Pengertian Ibadah Haji
Pengertian Ibadah Haji

3 Pengertian Dan Jenis Ibadah Haji Menurut Bahasa Dan Istilah Lengkap

Posted on

Pengertian Haji menurut bahasa dan istilah lengkap– Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 Zulhijah ketika umat Islam bermalam di Mina, wukuf (berdiam diri) di Padang Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, dan berakhir setelah melempar Jumrah (melemparkan batu melambangkan iblis) pada tanggal 10 Zulhijah. Masyarakat Indonesia juga biasa disebut hari raya Idul Adha sebagai Hari Raya Haji karena bersamaan dengan perayaan ibadah haji ini.

Pengertian Haji

Haji merupakan rukun (tiang agama) Islam yang kelima setelah syahadat, shalat, zakat dan puasa. Haji adalah ritual yang dilakukan bentuk tahunan umat Islam di seluruh dunia yang mampu (material, fisik, dan ilmiah) untuk mengunjungi dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di Arab Saudi pada waktu yang dikenal sebagai musim haji (bulan Zulhijah ). Hal ini berbeda dengan ibadah umrah dapat dilakukan setiap saat.

Dalam lughawi, haji berarti menyengaja atau pergi dan mengunjungi. Menurut etimologi bahasa Arab, kata ini memiliki makna qashd haji, tujuan, niat, dan menyengaja. Menurut istilah syara ‘, haji menuju bangunan dan tempat-tempat tertentu untuk melakukan tindakan agama tertentu pula.

Yang dimaksud dengan temat tempat-tempat tertentu dalam definisi di atas, di samping Ka’bah dan Mas’a (tempat sa’i), juga Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Yang dimaksud dengan waktu tertentu adalah bulan haji yang dimulai pada hari pertama bulan Syawal sampai sepuluh Zulhijah. Adapun tindakan-tindakan tertentu ibadah tawaf, sa’i, wukuf, mazbit di Muzdalifah, melempar Jumrah, mabit di Mina, dan lain-lain.

Latar belakang ibadah haji

Arab pada zaman Jahiliyah (kebodohan) tahu ziarah ini yang mereka warisi dari nenek moyang mereka sebelum melakukan perubahan di sana-sini. Namun, bentuk umum dari pelaksanaan masih tetap, seperti tawaf, sa’i, wukuf, dan melempar Jumrah. Hanya berlatih banyak yang tidak cocok lagi dengan hukum yang sebenarnya.

Untuk itu, Islam datang dan memperbaiki aspek yang satu dan masih menjalankan apa pun sesuai dengan petunjuk syara ‘(syariat), sebagaimana diatur dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Latar Belakang haji juga didasarkan pada ibadah serupa yang dilakukan oleh para nabi dalam Islam, khususnya Nabi Ibrahim (Nabi agama Monoteisme).

Thawaf ritual didasarkan pada ibadah yang sama dilakukan oleh orang-orang sebelum Abraham. Ritual sa’i, yang berlari antara bukit Safa dan Marwah (daerah yang agak tinggi di sekitar Ka’bah yang telah menjadi bagian integral dari Masjid Al Haram, Makkah), juga didasarkan mengenang ritual istri kedua Abraham ketika mencari susu untuk anaknya Nabi Ismail. Sementara wukuf di Arafah adalah ritual untuk memperingati tempat pertemuan Adam dan Hawa di bumi, yang merupakan asal kelahiran seluruh umat manusia.

Pengertian Ibadah Haji
Pengertian Ibadah Haji

Jenis ibadah haji

Berikut adalah jenis dan pengertian haji yang dimaksud.

  • Haji ifrad, berarti menyendiri. Pelaksanaan Ifrad ibadah haji disebut ketika seseorang bermaksud untuk mengisolasi, baik mengisolasi atau memisahkan Umrah Haji. Dalam hal ini, didahulukan adalah ibadah haji. Artinya, saat mengenakan ihram di miqat nya, yang berniat haji pertama. Jika ibadah haji selesai, maka orang tersebut memakai ihram kembali untuk melakukan umrah.
  • Haji tamattu’, memiliki rasa menyenangkan atau bersantai dengan melakukan ‘umrah di bulan sebelumnya-bulah haji, bertahallul lain. Kemudian memakai ihram lagi untuk haji, pada tahun yang sama. Tamattu ‘juga bisa berarti mempraktekkan agama mereka di bulan dan pada tahun yang sama, tanpa terlebih dahulu kembali ke negara asal mereka.
  • Haji qiran, menggabungkan cara, menyatukan atau menyekaliguskan. Yang dimaksud di sini adalah untuk menyatukan atau berihram menyekaliguskan untuk Haji dan Umrah. Haji Qiran dilakukan sambil gaun ihram sejak miqat makani dan menerapkan semua pilar dan haji wajib sampai selesai, meskipun mungkin memakan waktu. Menurut Abu Hanifah, melakukan haji Qiran, berarti melakukan dua dan dua sa’i tawaf.

Kegiatan ibadah haji

Berikut adalah kegiatan utama dalam ibadah haji berdasarkan urutan waktu:

  • Sebelum 8 Zulhijah, Muslim dari seluruh dunia mulai tiba untuk melakukan Tawaf Haji di Masjid Al Haram, Makkah.
  • 8 Zulhijah, jamaah haji bermalam di Mina. Pada pagi hari tanggal 8 Zulhijah, semua umat Islam memakai ihram (dua potong kain tanpa jahitan pakaian haji), kemudian berniat haji, dan membaca bacaan Talbiyah.
  • Peziarah kemudian pergi ke Mina, sehingga malam itu semua jamaah harus bermalam di Mina.
  • 9 Zulhijah, keesokan harinya semua jamaah pergi ke Arafat. Kemudian para peziarah carry Berdiri ibadah, yaitu keheningan dan doa di padang pasir yang luas ini sampai Maghrib datang. Ketika hari sudah malam, jamaah segera menuju dan bermalam Muzdalifah.
  • 10 Zulhijah, setelah pagi di Muzdalifah, jamaah bergegas ke Mina untuk melakukan ibadah Jumrah Aqabah, yaitu batu melempar sebanyak tujuh kali ke tugu pertama sebagai simbol mengusir setan. Setelah mencukur bulu atau rambut, peziarah dapat Tawaf Haji (ziarah selesai), atau menghabiskan malam di Mina dan melaksanakan jumrah sambungan (Ula dan Wustha).
  • 11 Zulhijah, melempar Jumrah sambungan (Ula) di pilar pertama, pilar kedua dan pilar ketiga.
  • 12 Zulhijah, melempar Jumrah sambungan (Ula) di pilar pertama, pilar kedua dan pilar ketiga.
  • Sebelum kembali ke negara masing-masing, jamaah melaksanakan Thawaf Wada ‘(perpisahan tawaf).

Lokasi utama dalam ibadah haji

Makkah Al Mukaromah

Di kota ini berdiri pusat ibadah umat Islam di seluruh dunia, Ka’bah, Masjidil Haram pusat. Dalam ritual ziarah, Mekkah Menjadi tempat ibadah dibuka dan ditutup ketika para peziarah yang diperlukan untuk melaksanakan maksud dan Haji tawaf.

Arafah

Juga kota timur Mekkah dikenal sebagai pusat ziarah, yang Apakah item tempat wukuf, yaitu pada tanggal 9 Zulhijah setiap tahun. Daerah berbentuk padang gurun yang luas ini adalah tempat berkumpulnya sekitar dua juta jamaah haji dari seluruh dunia dan meningkat dari tahun ke tahun. Di luar musim haji, daerah ini tidak digunakan.

Muzdalifah

Tempat di dekat Mina dan Arafah, yang dikenal sebagai peziarah melakukan mabit (bermalam) dan mengumpulkan batu untuk mempraktikkan agama mereka Jumrah Ulasan di Mina.

Mina

Di mana pembentukan item Pebbles monumen item, yaitu pelaksanaan batu ketapel di monumen sebagai simbol aksi Jumrah nabi Ibrahim ketika mengusir setan. Dimasing tempat maising berdiri monumen yang digunakan untuk pelaksanaan: Jumrah Aqabah, Jumrah Ula, Wustha dan Jumrah. Di tempat ini jamaah haji wajib untuk tinggal satu malam.

Madinah

Adalah kota suci kedua umat Islam. Di sinilah peran umat Islam, Nabi Muhammad dimakamkan di Masjid Nabawi. Tempat ini tidak masuk ke dalam kegiatan ibadah haji, namun jamaah haji dari seluruh dunia biasanya menyempatkan diri berkunjung ke kota sekitar 330 km (450 km melalui transportasi darat) utara dari Mekkah untuk berziarah dan doa di masjid Nabi. Lihat foto keadaan dan kegiatan di masjid ini.

Artikel ini dikutip dari : https://id.wikipedia.org/wiki/Haji

Demikian Penjelasan Tentang 3 Pengertian Dan Jenis Ibadah Haji Menurut Bahasa Dan Istilah Lengkap Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca GuruPendidikan.Com 😀