12 Pengertian Belajar menurut Para Ahli Pendidikan

Aris Kurniawan

Pengertian Belajar

Pengertian Belajar menurut Para Ahli Pendidikan– Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau praktek yang diperkuat. Belajar merupakan hasil dari interaksi antara stimulus dan respon. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilaku. Menurut teori ini dalam belajar yang penting adalah bahwa bentuk input dan output dari stimulus dalam bentuk tanggapan.

Stimulus adalah apa yang guru kepada siswa, sedangkan reaksi atau respon dalam bentuk tanggapan siswa terhadap stimulus yang diberikan oleh guru. Proses yang terjadi antara stimulus dan respon penting untuk dicatat karena tidak dapat diamati dan tidak dapat diukur, yang dapat diamati adalah stimulus dan respon, oleh karena itu apa yang diberikan oleh guru (stimulus) dan apa yang diterima oleh siswa (respon) harus dapat diamati dan diukur.

Pengertian Belajar Menurut Para Ahli

  • Menurut james O. Whittaker (Djamarah, Syaiful Bahri , Psikologi Belajar; Rineka Cipta; 1999)

Belajar adalah suatu proses dimana perilaku yang dihasilkan atau dimodifikasi melalui pelatihan atau pengalaman.

  • Winkel

Belajar adalah aktivitas mental atau psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan, nilai dan sikap.

  • Cronchbach (Djamarah, Syaiful Bahri , Psikologi Belajar; Rineka Cipta; 1999)

Belajar merupakan kegiatan yang ditunjukkan oleh perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman.

  • Howard L. Kingskey (Djamarah, Syaiful Bahri, Psikologi Belajar; Rineka Cipta; 1999)

Belajar adalah proses dimana perilaku disebabkan atau diubah melalui praktek atau latihan.

  • Drs. Slameto (Djamarah, Syaiful Bahri, Psikologi Belajar; Rineka Cipta; 1999)

Belajar adalah proses orang yang mencoba untuk mendapatkan perubahan perilaku baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungan.

  • (Djamarah, Syaiful Bahri, Psikologi Belajar; Rineka Cipta; 1999)

Belajar adalah serangkaian kegiatan dan jiwa untuk mendapatkan perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungan yang melibatkan kognitif, afektif dan psikomotorik.

  • R. Gagne (Djamarah, Syaiful Bahri, Psikologi Belajar; Rineka Cipta; 1999) hal 22

Belajar adalah suatu proses untuk motivasi dalam pengetahuan, keterampilan, kebiasaan dan sikap.

  • Herbart (swiss)

Belajar adalah proses pengisian jiwa dengan pengetahuan dan pengalamn sebanyak mungkin melalui hafalan.

  • Robert M. Gagne, dalam buku: the conditioning of learning

Belajar adalah perubahan yang terjadi dalam kemampuan manusia setelah belajar terus menerus, bukan hanya karena proses pertumbuhan saja. Gagne berpendapat bahwa belajar dipengaruhi oleh faktor eksternal dan faktor dalm diri dan keduanya berinteraksi. Dikutip dari: http://effendi-dmth.blogspot.co.id/

  • Lester D. Crow

Belajar adalah kebiasaan acuquisition, pengetahuan dan sikap. Belajar merupakan upaya untuk memperoleh kebiasaan, pengetahuan dan sikap.

  • Alice Crow

Belajar merupakan upaya untuk memperoleh kebiasaan, pengetahuan dan sikap.

  • Ngalim Purwanto (1992)

Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku yang terjadi sebagai hasil dari pelatihan atau pengalaman.

Pengertian Belajar

Pengertian Belajar

Tujuan Belajar

Melihat pentingnya pendidikan baik untuk individu dan bangsa, menjadikannya sebagai salah satu peluang bisnis. Sekarang banyak marak usaha yang bergerak di bidang pendidikan, seperti lembaga bimbingan belajar dan konsultan pendidikan. Banyak orang tua yang mengambil keuntungan dari adanya upaya untuk membuat anak-anak mereka memahami pelajaran. Dengan demikian, anak-anak bisa mendapatkan nilai bagus di sekolah. Dikutip dari: http://www.duniapelajar.com/

Tahapan belajar

  • Inkompetensi bawah sadar

Kondisi pada saat ini kita tidak tahu kalau ternyata kita tidak tahu. Contohnya adalah banyak pembalap muda ketika mulai belajar mengemudi sering terjadi kecelakaan. Itu dikarenakan pembalap muda lebih memiliki dari driver yang lebih tua dan berpengalaman.

Orang-orang yang berada dalam situasi ini cenderung mengambil risiko, membuka diri untuk bahaya atau merugikan, karena alasan sederhana bahwa mereka tidak menyadari bahwa apa yang mereka lakukan.

  • Inkompetensi sadar

Sadar diri pengakuan bahwa kita tidak tahu, dan penerimaan penuh pada ketidaktahuan kita.

  • Kompetensi sadar

Menyadari bahwa kita tahu, bahwa adalah ketika kita mulai memiliki keahlian pada subjek, tetapi tindakan kami belum berjalan secara otomatis. Belajar dari ini, kita harus melaksanakan semua tindakan di tingkat sadar. Ketika belajar mengemudi, misalnya, kita harus sadar tahu di mana tangan dan kaki, berpikir dalam setiap keputusan apakah akan menginjak rem, putar, atau gigi.

Ketika kita melakukannya, kita berpikir secara sadar tentang bagaimana melakukannya. Pada tahap ini, reaksi kita jauh lebih lambat dibandingkan reaksi dari para ahli.

  • Kompetensi bawah sadar

Tahapan ahli yang hanya melakukannya, dan bahkan mungkin tidak tahu bagaimana dia melakukannya secara rinci. Dia tahu apa yang dia lakukan, dengan kata lain, ada sesuatu yang dia lakukan dalam hidup ini untuk orang lain tampak berisiko, tetapi baginya bebas dari risiko. Hal ini terjadi karena ia telah membangun pengalaman dan mencapai kompetensi sadar dalam kegiatan selama beberapa tahun. Dia tahu apa yang dia lakukan, dan dia juga tahu apa yang dia tidak bisa lakukan. Untuk seseorang yang tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman, apa yang tampak berisiko.Dikutip dari : https://id.wikipedia.org/

Penjelasan dari perubahan dalam definisi belajar

  • Perubahan karena pembelajaran dapat berlangsung dalam berbagai bentuk perilaku, kognitif, afektif, dan / atau psikomotor. Tidak terbatas pada penambahan pengetahuan saja.
  • Sifat perubahan yang relatif permanen, tidak akan kembali ke keadaan semula. Tidak bisa diterapkan pada perubahan akibat situasi sesaat, seperti perubahan akibat kelelahan, sakit, mabuk, dan sebagainya.
  • Proses perubahan perilaku yang dinyatakan dalam bentuk kontrol, penggunaan, dan penilaian sikap dan nilai-nilai pengetahuan yang terkandung dalam berbagai bidang studi, atau lebih luas dalam berbagai aspek kehidupan.
  • Perubahan tidak harus segera mengikuti pengalaman belajar. Perubahan yang terjadi segera umumnya tidak dalam bentuk perilaku, tapi terutama hanya dalam potensi seseorang untuk berperilaku.
  • Perubahan terjadi sebagai hasil dari pengalaman, praktek atau latihan. Berbeda dengan segera berubah karena perilaku refleks atau insting.
  • Perubahan akan lebih mudah terjadi ketika penguat, dalam bentuk imbalan yang diterima – hadiah atau hukuman – sebagai konsekuensi dari perubahan perilaku.
  • Perubahan dalam proses pembelajaran menuju tujuan yang lebih baik dan bermanfaat bagi dirinya sendiri atau orang lain.
  • Kebanggaan dalam diri mereka karena dapat dipahami dan akan mengerti apa yang dipelajari.

Demikian Penjelasan Tentang 101 Pengertian Belajar menurut Para Ahli Pendidikan Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca GuruPendidikan.Com 😀

Most popular articles related to 12 Pengertian Belajar menurut Para Ahli Pendidikan
Shares