ekornya ke dalam tempurungnya, yang sehingga dapat menyelamatkan diri. Namun beberapa kura-kura primitif, seperti penyu tidak dapat menarik masuk anggota tubuhnya itu.
  • Kura-kura berkembang biak dengan bertelur “Ovipar” sekali bertelur dapat menghasilkan beberapa butir (pada kura-kura darat) sampai lebih dari seratus butir telur (pada beberapa jenis penyu). Telur-telur itu biasanya diletakkan pada libang pasir di tepi sungai atau laut, untuk kemudian ditimbun dan dibiarkan menetas dengan bantuan panas matahari. Telur penyu menetas kurang lebih setelah 2 bulan (50-70 hari) tersimpan di dalam pasir.
  • Dan untuk jenis kelamin anak kura-kura yang bakal lahir salah satunya ditentukan oleh suhu pasir tempat telur-telur itu tersimpan. Pada kebanyakan jenis kura-kura, suhu di atas rata-rata akan menghasilkan kura-kura betina. Dan sebaliknya suhu yang dibawah rata-rata cenderung menghasilkan banyak kura-kura jantan.

Demikianlah pembahasan mengenai 6 Kebiasaan Hidup Kura-Kura Beserta Penjelasannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: