Fungsi lembaga sosial
Fungsi lembaga sosial

11 Fungsi, Tipe, Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli Dan Contohnya

Posted on

11 Fungsi, Tipe, Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli Dan Contohnya– Lembaga sosial atau juga dikenal sebagai salah satu lembaga masyarakat sipil ditetapkan serangkaian proses dan prosedur dalam hubungan antara orang-orang ketika mereka menjalani kehidupan sosial dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup.

Pengertian Lembaga Sosial

Pengertian istilah lembaga sosial dalam bahasa Inggris adalah social institution, namun social institution juga diterjemahkan sebagai pranata sosial. Hal ini karena mengacu pada pengobatan lembaga sosial mengatur perilaku anggota masyarakat.

Pendapat lain mengemukakan bahwa pranata sosial adalah sistem perilaku dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan khusus dalam masyarakat. Sementara itu, menurut lembaga-lembaga sosial Koentjaraningrat adalah satuan norma khusus yang mengatur pola untuk serangkaian tindakan spesifik dalam kehidupan sosial kebutuhan manusia.

Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli

  • Peter L. Berger

Lembaga sosial adalah prosedur yang menyebabkan tindakan manusia ditekan dengan pola tertentu dan dipaksa untuk pindah oleh jalan yang dianggap sesuai dengan keinginan rakyat.

  • Paul Horton

Lembaga sosial adalah sistem norma – norma sosial dan hubungan yang menyatukan nilai-nilai hubungan – nilai dan prosedur – prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

  • W. Hamilton

Lembaga sosial adalah cara hidup kelompok, yang jika dilanggar akan berbagai tingkat sanksi.

  • C.H. Page

Lembaga sosial adalah suatu prosedur atau prosedur telah diciptakan untuk mengatur hubungan manusia yang tergabung dalam suatu kelompok masyarakat.

  • Soerjono Soekanto

Lembaga-lembaga sosial adalah seperangkat norma dari semua tingkatan mulai dari pokok dalam kehidupan masyarakat.

  • Robert Maclver

Lembaga sosial adalah suatu prosedur atau prosedur telah diciptakan untuk mengatur hubungan manusia yang tergabung dalam suatu kelompok masyarakat.

  • Mayor Polak

Lembaga sosial adalah sistem yang kompleks dari aturan dan adat istiadat yang mempertahankan nilai – nilai penting.

  • Leopold Von Wiese

Lembaga sosial adalah jaringan proses interpersonal dan antarkelompok yang berfungsi untuk menjaga hubungan dan pola – pola yang sesuai dengan minat dan kepentingan individu dan kelompok.

  • Becker

Lembaga sosial adalah jaringan proses interpersonal dan antarkelompok yang berfungsi untuk menjaga hubungan dan pola – pola yang sesuai dengan minat dan kepentingan individu dan kelompok.

  • Chester L.Hunt

Lembaga sosial adalah sistem norma – norma sosial dan hubungan yang menyatukan nilai-nilai hubungan – nilai dan prosedur – prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

  • Koentjaraningrat

Lembaga sosial adalah perilaku sistem dan hubungan yang berpusat pada kompleksitas kegiatan untuk memenuhi kebutuhan spesifik dari kehidupan manusia. Dikutip dari: http://ganyoygen.blogspot.co.id/

Fungsi lembaga sosial
Fungsi lembaga sosial

Syarat Norma Terlembaga

Menurut H.M. Johnson norma dilembagakan (dilembagakan) jika memenuhi tiga persyaratan sebagai berikut:

  1. Sebagian besar anggota masyarakat atau sistem sosial menerima norma-norma ini.
  2. Norma adalah semangat semua warga negara dalam sistem sosial.
  3. Norma memiliki sanksi yang mengikat bahwa setiap anggota masyarakat.

Dikenal empat tingkat dari norma-norma dalam proses pelembagaan, cara pertama (penggunaan) yang mengacu pada suatu tindakan. Kedua, bagaimana berperilaku dan kemudian terus melakukannya ke kebiasaan (folkways), yang bertindak selalu diulang dalam setiap usaha untuk mencapai tujuan tertentu.

Ketiga, ketika kebiasaan itu kemudian diterima sebagai standar atau norma-norma perilaku yang mengatur tindakan, maka ada unsur pengawasan dan dalam kasus penyimpangan, pelaku akan dikenakan sanksi. Keempat, kode etik yang kuat yang mencerminkan kekuatan pola perilaku yang mengikat anggota masyarakat.

Lembaga sosial umumnya didirikan berdasarkan norma dan nilai dalam masyarakat, untuk mewujudkan nilai-nilai sosial, masyarakat menciptakan aturan yang disebut norma sosial yang membatasi perilaku manusia dalam kehidupan bersama. Satu set norma akan membangun sistem norma. Ini adalah lembaga sosial pertama terbentuk. Satu set nilai-nilai dan norma-norma yang telah mengalami proses penerapan ke institusi atau kelembagaan menghasilkan lembaga sosial.

Ciri dan Karakter

Meskipun lembaga-lembaga sosial adalah sebuah konsep abstrak, ia memiliki sejumlah ciri-ciri dan karakteristik yang dapat dikenali.

Menurut JP Gillin di dalam karyanya yang berjudul “Karakteristik Jenderal Lembaga Sosial” (Fitur Umum dari Lembaga Sosial) menjelaskan sebagai berikut:

  1. Lembaga pola sosial dari pemikiran dan perilaku yang organisasi diwujudkan melalui kegiatan masyarakat dan hasil.
  2. Lembaga sosial juga dicirikan oleh tingkat permanen tertentu. Oleh karena amal adalah seperangkat norma yang berkisar pada kebutuhan dasar, itu hanya logis ketika sedang dipelihara dan standar.
  3. Lembaga sosial memiliki satu atau beberapa tujuan tertentu. Lembaga pendidikan tentu memiliki minat, dan institusi perkawinan, perbankan, agama, dan lain-lain.
  4. Ada alat yang digunakan peralatan untuk mencapai tujuan lembaga-lembaga sosial. Misalnya, rumah untuk lembaga keluarga serta masjid, gereja, kuil dan biara untuk lembaga-lembaga keagamaan.
  5. Lembaga-lembaga sosial biasanya ditandai dengan simbol atau lambang tertentu. Simbol menarik tujuan simbolik dan fungsi dari lembaga yang bersangkutan. Misalnya, cincin kawin untuk lembaga perkawinan, bendera dan lagu untuk negara, serta seragam sekolah dan badge (lencana) untuk sekolah.
  6. Lembaga sosial memiliki tradisi tertulis dan tidak tertulis set tujuan, aturan, dan lain-lain.

Sementara para ilmuwan sosial bernama John Conen juga menekankan karakteristik lembaga sosial. Dia mengatakan ada sembilan karakteristik (ciri khas) dari lembaga-lembaga sosial sebagai berikut.

  1. Setiap lembaga sosial bertujuan untuk memenuhi kebutuhan spesifik dari masyarakat.
  2. Setiap lembaga sosial memiliki nilai mendasar yang berasal dari anggota.
  3. Dalam lembaga sosial ada pola perilaku permanen menjadi bagian dari budaya dan tradisi anggotanya menyadari.
  4. Ada saling ketergantungan lembaga sosial dalam masyarakat, lembaga-lembaga sosial untuk mengubah hasil dari perubahan dalam lembaga-lembaga sosial lainnya.
  5. Meskipun lembaga-lembaga sosial yang saling bergantung, masing-masing terdiri dari lembaga-lembaga sosial dan organisasi untuk menjadi sempurna di sekitar pola sirkuit, norma, nilai-nilai, dan perilaku yang diharapkan.
  6. Ide-ide lembaga sosial yang berlaku umum oleh mayoritas anggota masyarakat, terlepas dari apakah atau tidak mereka berpartisipasi suksesi.
  7. Sebuah lembaga sosial memiliki sopan santun bentuk perilaku.
  8. Setiap lembaga sosial memiliki simbol budaya tertentu.
  9. Sebuah lembaga sosial memiliki sebagai ideologi kelompok dasar atau orientasi.

Syarat Lembaga Sosial

Menurut Koentjaraningrat aktivitas manusia atau kegiatan sosial menjadi lembaga sosial harus memenuhi persyaratan tertentu. Persyaratan ini meliputi:

  1. Sebuah kode etik standar, yang bisa menjadi norma dan adat istiadat yang hidup dalam memori atau tertulis.
  2. Kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan bersama-sama dan saling berhubungan sesuai dengan norma-norma sistem.
  3. Pusat kegiatan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan spesifik dari kompleks, yang diakui dan dipahami oleh kelompok-kelompok yang bersangkutan.
  4. Memiliki peralatan.
  5. Sistem disosialisasikan atau dibuat sadar akan kegiatan untuk kelompok yang bersangkutan dalam suatu masyarakat untuk waktu yang lama.

Fungsi Lembaga Sosial

Menurut Soerjono Soekanto, lembaga sosial memiliki fungsi sebagai berikut:

  1. Memberikan bimbingan kepada anggota komunitas, bagaimana mereka harus bersikap atau bertindak dalam menangani masalah yang timbul atau berkembang di masyarakat, termasuk yang berkaitan dengan pemenuhan hubungan.
  2. Menjaga integritas masyarakat yang bersangkutan
  3. Memberikan bimbingan kepada masyarakat untuk melakukan sistem kontrol sosial, anggota sistem pengawasan publik.

Menurut Horton dan Hunt, fungsi lembaga sosial adalah:

  1. Fungsi Manifest atau fungsi sebenarnya fungsi dari lembaga menyadari dan diakui oleh seluruh masyarakat
  2. Fungsi laten atau fungsi fungsi rahasia dari lembaga sosial yang tidak diakui atau bahkan tidak diinginkan atau jika diikuti dianggap sebagai produk sampingan dan umumnya tidak terduga.

Tipe-Tipe Lembaga Sosial

Menurut John Lewis Gillin dan John Philip Gillin, tipe-tipe lembaga sosial dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

Berdasarkan sudut perkembangan

  1. Cresive institution adalah lembaga yang sengaja tumbuh dari adat istiadat masyarakat. Contoh: lembaga perkawinan, properti dan agama.
  2. Enacted institution adalah lembaga sengaja dibentuk untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Misalnya: Lembaga utang dan lembaga pendidikan

Berdasarkan sudut nilai yang diterima oleh masyarakat

  1. Basic institution adalah lembaga yang dianggap penting untuk melestarikan dan menjaga ketertiban dalam masyarakat. Contoh: keluarga, sekolah, dan negara.
  2. Subsidiary institution adalah lembaga sosial yang berkaitan dengan hal-hal yang dianggap oleh masyarakat kurang penting dan berbeda di masing-masing masyarakat seperti rekreasi.

Berdasarkan sudut penerimaan masyarakat

  1. Approved dan sanctioned institution yaitu lembaga yang diterima oleh lembaga-lembaga sosial, seperti sekolah atau perusahaan dagang.
  2. Unsanctioned institution adalah lembaga yang ditolak oleh orang meskipun orang tidak mampu memberantas itu. Contoh: sindikat kriminal, prostitusi, dan perjudian.

Berdasarkan sudut penyebarannya

  1. General institution merupakan lembaga yang dikenal oleh sebagian besar masyarakat dunia. Contoh: lembaga keagamaan.
  2. Restricted institution merupakan lembaga sosial yang hanya dikenal dan dipraktekkan oleh minoritas dari komunitas tertentu. Contoh: lembaga Islam, Protestan, Hindu, dan Buddha.

Berdasarkan sudut fungsinya

  1. Operative institution adalah lembaga yang berfungsi untuk mengumpulkan pola diperlukan atau cara masyarakat yang relevan. Contoh: lembaga ekonomi.
  2. Regulative institution adalah lembaga yang bertujuan untuk mengawasi adat istiadat atau pola perilaku dalam masyarakat. Contoh: lembaga hukum dan politik seperti pengadilan dan kejaksaan.

Jenis-jenis Lembaga Sosial

Ada 8 jenis lembaga sosial, yakni :

  • Lembaga Keluarga

Keluarga adalah unit sosial terkecil di masyarakat dan juga lembaga pertama yang memasuki manusia ketika mereka lahir.

  • Lembaga Pendidikan

Menurut Horton dan Hunt, lembaga pendidikan berkaitan dengan fungsi yang nyata (manifes) berikut:

  1. Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari nafkah.
  2. Mengembangkan bakat individu demi kepuasan pribadi dan bagi kepentingan masyarakat.
  3. Melestarikan budaya.
  4. Menanamkan keterampilan yang dibutuhkan untuk partisipasi dalam demokrasi.
  • Lembaga Ekonomi

Tujuan dan fungsi lembaga ekonomi

Pada hakekatnya tujuan yang ingin dicapai oleh lembaga ekonomi yang memenuhi kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup masyarakat.

  • Lembaga Agama

Lembaga Agama adalah sistem keyakinan dan praktik keagamaan dalam masyarakat yang telah ditetapkan dan bakukan.

  • Lembaga Politik

Lembaga politik adalah lembaga yang berhubungan dengan administrasi dan umum aturan untuk pencapaian keamanan dan ketentraman masyarakat. Lembaga asisten seperti sistem hukum dan perundang-undangan, polisi, angkatan bersenjata, layanan sipil, partai politik, hubungan diplomatik.

  • Lembaga Hukum

Fungsi hukum dalam perkembangan masyarakat dapat terdiri dari:

Sebagai sarana untuk mengatur disiplin hubungan masyarakat dan sebagai sarana untuk mencapai keadilan sosial dan tak terlihat. Dikutip dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Lembaga_sosial

  • Lembaga Budaya

Lembaga kebudayaan adalah lembaga publik di negara berperen dalam pengembangan budaya, ilmu pengetahuan, lingkungan, seni, dan pendidikan di masyarakat di daerah atau negara.

Demikian Penjelasan Tentang 11 Fungsi, Tipe, Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli Dan Contohnya Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca GuruPendidikan.Com 😀